Connect with us

Berita

Video Pegawai Jatinangor House Tanpa Baju Viral, Manajemen Tutup Permanen Outlet

Setelah video viral karyawan bekerja tanpa baju di dapur, Jatinangor House menutup outlet tersebut dan meminta maaf.

Arthur

Published

on

Video Pegawai Jatinangor House Tanpa Baju Viral, Manajemen Tutup Permanen Outlet
Video Pegawai Jatinangor House Tanpa Baju Viral, Manajemen Tutup Permanen Outlet. Gambar : Instagram/@jatinangorhouse

MPN Indonesia 12 November 2024 - Sebuah video yang menampilkan beberapa pegawai Jatinangor House bekerja tanpa mengenakan baju viral di media sosial pada (9/11).

Rekaman tersebut memperlihatkan situasi di dapur cloud kitchen Jatinangor House yang tidak biasa, di mana para pekerja tampak bertelanjang dada saat menyiapkan pesanan makanan.

Akibat viralnya video ini, pihak manajemen Jatinangor House memutuskan untuk menutup outlet tersebut secara permanen.

Viral di TikTok, Video Raih 12,5 Juta Tayangan

Video berdurasi dua menit ini pertama kali diunggah oleh akun TikTok @videorandom.62 dua hari sebelumnya.

Hingga saat ini, video tersebut telah ditonton lebih dari 12,5 juta kali, mengundang perhatian luas di media sosial.

Dalam video, beberapa pekerja terlihat berada di dapur tanpa mengenakan baju.

Pengunggah video menambahkan keterangan.

“Yakin masih mau beli makanan via online????” keterangan dalam unggahan tersebut.

Situasi dapur yang terlihat berantakan dan kondisi suhu ruangan yang panas diduga menjadi alasan para pekerja tidak mengenakan baju.

Selain pekerja bertelanjang dada, video ini juga memperlihatkan sejumlah pengemudi ojek online (ojol) yang sedang mengantre untuk mengambil pesanan di dapur tersebut.

Respon dan Komentar Warganet

Beragam reaksi muncul dari warganet terkait video ini. Banyak pengguna TikTok mengkritik kondisi kerja di Jatinangor House dan meminta manajemen untuk memperbaiki lingkungan kerja pegawainya, termasuk menyediakan fasilitas yang lebih layak agar para pekerja merasa nyaman.

“Yang diperbaiki area tempat mereka bekerja, mereka begitu karena gerah. Tolong pemilik usaha, selain menuntut steril makanan, beri juga fasilitas untuk para pekerjanya agar nyaman, sirkulasi udara baik (ga gerah),” tulis salah satu pengguna TikTok.

Baca Juga:  Penyewa Kontrakan di Lubuklinggau Diusir, Diduga Beda Pilihan Paslon Pilkada

Selain itu, pengunggah video mengungkapkan bahwa ia sempat menerima ancaman dari salah satu pegawai yang tampil dalam video tersebut.

Dalam percakapan yang diunggah di Instagram, seorang pegawai Jatinangor House meminta agar video tersebut dihapus dan mengancam akan melaporkannya jika permintaan tersebut tidak dipenuhi.

Klarifikasi dan Tindakan Manajemen Jatinangor House

Seiring meningkatnya perhatian publik terhadap video tersebut, manajemen Jatinangor House segera memberikan klarifikasi terkait kondisi dapur cloud kitchen mereka.

Dalam surat pernyataan yang diunggah di media sosial, pihak Jatinangor House mengakui bahwa situasi yang ditampilkan dalam video tidak sesuai dengan standar operasional perusahaan.

Dalam klarifikasi itu, Jatinangor House menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas kejadian tersebut.

Selain itu, manajemen mengambil langkah tegas dengan menutup outlet cloud kitchen yang terlihat dalam video secara permanen.

“Kami telah mengambil langkah menutup outlet tersebut secara permanen. Kami juga akan berbenah dan memastikan kondisi kerja yang layak di semua outlet Jatinangor House,” demikian pernyataan dalam surat klarifikasi tersebut.

Pelatihan Ulang dan Komitmen Jatinangor House

Selain menutup outlet yang terkait dengan video, manajemen Jatinangor House juga mengumumkan rencana untuk melakukan pelatihan ulang kepada seluruh karyawan.

Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pegawai mengenai standar operasional dan etika kerja, sehingga kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang.

Pihak Jatinangor House menegaskan bahwa tidak akan ada sanksi bagi pekerja yang terlibat dalam video tersebut, melainkan akan lebih berfokus pada peningkatan kualitas lingkungan kerja dan pengawasan operasional.

“Kami menyadari akan tanggung jawab untuk mengontrol kegiatan operasional outlet dan kami telah lalai dalam menjalankan tanggung jawab tersebut,” lanjut pernyataan manajemen.

Baca Juga:  Pasutri dan 1 Warga Tewas Tersetrum Listrik saat Banjir Melanda Cilincing

Trending