Connect with us

Politik

Prabowo Minta Program Revitalisasi 71 Ribu Sekolah Dipercepat

Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan pelaksanaan sejumlah program prioritas di bidang pendidikan.

Logompn

Published

on

Prabowo Minta Program Revitalisasi 71 Ribu Sekolah Dipercepat
Prabowo Minta Program Revitalisasi 71 Ribu Sekolah Dipercepat. Gambar: Instagram/@sekretariat.kabinet

MPN Indonesia 16 Juni 2026 - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan pelaksanaan sejumlah program prioritas di bidang pendidikan, termasuk revitalisasi 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Instruksi tersebut disampaikan saat Prabowo memanggil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pendidikan yang bermutu harus dapat dijangkau oleh setiap anak Indonesia.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul melalui peningkatan kualitas sarana pendidikan, penguatan peran guru, serta perluasan akses terhadap pendidikan yang berkualitas dan merata,” kata Teddy, dikutip MPN Indonesia dari Instagram @sekretariat.kabinet, Selasa (16/6).

Progres Revitalisasi Sekolah

Dalam pertemuan tersebut, Abdul Mu’ti melaporkan bahwa program revitalisasi sekolah pada 2025 telah mencapai 100 persen dengan menjangkau 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Sementara pada 2026, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp14 triliun yang telah disetujui DPR untuk revitalisasi 11.744 satuan pendidikan.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan tambahan 60.000 sehingga total sekolah yang akan direvitalisasi pada tahun ini mencapai 71.744 satuan pendidikan.

Program tersebut mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga tingkat SLTA.

“Kami sampaikan juga bahwa program revitalisasi ini tidak hanya berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan, tapi juga dari penelitian kami juga berdampak terhadap ekonomi karena sistemnya swakelola, pembangunannya langsung oleh masing-masing satuan pendidikan,” ujar Abdul Mu’ti, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi BPKP.

“Kami memperkirakan akan ada penyerapan tenaga kerja di tingkat daerah, mereka yang mengerjakan revitalisasi ini untuk 71.744 itu sekitar 1,1 juta orang yang akan bisa bekerja dalam rentang waktu antara 3 sampai 8 bulan,” sambungnya.

Baca Juga:  53 Sekolah Rakyat Dibuka pada Tahun Ajaran 2025/2026

Abdul Mu’ti juga menyampaikan bahwa program revitalisasi sekolah mendapat respons positif dari masyarakat, terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal atau 3T.

Ia menyebut banyak sekolah yang selama puluhan tahun belum memperoleh perbaikan infrastruktur kini dapat menikmati fasilitas pendidikan yang lebih layak.

Pembangunan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi

Selain revitalisasi sekolah, Prabowo juga meminta percepatan pembangunan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi.

Abdul Mu’ti menjelaskan, Sekolah Nasional Terintegrasi dirancang sebagai sekolah unggulan nonasrama yang memberikan layanan pendidikan berkualitas dengan standar terintegrasi.

Menurutnya, tahun ini pemerintah merencanakan pembangunan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi.

Kesejahteraan Guru

Pemerintah juga mempercepat penguatan kesejahteraan guru melalui peningkatan tunjangan guru non-ASN menjadi Rp2 juta per bulan.

Sementara itu, guru ASN akan menerima tunjangan sebesar satu kali gaji pokok yang disalurkan secara langsung kepada penerima.

Selain itu, pemerintah memperluas program peningkatan kompetensi guru melalui beasiswa pendidikan dengan target 150 ribu penerima manfaat pada 2026.

(AKM/NID/RAD)

Trending