Internasional
Ribuan Warga Beri Penghormatan Terakhir untuk Ayatollah Ali Khamenei
Ribuan warga Iran memberikan penghormatan terakhir kepada Ayatollah Ali Khamenei di Grand Mosalla, Teheran.
MPN Indonesia 5 Juli 2026 - Ribuan warga memadati Teheran, Iran, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang wafat akibat serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026.
Peti Ali Khamenei disemayamkan di kompleks keagamaan Grand Mosalla, Teheran pada Jumat (3/7) waktu setempat.
Upacara ini menjadi bagian dari rangkaian pemakaman selama sepekan yang dijadwalkan berakhir pada Kamis (9/7) di Mashhad.
Kerumunan pelayat terlihat mengarak peti jenazah yang diselimuti bendera nasional Iran sambil meneriakkan penghormatan selama prosesi berlangsung.
Rekaman video menunjukkan suasana emosional saat peti dibawa melewati massa.
Selama prosesi, sejumlah pelayat melemparkan kain dan benda pribadi ke arah peti untuk disentuhkan, sebuah praktik yang diyakini membawa berkah di Iran.
Kehadiran Delegasi Internasional
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei juga dihadiri oleh berbagai tokoh dan figur publik dari lebih dari 90 negara.
Di antara yang hadir adalah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, serta perwakilan tingkat tinggi dari Rusia, Tiongkok, India, dan Irak.
Selain itu, sejumlah presiden dari negara kawasan seperti Tajikistan, Turkmenistan, dan Georgia turut memberikan penghormatan langsung di Teheran.
Televisi pemerintah Iran menayangkan kehadiran Presiden Masoud Pezeshkian, Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf, serta pejabat militer Ahmad Vahidi dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Resul Serdar Atas dari Al Jazeera melaporkan bahwa jumlah delegasi internasional terus bertambah.
“Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri, sejauh ini lebih dari 50 delegasi telah menyampaikan belasungkawa kepada almarhum pemimpin tertinggi Iran,” ujarnya, dikutip MPN Indonesia pada Minggu (5/7).
“Pihak Iran mengatakan bahwa mereka tidak mengirimkan undangan kepada negara-negara Eropa atau pihak-pihak yang secara langsung maupun tidak langsung mendukung kampanye militer Israel dan Amerika terhadap Iran,” tambahnya.
Situasi di Teheran dan Antusiasme Publik
Di berbagai titik di Teheran, simbol penghormatan terhadap Ayatollah Ali Khamenei terlihat melalui pemasangan spanduk besar dan patung di ruang publik seperti Lapangan Enghelab.
Gambar kepalan tangan Khamenei menjadi salah satu simbol yang ditampilkan selama masa berkabung.
Otoritas Iran menyebutkan bahwa jumlah pelayat pada tahun ini diperkirakan melampaui angka sebelumnya.
Sebagai perbandingan, pemakaman Ayatollah Ruhollah Khomeini pada 1989 dihadiri sekitar 10 juta orang.
Tahun ini, jumlah tersebut diproyeksikan meningkat seiring dengan partisipasi masyarakat dan kedatangan tokoh dan figur publik dari berbagai negara.
“Setelah pembunuhan pemimpin tertinggi, pemerintah tidak jatuh tetapi malah menjadi lebih kuat,” ujar Abas Aslani, peneliti senior di Pusat Studi Strategis Timur Tengah di Teheran.
“Apa yang dilakukan AS dan Israel malah menjadi bumerang. Mereka ingin melakukan perubahan rezim di negara itu, tetapi yang terjadi justru menciptakan persatuan di bawah bendera,” tambahnya.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
