Connect with us

Lifestyle

12+ Cara Memilih Durian yang Manis dan Dagingnya Tebal

Berikut tips memilih durian matang dan berdaging tebal dengan memerhatikan ciri-cirinya.

Logompn

Published

on

12 Cara Memilih Durian yang Manis dan Dagingnya Tebal
12 Cara Memilih Durian yang Manis dan Dagingnya Tebal. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 2 Juli 2026 - Pencinta durian perlu memperhatikan sejumlah ciri sebelum membeli buah tersebut, terutama saat musim panen yang membuat banyak penjual ditemukan di pinggir jalan.

Panduan ini penting karena kualitas durian tidak selalu sama meski berasal dari pohon yang sama dan dipanen dalam waktu bersamaan.

Pemeriksaan ini dilakukan agar pembeli bisa memperkirakan kematangan, ketebalan daging, rasa manis, serta kesegaran durian sebelum dibuka.

1. Pilih Durian Berbentuk Bulat

Dikutip MPN Indonesia dari laman Indonesia Chef Association, durian berbentuk bulat umumnya dikaitkan dengan daging yang lebih tebal, isi lebih banyak, berwarna kuning, dan matang.

Sebaliknya, durian berbentuk lonjong disebut memiliki daging lebih sedikit.

2. Pilih Durian yang Terasa Lebih Ringan

Durian yang terasa lebih ringan saat diangkat justru dapat menjadi tanda bijinya kecil dan dagingnya lebih tebal.

Durian yang terlalu berat tidak selalu berarti isinya banyak. Berat tersebut bisa berasal dari ukuran biji yang besar sehingga daging buah menjadi lebih tipis.

3. Cium Aroma Durian

Buah yang mengeluarkan aroma harum dan kuat biasanya memiliki daging berwarna kuning dan rasa manis.

Cara mengeceknya cukup dengan mendekatkan durian ke hidung tanpa perlu membuka atau menyayat kulitnya.

Jika aromanya kuat, durian tersebut dapat menjadi pilihan karena aroma harum sering dikaitkan dengan daging yang matang dan manis.

Baca Juga:  Mengenal Semangka Densuke, Semangka Termahal yang Mirip Bola Bowling

4. Perhatikan Tangkai

Tangkai yang tebal dan pendek menandakan daging lebih tebal dan banyak, sedangkan tangkai ramping dan panjang menjadi tanda daging lebih sedikit.

Secara fungsi, tangkai menyalurkan karbohidrat ke buah. Karena itu, tangkai besar dan pendek dikaitkan dengan asupan karbohidrat yang lebih banyak pada daging buah.

5. Cek Getah

Durian yang masih memiliki getah pada bagian tangkai atas disebut sebagai tanda baru diambil dari pohon.

Jika tangkai sudah kering atau tidak bergetah, durian tersebut kemungkinan sudah lama diambil dari pohon.

6. Amati Bentuk dan Jarak Duri

Duri pada kulit durian dapat menjadi petunjuk sebelum membeli. Durian berduri pendek dan jarang lebih berpeluang memiliki rasa manis dibandingkan duri panjang dan berdempet.

7. Ketuk Durian

Durian matang biasanya mengeluarkan suara berat dan terendam seperti “bluk-bluk”.

Jika suaranya terdengar seperti rongga, hal itu dapat menjadi tanda bahwa durian sudah tidak lagi segar.

Jika takut terkena duri, pembeli dapat meminta bantuan penjual untuk mengetuknya.

8. Perhatikan Jumlah Juring

Durian memiliki juring atau kamar yang terisi biji dan daging buah. Jumlah juring dapat dilihat dari garis pada permukaan kulit yang membentang dari bagian atas hingga bawah.

Durian dengan lima juring disebut sebagai salah satu ciri yang banyak dikaitkan dengan rasa manis dan daging tebal.

Pembeli dapat meminta bantuan pedagang untuk memastikan jumlah juring jika sulit melihatnya.

9. Guncangkan Durian secara Perlahan

Durian juga dapat diguncangkan perlahan untuk mengetahui kondisi bagian dalamnya.

Jika terasa ada getaran kecil dari dalam, hal itu menandakan isi buah sudah kering dan matang karena dagingnya mulai terpisah dari dinding kulit bagian dalam.

Baca Juga:  Asosiasi Minta Durian Jadi Buah Nasional Malaysia, Bakal Ada Hari Durian Nasional?

Jika isi terlalu lembap atau terlalu lunak, daging cenderung melekat pada kulit bagian dalam.

10. Pastikan Kulit Tidak Cacat

Kulit luar harus diperiksa agar tidak ada cacat, busuk, atau lubang ulat.

Jika terdapat kerusakan pada kulit, isi di dalamnya berisiko sudah busuk atau tidak layak dinikmati.

Pembeli juga disarankan tidak langsung memilih durian yang kulitnya sudah terbuka.

Daging yang terlihat kuning tidak selalu menjamin rasa lebih manis dibandingkan durian yang masih tertutup.

11. Jangan jadikan Warna Kulit sebagai Patokan Utama

Warna kulit tidak selalu menjadi penentu kematangan. Kulit durian bisa memiliki warna berbeda sesuai jenisnya.

Warna hijau tidak selalu berarti belum matang, karena bisa saja warna tersebut merupakan ciri khas varietas tertentu.

12. Perhatikan Musim

Musim pembelian juga perlu diperhatikan. Musim durian biasanya berlangsung pada September hingga Februari.

Durian yang dipanen saat musim hujan cenderung memiliki rasa kurang manis, sedangkan pembelian pada musim kemarau lebih mendukung untuk mendapatkan daging yang manis dan legit.

13. Minta Tester jika Ada

Pembeli juga dapat meminta tester kepada penjual jika tersedia. Cara ini dapat membantu mengetahui kualitas daging sebelum membeli.

Namun, pembeli tetap perlu berhati-hati karena ada penjual yang memberikan durian berkualitas baik sebagai tester, sementara durian yang dijual tidak selalu sama kualitasnya.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending