Connect with us

Lifestyle

20 Contoh Hewan Avertebrata: Pengertian, Ciri, Klasifikasi, dan Peran Ekologisnya

Hewan avertebrata adalah hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Simak pengertian, ciri-ciri, klasifikasi, contoh, serta perannya dalam ekosistem.

Logompn

Published

on

20 Contoh Hewan Avertebrata Pengertian, Ciri, Klasifikasi, dan Peran Ekologisnya
20 Contoh Hewan Avertebrata Pengertian, Ciri, Klasifikasi, dan Peran Ekologisnya. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 13 Juli 2026 - Halo, Sobat MPN! Pasti kalian tau kalo hewan itu dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan kategori tertentu. Ada hewan vivipar, ovipar, ovovivipar, vertebrata, dan avertebrata.

Sebelumnya kita sudah membahas tentang 25 Contoh Hewan Vertebrata: Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi. Nah, kali ini kita bakal bahas hewan avertebrata.

Hewan avertebrata adalah hewan yang tidak memiliki tulang belakang atau kolom vertebral.

Menariknya, mereka mencakup lebih dari 95% dari semua spesies hewan yang ada di dunia ini. Wow, banyak banget, kan?!

Hewan ini memainkan peran vital dalam ekosistem kita. Yup! Hewan avertebrata membantu proses penyerbukan tanaman, mengendalikan hama, dan menjadi sumber makanan bagi banyak hewan lainnya.

Selain itu, banyak dari mereka yang digunakan dalam penelitian ilmiah, membantu kita memahami lebih baik tentang kehidupan di Bumi.

Tapi, pengetahuan tentang hewan avertebrata gak berhenti di situ, Sob! Ya, masih banyak sekali pengetahuan tentang hewan avertebrata yang bisa kita ulik.

So, ikuti terus artikel ini untuk tau lebih banyak soal hewan avertebrata, ya!

Apa Itu Hewan Avertebrata?

Apa Itu Hewan Avertebrata
Bintang laut, kumbang, laba-laba. Gambar: Ilustrasi Canva

Jadi, apa sih sebenarnya hewan avertebrata itu? Hewan avertebrata adalah hewan yang tidak memiliki tulang belakang.

Berbeda dengan vertebrata yang memiliki kolom vertebral, avertebrata ini tidak punya tulang punggung sama sekali.

Ciri-ciri hewan avertebrata cukup beragam, namun yang paling menonjol tentu saja adalah tidak adanya tulang belakang.

Selain itu, banyak di antara mereka yang memiliki tubuh lunak, meskipun beberapa spesies memiliki kerangka luar yang keras seperti pada serangga, krustasea, dan moluska.

Karena tidak adanya kerangka internal yang kaku, banyak hewan avertebrata yang memiliki cara unik untuk melindungi tubuh mereka, seperti eksoskeleton pada serangga atau cangkang keras pada moluska.

Satu hal lagi yang menarik adalah bahwa hewan avertebrata mencakup lebih dari 30 filum, tingkat klasifikasi atau peringkat taksonomi di bawah kerajaan dan di atas kelas.

Bandingkan dengan vertebrata yang hanya termasuk dalam satu filum, yaitu Chordata. Filum Chordata sendiri juga mencakup beberapa invertebrata seperti tunicata dan cephalochordata.

Lalu, apa yang membedakan hewan avertebrata dengan vertebrata? Selain tidak adanya tulang belakang, avertebrata biasanya memiliki tubuh yang lebih kecil dan lebih sederhana dalam struktur internalnya.

Namun, jangan salah, meski sederhana, banyak di antara mereka yang memiliki sistem organ yang sangat efisien dan bahkan lebih kompleks dalam beberapa aspek tertentu dibandingkan vertebrata.

Ciri-Ciri Hewan Avertebrata

Ciri Ciri Hewan Avertebrata
Metamorfosis kupu kupu. Gambar: Ilustrasi Canva

Sobat MPN, sekarang saatnya kita membahas lebih dalam tentang ciri-ciri khusus hewan avertebratai.

Meskipun mereka tidak memiliki tulang belakang, hewan avertebrata memiliki berbagai adaptasi yang membuat mereka unik dan penting dalam ekosistem. Berikut ciri-ciri hewan avertebrata:

1. Tidak Memiliki Tulang Belakang

Ini adalah ciri utama yang membedakan avertebrata dari vertebrata. Mereka tidak memiliki kolom vertebral atau tulang belakang.

2. Tubuh Lunak atau Berkerangka Luar

Banyak avertebrata memiliki tubuh yang lunak, seperti cacing tanah dan ubur-ubur. Namun, beberapa memiliki eksoskeleton keras, seperti serangga dan krustasea, yang melindungi tubuh mereka dan memberikan dukungan struktural.

3. Sistem Pencernaan Sederhana

Sebagian besar avertebrata memiliki sistem pencernaan yang relatif sederhana dibandingkan vertebrata. Misalnya, cnidaria memiliki satu lubang yang berfungsi sebagai mulut dan anus.

