Connect with us

Politik

Dedi Mulyadi akan Beri Hadiah Rp250 Juta untuk Warga yang Bantu Tangkap Buron Kasus Penyekapan di Bandung

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan hadiah Rp250 juta bagi masyarakat yang membantu menangkap Taufik Hidayat.

Logompn

Published

on

Dedi Mulyadi akan Beri Hadiah Rp250 Juta untuk Warga yang Berhasil Tangkap Buron Kasus Penyekapan di Bandung
Dedi Mulyadi akan Beri Hadiah Rp250 Juta untuk Warga yang Berhasil Tangkap Buron Kasus Penyekapan di Bandung. Gambar: YouTube/Kang Dedi Mulyadi Channel

Jawa Barat, MPN Indonesia 23 Juni 2026 - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan hadiah Rp250 juta bagi masyarakat yang membantu menangkap buronan kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan di Bandung, Jawa Barat, yakni Taufik Hidayat (30).

Sayembara ini dilakukan untuk mempercepat pengusutan kasus yang menimpa YTR (29), perempuan asal Kabupaten Bandung yang diduga menjadi korban kekerasan oleh Taufik sejak 2023.

Dedi Mulyadi menyatakan bahwa hadiah tersebut berasal dari dana pribadinya dan akan diberikan kepada siapa saja yang mampu memberikan informasi akurat hingga pelaku ditangkap.

“Saya memberikan ruang bagi warga di mana pun berada untuk berpartisipasi mencarinya,” kata Dedi, dikutip MPN Indonesia dari Instagram @dedimulyadi71, Selasa (23/6).

“Dan siapa yang bisa menemukan Taufik Hidayat, menyerahkannya kepada aparat, atau menginformasikan kepada aparat keberadaannya, saya memberikan hadiah Rp250 juta,” sambung dia.

Kasus Penyekapan YTR

Dugaan penganiayaan dan penyekapan ini baru terungkap pada Rabu (10/6) malam setelah keluarga korban menerima pesan dari nomor tidak dikenal.

Pesan itu menginformasikan bahwa korban berada di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Saat keluarga mendatangi rumah sakit, korban ditemukan dalam kondisi mengalami luka serius pada tubuhnya.

Berdasarkan penyelidikan awal, korban diduga disekap dan dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain di wilayah Bandung selama periode 2023 hingga 2026.

Polda Jawa Barat melalui Kepala Bidang Humas Kombes Pol Hendra Rochmawan menyatakan bahwa proses penyelidikan masih terus berlangsung.

“Kami masih melakukan penyelidikan,” kata Hendra.

Disorot Wakil Ketua Komisi III DPR

Kasus ini turut mendapat perhatian dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Rano Alfath.

Baca Juga:  Pria di Pondok Gede Dianiaya Brutal Usai Tegur Matikan Lampu Mobil

Ia menyatakan bahwa pihaknya membuka opsi untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Polda Jawa Barat guna mengawal kasus itu.

“Walaupun nanti laporannya di polres, tetapi polda harus turun tangan membantu,” tegasnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending