Connect with us

Lifestyle

15 Fakta Unik Komodo, Kadal Purba Terbesar di Dunia

Dari kemampuan mencium bangkai hingga reproduksi aseksual, inilah 15 fakta menarik komodo.

Logompn

Published

on

15 Fakta Unik Komodo, Kadal Purba Terbesar di Dunia
15 Fakta Unik Komodo, Kadal Purba Terbesar di Dunia. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 13 Juli 2026 - Halo Sobat MPN! Siapa di sini yang suka dengan hewan-hewan unik dan keren? Kali ini kita akan bahas tentang salah satu kadal purba terbesar yang masih ada di dunia, yaitu komodo!

Kamu pasti sudah sering dengar tentang komodo, kan? Sebelumya, kita sudah membahas 17 Hewan Purba yang Masih Hidup Hingga Saat Ini dan komodo adalah salah satunya.

Hewan ini memang terkenal banget, apalagi karena ukurannya yang super besar dan penampilannya yang mirip naga dari negeri dongeng.

Komodo bukan cuma besar, tapi juga punya banyak fakta unik yang bakal bikin kamu makin penasaran. Dari kemampuan berburu yang luar biasa sampai cara mereka bertahan hidup di alam liar, semua akan kita kupas tuntas di sini.

Artikel ini cocok banget buat kamu yang masih remaja dan pengen tahu lebih banyak dengan gaya bahasa yang santai dan informatif. Jadi, siap-siap ya buat kenal lebih dekat dengan kadal purba ini!

Nah, sebelum kita masuk ke fakta-fakta seru tentang komodo, ada baiknya kita tahu dulu sedikit tentang asal-usul dan habitat mereka. Karena, ternyata komodo nggak cuma ada di Indonesia lho!

Mereka punya cerita panjang tentang perjalanan hidup yang menarik banget buat diikuti.

Yuk, langsung aja kita mulai petualangan kita mengenal komodo lebih dalam!

Fakta Unik Komodo

Fakta Unik Komodo
Fakta Unik Komodo. Gambar: Ilustrasi Canva

1. Komodo adalah Kadal Terbesar di Dunia

Halo Sobat MPN! Siapa di sini yang tahu kalau komodo adalah kadal terbesar di dunia? Komodo jantan dewasa rata-rata berbobot 70-90 kilogram, sedangkan betina beratnya sekitar 60-70 kilogram.

Ukuran ini membuat mereka benar-benar menonjol di antara kadal lainnya. Bahkan, komodo terbesar yang pernah tercatat memiliki panjang tubuh mencapai 3,13 meter dan berat sekitar 166 kilogram!

Bayangkan betapa besar dan kuatnya mereka saat berkeliaran di habitat alaminya.

Meski komodo adalah kadal terbesar yang masih hidup, mereka bukanlah yang terpanjang. Gelar tersebut dipegang oleh Varanus salvadorii atau biawak Papua, yang panjangnya bisa mencapai 3,7 meter.

Namun, jangan salah, ukuran besar komodo memungkinkan mereka untuk memangsa hewan-hewan besar seperti rusa dan kerbau. Jadi, meskipun tidak terpanjang, komodo tetap menjadi salah satu predator paling menakutkan di dunia kadal.

2. Indera Penciuman yang Tajam

Selain ukurannya yang mengesankan, Sobat MPN pasti penasaran dengan kemampuan berburu komodo.

Salah satu senjata utama mereka adalah indera penciuman yang sangat tajam. Komodo dapat mencium bau dari jarak 5 hingga 11 kilometer.

Mereka mengandalkan indera penciuman ini lebih dari penglihatan saat mencari mangsa atau bangkai. Jadi, meskipun penglihatan mereka juga cukup baik, penciuman adalah andalan utama mereka.

Saat berburu, komodo akan menjulurkan lidahnya untuk menangkap zat kimia dari tanah dan udara. Dengan cara ini, mereka bisa mendeteksi keberadaan mangsa atau bangkai dengan akurasi tinggi.

Indera penciuman yang tajam ini sangat membantu komodo dalam menemukan makanan di habitatnya yang luas dan kadang sulit dijangkau.

3. Komodo Memiliki Racun

Sobat MPN, tahukah kamu kalau komodo juga memiliki racun? Ya, mulut komodo tidak hanya dipenuhi dengan bakteri mematikan, tetapi mereka juga memiliki kelenjar racun di rahang bawahnya.

Racun ini disalurkan melalui alur pada giginya, dan bisa menurunkan tekanan darah serta menyebabkan pendarahan hebat pada mangsa. Dengan kombinasi bakteri dan racun ini, gigitan komodo bisa sangat mematikan.