4. Sistem Saraf Beragam

Hewan avertebrata memiliki sistem saraf yang sangat beragam. Beberapa, seperti ubur-ubur, memiliki jaringan saraf sederhana, sementara yang lain, seperti gurita, memiliki sistem saraf yang sangat kompleks dan otak yang berkembang dengan baik.

5. Metamorfosis

Banyak serangga mengalami metamorfosis, sebuah proses perubahan bentuk tubuh yang mencakup tahapan telur, larva, kepompong, dan dewasa.

Metamorfosis memungkinkan mereka untuk mengisi berbagai ceruk ekologis selama siklus hidup mereka.

Kelompok Utama Hewan Avertebrata

Sobat MPN, setelah kita memahami pengertian dasar tentang hewan avertebrata, saatnya kita mengenal lebih dekat berbagai kelompok utama dari hewan-hewan luar biasa ini.

Hewan avertebrata sangat beragam dan terbagi dalam beberapa kelompok utama yang masing-masing memiliki karakteristik unik.

1. Arthropoda

Arthropoda
Arthropoda. Gambar: Ilustrasi Canva

Arthropoda adalah kelompok terbesar dari hewan avertebrata. Mereka memiliki tubuh bersegmen, eksoskeleton yang keras, dan kaki bersendi.

Arthropoda mencakup beberapa subkelompok utama seperti serangga, arachnida, krustasea, dan myriapoda.

Serangga: Serangga adalah kelompok arthropoda terbesar dengan ciri khas memiliki enam kaki, dua antena, dan tubuh yang terbagi menjadi tiga bagian (kepala, toraks, dan perut). Contoh serangga yang familiar adalah kupu-kupu, kumbang, dan lebah.

Arakhnida: Kelompok ini mencakup hewan seperti laba-laba, kalajengking, dan tungau. Arakhnida memiliki delapan kaki dan tidak memiliki antena.

Krustasea: Krustasea seperti kepiting, lobster, dan udang memiliki eksoskeleton keras dan biasanya hidup di lingkungan air. Mereka memiliki sepuluh hingga empat belas kaki dan dua pasang antena.

Myriapoda: Termasuk lipan dan kelabang, myriapoda memiliki tubuh panjang dengan banyak segmen dan kaki yang banyak pula. Mereka sering ditemukan di bawah batu atau daun yang lembab.

2. Moluska

Moluska
Moluska. Gambar: Ilustrasi Canva

Moluska adalah kelompok hewan avertebrata yang juga sangat beragam. Mereka memiliki tubuh lunak dan biasanya dilindungi oleh cangkang keras. Kelompok moluska mencakup gastropoda, bivalvia, dan cephalopoda.

Gastropoda: Ini adalah kelompok terbesar dalam moluska, mencakup siput dan bekicot. Mereka biasanya memiliki satu cangkang spiral dan bergerak dengan menggunakan kaki otot yang lebar.

Bivalvia: Kelompok ini mencakup kerang dan remis, yang memiliki dua cangkang yang berengsel. Mereka biasanya ditemukan di lingkungan air, baik tawar maupun asin.

Cephalopoda: Termasuk gurita, cumi-cumi, dan nautilus, cephalopoda dikenal karena kecerdasan dan kemampuan berenangnya yang cepat. Mereka memiliki tentakel dan mata yang berkembang dengan baik.

3. Echinodermata

Echinodermata
Echinodermata. Gambar: Ilustrasi Canva

Echinodermata adalah hewan laut yang memiliki simetri radial dan sistem pembuluh air. Kelompok ini mencakup bintang laut, bulu babi, dan teripang.

Bintang Laut: Bintang laut memiliki lima atau lebih lengan yang tersusun mengelilingi cakram pusat. Mereka terkenal karena kemampuan mereka untuk meregenerasi lengan yang hilang.

Bulu Babi: Bulu babi memiliki tubuh bulat dan berduri. Mereka biasanya ditemukan di dasar laut dan bergerak dengan menggunakan kaki tabung.

Teripang: Teripang memiliki tubuh yang lunak dan memanjang, serta hidup di dasar laut. Mereka memainkan peran penting dalam daur ulang bahan organik di ekosistem laut.

4. Cnidaria

Cnidaria
Cnidaria. Gambar: Ilustrasi Canva

Cnidaria adalah kelompok hewan laut yang termasuk ubur-ubur, karang, dan anemon laut.

Mereka memiliki sel penyengat yang disebut nematosista, digunakan untuk menangkap mangsa dan mempertahankan diri.

Ubur-ubur: Ubur-ubur memiliki tubuh berbentuk lonceng dengan tentakel yang menjuntai di sekelilingnya. Mereka berenang bebas di laut.

Karang: Karang membentuk koloni besar dan membangun struktur keras yang dikenal sebagai terumbu karang. Mereka sangat penting bagi ekosistem laut.

Anemon Laut: Anemon laut menempel pada permukaan dan menangkap mangsa dengan tentakel beracun mereka.

5. Annelida

Annelida
Annelida. Gambar: Ilustrasi Canva

Annelida adalah cacing bersegmen yang memiliki tubuh panjang dan berbentuk tabung. Hewan yang termasuk annelida adalah cacing tanah dan lintah.

Cacing Tanah: Cacing tanah memiliki tubuh bersegmen yang membantu mereka bergerak melalui tanah dan memakan bahan organik. Mereka sangat penting untuk kesehatan tanah dan ekosistem.

Lintah: Lintah adalah cacing parasit yang menggunakan pengisap untuk menempel pada inang dan meminum darah.

Nah, Sobat MPN, itulah beberapa kelompok utama hewan avertebrata yang penuh dengan keanekaragaman dan keunikan. Masing-masing kelompok ini memiliki peran penting dalam ekosistem kita.

20 Contoh Hewan Avertebrata

Contoh Hewan Avertebrata
Semut dan cumi-cumi. Gambar: Ilustrasi Canva

Setelah mengetahui pengertian dan kelompok utama hewan avertebrata, sekarang saatnya kita mengenal lebih dekat beberapa contohnya. Berikut ini 20 contoh hewan avertebrata:

1. Semut

Semut adalah serangga kecil yang hidup dalam koloni besar.

2. Lebah

Lebah adalah serangga yang terkenal karena kemampuannya dalam penyerbukan tanaman.

3. Kumbang

Kumbang adalah kelompok serangga terbesar dengan berbagai bentuk dan ukuran.

4. Kupu-kupu

Kupu-kupu adalah serangga yang indah dengan sayap berwarna-warni.

5. Kepiting

Kepiting adalah krustasea yang hidup di lingkungan air.

6. Teritip

Teritip adalah krustasea yang menempel pada permukaan keras.

7. Laba-laba

Laba-laba adalah arakhnida yang memiliki delapan kaki.

8. Kalajengking

Kalajengking adalah arakhnida dengan ekor berbisa.

9. Lipan

Lipan adalah myriapoda dengan tubuh panjang.

10. Kerang

Kerang adalah moluska bivalvia yang hidup di air.

11. Siput

Siput adalah moluska gastropoda bercangkang spiral.

12. Gurita

Gurita adalah moluska cephalopoda dengan delapan lengan.

13. Cumi-cumi

Cumi-cumi adalah predator laut bertubuh ramping.

14. Bulu Babi

Bulu babi adalah echinodermata berduri.

15. Bintang Laut

Bintang laut memiliki kemampuan regenerasi.

16. Teripang

Teripang hidup di dasar laut dan memakan detritus.

17. Karang

Karang membentuk terumbu karang.

18. Ubur-ubur

Ubur-ubur memiliki tentakel penyengat.

19. Cacing Tanah

Cacing tanah membantu menyuburkan tanah.

20. Lintah

Lintah adalah parasit pengisap darah.

Peran Ekologis Hewan Avertebrata

Peran Ekologis Hewan Avertebrata
Peran Ekologis Hewan Avertebrata. Gambar: Ilustrasi Canva

Hewan avertebrata memainkan peran penting dalam ekosistem kita.

1. Penyerbukan Tanaman

Serangga seperti lebah dan kupu-kupu berperan sebagai penyerbuk.

2. Pengendalian Hama

Beberapa avertebrata membantu mengendalikan hama.

3. Pengurai Bahan Organik

Cacing tanah membantu mengurai bahan organik.

4. Sumber Makanan

Avertebrata menjadi sumber makanan bagi hewan lain.

5. Daur Ulang Nutrisi

Organisme laut membantu daur ulang nutrisi.

Kesimpulan

Sobat MPN, gak kerasa kita udah ada di penghujung artikel. Dari artikel ini kita jadi tau bahwa Hewan avertebrata, yang tidak memiliki tulang belakang, mencakup lebih dari 95% dari semua spesies hewan di dunia.

Kelompok ini mencakup berbagai jenis seperti serangga, moluska, echinodermata, cnidaria, dan annelida, masing-masing dengan ciri khas dan peran ekologis yang penting. Avertebrata juga menjadi subjek penting dalam penelitian ilmiah.

Mereka membantu peneliti memahami proses biologis dasar dan mengembangkan terapi medis baru.

Melindungi hewan avertebrata berarti menjaga keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati.

Memahami dan menghargai pentingnya hewan avertebrata dapat membantu kita mengambil langkah-langkah untuk melestarikan keanekaragaman hayati yang luar biasa ini.

Dengan meningkatkan kesadaran dan mendukung upaya konservasi, kita dapat memastikan bahwa hewan-hewan ini terus memainkan peran penting mereka dalam menjaga kelestarian dan keberagaman planet kita, Bumi.

Referensi

  • Britannica. “Invertebrate.” Britannica. https://www.britannica.com/animal/invertebrate
  • Wikipedia. “Invertebrate.” Wikipedia. https://en.wikipedia.org/wiki/Invertebrate
  • Scarborough, Blake. “Hewan Invertebrata | Definisi, Jenis & Contoh.” Butterfly Pavilion. https://butterflies.org/what-is-an-invertebrate/
  • Active Wild. “Contoh Hewan Invertebrata Beserta Gambar dan Fakta Menariknya.” Active Wild. https://www.activewild.com/invertebrates-examples/

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Continue Reading

Trending