Connect with us

Politik

Dipersatukan Gus Dur, Mahfud MD dan Luhut Cerita Perjalanan 24 Tahun Bersahabat

Actress 1299250

Published

on

Dipersatukan Gus Dur, Mahfud MD dan Luhut Cerita Perjalanan 24 Tahun Bersahabat
Dipersatukan Gus Dur, Mahfud MD dan Luhut Cerita Perjalanan 24 Tahun Bersahabat. Gambar : Tangkapan Layar Youtube/@ Mahfud MD Official

MPN Indonesia 19 November 2024 - Mahfud MD dan Luhut Binsar Pandjaitan, mengisahkan perjalanan persahabatan mereka yang telah terjalin selama lebih dari dua dekade.

Hubungan keduanya dimulai pada tahun 2000 ketika mereka bertugas dalam kabinet Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, yang saat itu menjabat sebagai Presiden Indonesia.

Mahfud MD diangkat sebagai Menteri Pertahanan, meski memiliki latar belakang hukum, sementara Luhut menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan.

Penunjukan Mahfud oleh Gus Dur sempat menuai kritik, mengingat posisinya sebagai Menteri Pertahanan dianggap kurang lazim untuk seorang sipil.

Dalam sebuah podcast berjudul Dua Bestie Era Gus Dur dan Jokowi, Mahfud bercerita tentang niatnya untuk mundur dari jabatan tersebut sebelum dilantik.

Namun, Gus Dur meyakinkannya untuk tetap maju.

“Pak Mahfud, ngapain kamu mau mundur? Ndak usah mundur, saya yang bertanggung jawab. Sudah saya pikirkan, kamu Menteri Pertahanan,” ujar Mahfud menirukan pesan Gus Dur.

Awal Pertemuan di Era Gus Dur

Meski berasal dari dunia yang berbeda—Mahfud dari ranah hukum dan Luhut dari militer—keduanya mampu menemukan frekuensi dalam berdiskusi dan bekerja sama.

Bahkan, perbedaan pandangan politik yang muncul di kemudian hari tak pernah memutuskan persahabatan mereka.

“Kami terus berhubungan, tidak pernah retak,” kata Mahfud dalam podcast yang ditayangkan di kanal YouTube Mahfud MD Official pada Jumat (15/11).

Luhut juga mengisahkan peran Gus Dur dalam membangun hubungan mereka.

Sebelum resmi dilantik, Gus Dur sempat memberi isyarat mengenai pengangkatan Mahfud sebagai Menteri Pertahanan.

“Awalnya, Gus Dur hanya bilang calon menterinya adalah ‘orang hebat dari Jogja,’” ujar Luhut.

Setelah pelantikan, Luhut memastikan untuk mendukung Mahfud, yang saat itu merasa kurang percaya diri menjalankan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan.

Baca Juga:  Profil Zetro Leonardo Purba, Diplomat Peru yang Tewas Ditembak saat Bersepeda

“Saya bilang, tentara itu kalau pemimpinnya sudah dipilih pasti loyal,” kenang Luhut, menegaskan pentingnya kepercayaan dan kerja sama.

Gus Dur memiliki peran penting dalam membangun hubungan antara Mahfud dan Luhut.

Meski sudah tidak lagi berada dalam kabinet yang sama, baik Mahfud maupun Luhut tetap menjaga hubungan erat hingga saat ini.

Trending