Jika mangsa berhasil melarikan diri dari gigitan komodo, racun yang sudah masuk ke dalam tubuhnya akan terus bekerja. Racun ini menyebabkan mangsa menjadi lemah, tegang, dan akhirnya mati.

Baca Juga:  Indonesia Pinjamkan 2 Komodo ke Jepang untuk Pengembangbiakan, Ditukar Jerapah dan Panda Merah

Komodo kemudian akan mengikuti jejak mangsa yang sekarat dengan indera penciumannya yang tajam, memastikan mereka tidak kehilangan makanan yang sudah terluka parah.

4. Kemampuan Navigasi yang Hebat

Komodo memang luar biasa, Sobat MPN! Mereka juga dikenal memiliki kemampuan navigasi yang sangat hebat.

Menurut penelitian yang dilakukan selama 10 tahun di beberapa pulau di wilayah Taman Nasional Komodo, komodo dapat kembali ke habitatnya tanpa tersesat.

Mereka merasa sangat nyaman dan familiar dengan lingkungan sekitar, sehingga bisa dengan mudah menemukan jalan pulang.

Selain itu, jika komodo menemukan dirinya terpisah dari habitat dan berada di sekitar air, mereka tidak perlu khawatir. Komodo adalah perenang yang andal dan dapat berenang pulang tanpa kesulitan.

Kemampuan navigasi yang luar biasa ini memastikan komodo tetap aman dan dapat kembali ke habitatnya meskipun harus menjelajahi area yang luas.

5. Kecepatan Lari Komodo

Mungkin Sobat MPN berpikir bahwa komodo yang besar dan berat pasti lambat bergerak. Tapi ternyata tidak, lho! Dalam kondisi normal, komodo memang bergerak dengan kecepatan sekitar 8-10 kilometer per jam.

Namun, jika terancam atau merasa takut, mereka bisa berlari dengan kecepatan hingga 20 kilometer per jam. Kecepatan ini memang hanya bisa mereka pertahankan untuk jarak pendek, tetapi cukup untuk mengejar mangsa atau menghindari bahaya.

Biasanya, komodo lebih suka berjalan daripada berlari. Mereka dapat berjalan sekitar 12 kilometer dalam sehari. Karena itu, gaya berburu utama mereka adalah dengan menyergap mangsa daripada mengejarnya.

Dengan tubuh besar dan gerakan yang relatif lambat, komodo memanfaatkan serangan mendadak untuk menangkap mangsanya dengan efektif.

6. Baju Zirah Alami

Sobat MPN, tahukah kamu kalau komodo memiliki perlindungan ekstra di bawah kulit mereka?

Komodo memiliki ribuan tulang kecil yang disebut osteoderm, yang membentuk baju zirah alami. Tulang-tulang kecil ini tidak ada sejak lahir, melainkan berkembang seiring berjalannya waktu, mirip seperti lingkaran pada batang pohon.

Baju zirah ini memberikan perlindungan tambahan terhadap serangan dari sesama komodo atau predator lainnya.

Osteoderm ini tidak hanya memberikan perlindungan fisik, tetapi juga membuat kulit komodo lebih kuat dan tahan terhadap cedera.

Dengan adanya baju zirah alami ini, komodo dapat bertahan hidup lebih lama dan tetap dominan di ekosistemnya.

Jadi, tidak heran jika komodo dianggap sebagai salah satu predator terkuat dan paling tangguh di dunia reptil.

7. Kemampuan Makan yang Luar Biasa

Komodo memiliki nafsu makan yang sangat besar, Sobat MPN. Mereka bisa memakan hingga 80% dari berat tubuhnya dalam sekali duduk.

Misalnya, komodo dengan berat 70 kilogram bisa memakan sekitar 56 kilogram daging dalam satu kali makan.

Setelah makan besar, komodo biasanya berjemur di bawah sinar matahari untuk membantu proses pencernaan mereka yang lambat.

Selain itu, komodo memiliki kemampuan untuk memuntahkan pelet lambung setelah mencerna makanan mereka.

Pelet lambung ini berisi bagian-bagian mangsa yang tidak bisa dicerna, seperti tanduk, rambut, dan gigi. Dengan cara ini, komodo bisa memaksimalkan nutrisi yang didapat dari makanannya dan tetap sehat meskipun hanya makan sebulan sekali.

8. Reproduksi Aseksual

Komodo betina memiliki kemampuan luar biasa untuk bereproduksi secara aseksual melalui proses yang disebut partenogenesis.

