Connect with us

Politik

Bocah Tewas usai Jatuh ke Lubang Proyek, Pramono Persilakan Keluarga Tuntut Pemprov

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mempersilakan keluarga bocah berinisial I (4) yang tewas jatuh ke lubang proyek menempuh jalur hukum.

Logompn

Published

on

Bocah Tewas usai Jatuh ke Lubang Proyek, Pramono Persilakan Keluarga Tuntut Pemprov
Bocah Tewas usai Jatuh ke Lubang Proyek, Pramono Persilakan Keluarga Tuntut Pemprov. Gambar: Pemprov Jakarta

MPN Indonesia 30 Juni 2026 - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mempersilakan keluarga bocah berinisial I (4) yang tewas setelah jatuh ke lubang proyek di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, menempuh jalur hukum terhadap Pemprov DKI Jakarta.

Pramono menyatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan menghormati langkah hukum keluarga korban.

“Kalau kemudian keluarga melakukan penuntutan, kami persilakan karena memang kejadian itu betul-betul di luar dugaan,” kata Pramono kepada wartawan di Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (29/6).

Ia mengatakan pihaknya telah bergerak sejak awal menerima informasi kejadian, termasuk memerintahkan jajaran wilayah untuk mendampingi keluarga korban hingga proses pemakaman.

“Jadi kami sudah terlibat dari awal termasuk saya sudah memerintahkan kepada camat, lurah, dan sebagainya untuk ikut sampai dengan penguburan,” ujarnya.

Pemprov Beri Dukungan pada Keluarga Korban

Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta berduka atas meninggalnya balita tersebut. Menurut dia, dukungan kepada keluarga korban telah diberikan sejak malam kejadian.

“Pemprov DKI Jakarta merasa berduka dan kehilangan. Saya pada waktu malam itu juga sudah memerintahkan untuk memberikan support sepenuhnya kepada keluarga, termasuk macam-macamnya, sudah ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah DKI Jakarta,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan proyek pertamanan yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Namun, pengelolaannya dilakukan melalui program CSR.

“Memang itu adalah proyek yang diinisiasi oleh Pemerintah DKI Jakarta untuk pertamanan. Jadi itu ruang untuk taman yang dikelola oleh CSR, tetapi anak tersebut masuk ke tempat itu. Kemudian meninggal setelah bisa dievakuasi oleh Gulkarmat,” ujarnya.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan Pramono, korban awalnya menemani ibunya berjualan teh di sekitar lokasi. Menjelang tengah malam, korban masuk ke area proyek yang seharusnya tertutup.

Baca Juga:  Kronologi Guru Ngaji di Jaksel Cabuli Anak di Bawah Umur, Modusnya Bikin Geleng Kepala

“Kebetulan anak ini ikut menemani ibunya jualan teh di Manggarai. Jamnya itu sudah hampir jam 12 malam, jam 11.50-anlah begitu. Anak ini kemudian main ke ruang yang sebenarnya tertutup dan di ruang tertutup itu ada lubang untuk pengecoran di tempat itu,” jelasnya.

Korban kemudian terperosok ke dalam lubang proyek. Pramono menyebut korban sempat dievakuasi oleh petugas Gulkarmat, tetapi nyawanya tidak tertolong.

“Anak tersebut masuk ke tempat itu. Kemudian meninggal setelah bisa dievakuasi oleh Gulkarmat,” imbuhnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending