Politik
Respons Gibran usai Bertemu dengan 15 Perwakilan Demonstran Mahasiswa
Gibran mengapresiasi sikap kritis mahasiswa usai menerima perwakilan demonstran yang menyampaikan evaluasi kebijakan pemerintah.
MPN Indonesia 17 Juni 2026 - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menerima 15 perwakilan mahasiswa yang melakukan aksi demo di kawasan Monumen Nasional (Monas) dan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6).
Pertemuan berlangsung di Istana Wakil Presiden.
Aksi ini melibatkan mahasiswa dari sejumlah kampus, termasuk Universitas Bung Karno, Universitas MH Thamrin, dan Universitas Terbuka, dengan tujuan menyampaikan tuntutan serta evaluasi terhadap kebijakan pemerintah.
Dalam pertemuan tersebut, Gibran menyampaikan apresiasi terhadap sikap kritis mahasiswa yang dinilai berkontribusi dalam proses evaluasi kebijakan pemerintah.
“Hari ini saya terima kasih sekali dapat masukan-masukan. Sampaikan saja. Sudah kita capai sekarang, apa yang sudah dibangun itu ya kita rawat bersama. Saya senang, ini mahasiswa kritis, ikut mengevaluasi, ikut memberikan saran,” ujar Gibran saat berdialog dengan mahasiswa.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf karena tidak seluruh mahasiswa yang berada di luar dapat masuk ke dalam ruang pertemuan.
Gibran juga menegaskan bahwa masukan dari mahasiswa akan menjadi bahan evaluasi pemerintah ke depan.
“Saya sadar bahwa masih banyak minus-minusnya, kekurangannya banyak, dan ini yang harus kita perbaiki bersama, makanya ini saya terima kasih sekali untuk masukan-masukan,” kata Gibran.
Ia menambahkan bahwa ruang dialog akan terus dibuka bagi masyarakat, termasuk mahasiswa, sebagai bagian dari komunikasi antara pemerintah dan publik.
Proses Pertemuan dan Penyampaian Aspirasi Mahasiswa

Pertemuan antara Gibran dan mahasiswa diawali dengan penunjukan 15 orang perwakilan dari massa aksi yang sebelumnya berkumpul di kawasan Patung Kuda.
Sekitar pukul 17.25 WIB, orator aksi mengumumkan bahwa perwakilan mahasiswa akan diterima langsung oleh Wakil Presiden di Istana Wakil Presiden.
Para mahasiswa kemudian berjalan menuju lokasi dan menjalani serangkaian pemeriksaan keamanan sebelum memasuki kompleks istana.
Hingga pukul 17.36 WIB, seluruh perwakilan mahasiswa telah berada di dalam kompleks untuk mengikuti audiensi.
Sementara itu, awak media tidak diperkenankan masuk dan diminta menunggu di luar area istana.
Dalam dialog tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan dan kajian yang telah disiapkan sebelumnya.
Tuntutan tersebut meliputi penghentian pemborosan APBN, penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM, penghentian program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, penghentian militerisme di ranah sipil, serta tuntutan agar Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah.
Respons Gibran dan Tindak Lanjut Pemerintah
Koordinator aksi, Abdi Maludin, menyatakan bahwa Wakil Presiden menerima dan merespons baik hasil studi yang disampaikan.
“Wakil Presiden terbuka dan menerima hasil studi tersebut. Beliau akan mengaudit dan mengkonsolidasikannya. Beliau akan menginformasikan kepada pimpinan, khususnya Presiden Prabowo Subianto,” katanya usai pertemuan, dikutip MPN Indonesia melalui laman Wapres RI pada Rabu (17/6).
Ia juga menyatakan bahwa Gibran mencatat poin tuntutan yang disampaikan sebagai bahan evaluasi.
“Pun respons dari pihak-pihak tentunya Bapak Wapres sangat baik. Dia akan mencatat hasil dari tuntutan-tuntutan kami dengan buku kecilnya tadi, mencatat poin-poin yang harus Bapak Wapres ke depannya untuk memperbaiki dan mengevaluasi segala bentuk yang janggal di negara hari ini,” kata Abdi.
Perwakilan mahasiswa juga menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dialog yang diberikan oleh pihak Istana.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