Sobat MPN pasti penasaran bagaimana ini bisa terjadi, kan? Ketika tidak ada komodo jantan di sekitar, betina masih bisa menghasilkan telur yang dibuahi oleh dirinya sendiri.

Proses ini pertama kali terverifikasi pada tahun 2006 oleh peneliti yang menganalisis telur dari dua komodo betina di kebun binatang London.

Kemampuan reproduksi aseksual ini memberikan keuntungan besar bagi kelangsungan hidup komodo, terutama di lingkungan di mana jumlah jantan terbatas.

Dengan kemampuan ini, populasi komodo bisa tetap bertahan dan berkembang meskipun dalam kondisi yang sulit. Partenogenesis adalah salah satu adaptasi unik yang membuat komodo semakin menarik untuk dipelajari.

9. Perilaku Kanibal

Meskipun komodo memiliki banyak kemampuan luar biasa, mereka juga dikenal memiliki perilaku kanibal.

Komodo dewasa kadang-kadang memakan komodo muda, terutama ketika makanan langka.

Sobat MPN, ini adalah alasan mengapa komodo muda sering memanjat pohon atau berlindung di kotoran mereka sendiri. Mereka melakukan ini untuk menghindari perhatian dari komodo dewasa yang lebih besar dan lebih kuat.

Baca Juga:  30 Fakta Unik Spanyol, Punya Pulau yang Kepemilikannya Bergantian dengan Prancis

Perilaku kanibal ini membuat komodo muda harus selalu waspada dan mencari cara untuk bertahan hidup.

Selama masa muda mereka, komodo kecil mengandalkan cakar mereka untuk memanjat pohon dan menghindari bahaya.

Seiring waktu, ketika mereka tumbuh dan menjadi terlalu berat untuk memanjat, mereka harus menemukan cara lain untuk bertahan hidup di lingkungan yang keras.

10. Gigi yang tajam

Salah satu hal yang membuat komodo menjadi predator yang menakutkan adalah gigi mereka yang tajam dan kuat.

Komodo memiliki sekitar 60 gigi yang sangat tajam dan bergerigi, mirip dengan gigi hiu. Gigi-gigi ini membantu komodo memotong daging mangsa dengan mudah dan efektif.

Meskipun gigi mereka sering tersembunyi oleh gusi tebal, jangan terkecoh—gigi komodo siap untuk memangsa hampir apa saja.

Dengan gigi yang tajam ini, komodo bisa memberikan gigitan yang mematikan. Gigitan ini tidak hanya melukai mangsa, tetapi juga memungkinkan racun mengalir masuk melalui luka.

Jadi, sekali terkena gigitan komodo, mangsa akan kesulitan untuk melarikan diri dan bertahan hidup. Gigi yang tajam dan kuat adalah salah satu senjata utama komodo dalam berburu dan bertahan hidup di alam liar.

11. Kesenangan Bermain Komodo

Sobat MPN, meskipun komodo dikenal sebagai predator ganas, mereka ternyata juga memiliki sisi yang lebih lembut.

Di penangkaran, komodo terlihat suka bermain dengan benda-benda di sekitarnya seperti sekop, sepatu, dan bahkan frisbee. Perilaku bermain ini menunjukkan bahwa mereka tidak selalu agresif dan bisa memiliki momen-momen yang lebih santai.

Ketika komodo bermain, mereka tidak menunjukkan motivasi untuk menyerang atau mencari makanan.

Ini menunjukkan bahwa mereka, seperti banyak hewan lainnya, memiliki keinginan alami untuk berinteraksi dan mengeksplorasi lingkungan mereka.

Melihat komodo bermain bisa memberikan perspektif baru tentang perilaku dan kehidupan mereka yang lebih kompleks dari yang kita bayangkan.

12. Perampok Makam

Fakta unik lainnya yang mungkin mengejutkan Sobat MPN adalah kebiasaan komodo merampok makam.

Komodo memiliki kemampuan untuk mencium bau bangkai dari jarak jauh, bahkan hingga enam mil. Hal ini membuat mereka tertarik pada kuburan yang baru saja digali, sehingga masyarakat setempat harus mengubah cara mereka mengubur jenazah.

Untuk mencegah makam dirampok oleh komodo, masyarakat di Pulau Komodo dan sekitarnya sekarang mengubur jenazah di tanah liat dan menambahkan tumpukan batu di atas kuburan.

Langkah-langkah ini diambil untuk menjaga keutuhan makam dan mencegah komodo merusak kuburan. Kebiasaan merampok makam ini menunjukkan betapa kuatnya indera penciuman komodo dan adaptasi masyarakat dalam menghadapinya.

13. Asal Usul Komodo

Sobat MPN, mungkin banyak yang belum tahu bahwa komodo sebenarnya berasal dari Australia.

Menurut catatan fosil, komodo bermigrasi dari Australia ke Indonesia sekitar 900.000 tahun yang lalu. Fosil komodo yang ditemukan di Australia menunjukkan bahwa mereka sudah ada di benua tersebut ribuan tahun sebelum bermigrasi ke Indonesia.

Migrasi ini kemungkinan besar terjadi karena perubahan iklim dan kondisi lingkungan yang memaksa komodo mencari habitat baru.

Setelah tiba di Indonesia, komodo menemukan lingkungan yang cocok untuk berkembang biak dan bertahan hidup.

Hingga kini, komodo hanya bisa ditemukan di beberapa pulau di Indonesia, membuat mereka menjadi salah satu spesies endemik yang sangat berharga.

14. Kemampuan memanjat pohon

Tidak hanya cepat berlari, Sobat MPN, komodo muda juga memiliki kemampuan untuk memanjat pohon.

Ketika masih kecil, komodo menggunakan cakar mereka yang kuat untuk memanjat dan berlindung di atas pohon dari ancaman komodo dewasa atau predator lainnya. Kemampuan memanjat ini sangat penting untuk kelangsungan hidup mereka di alam liar.

Seiring bertambahnya usia, komodo menjadi terlalu berat untuk memanjat pohon, tetapi pada masa muda, mereka sering menghabiskan banyak waktu di atas pohon untuk mencari makan dan berlindung.

Hal ini menunjukkan betapa adaptif dan pintar mereka dalam menghadapi tantangan di lingkungan sekitar. Memanjat pohon juga membantu komodo muda menghindari persaingan langsung dengan komodo dewasa.

15. Komodo Terancam Punah

Sobat MPN, meskipun komodo adalah salah satu kadal terbesar dan paling tangguh di dunia, mereka saat ini terancam punah.

Menurut IUCN, populasi komodo di alam liar kurang dari 1.400 ekor. Penyebab utama penurunan populasi ini adalah hilangnya habitat dan mangsa alami akibat aktivitas manusia, seperti pertanian dan perburuan.

Baca Juga:  Mengapa Pemain Bola Minum Air dengan Cara Dibuang?

Komodo yang hidup di luar Taman Nasional Komodo, terutama di Pulau Flores, menghadapi ancaman serius dari perubahan habitat dan konflik dengan manusia.

Namun, kabar baiknya adalah komodo yang hidup di dalam Taman Nasional Komodo mendapatkan perlindungan yang lebih baik dan tidak menghadapi ancaman serius saat ini.

Upaya konservasi terus dilakukan untuk melindungi spesies unik ini dan memastikan mereka tetap ada di alam liar untuk generasi mendatang.

Komodo Berasal dari Negara Apa?

Komodo Berasal dari Negara Apa
Komodo Berasal dari Negara Apa? Gambar: Ilustrasi Canva

Sobat MPN, komodo memang identik dengan Indonesia, tapi tahukah kamu kalau sebenarnya komodo pertama kali ditemukan di Australia?

Fosil-fosil menunjukkan bahwa komodo bermigrasi dari Australia ke Indonesia sekitar 900.000 tahun yang lalu. Hal ini terjadi karena perubahan iklim dan kondisi lingkungan yang membuat mereka mencari habitat baru yang lebih cocok untuk bertahan hidup.

Proses migrasi ini akhirnya membawa komodo ke beberapa pulau di Indonesia, seperti Komodo, Rinca, Gili Motang, dan Flores.

Meski sekarang komodo terkenal sebagai hewan asli Indonesia, asal usul mereka yang sebenarnya menunjukkan betapa adaptif dan tangguhnya kadal purba ini.

Fosil komodo di Australia membuktikan bahwa mereka sudah ada sejak zaman prasejarah dan terus bertahan hingga kini.

Kenapa komodo Hanya Tinggal di Indonesia?

Kenapa komodo Hanya Tinggal di Indonesia
Kenapa komodo Hanya Tinggal di Indonesia? Gambar: Ilustrasi Canva

Komodo memang hanya bisa ditemukan di beberapa pulau di Indonesia. Kenapa begitu?

Sobat MPN, hal ini karena kondisi geografis dan ekologi di Indonesia sangat cocok untuk habitat komodo.

Pulau-pulau seperti Komodo, Rinca, dan Flores menyediakan lingkungan yang ideal dengan hutan tropis kering, padang rumput, dan sumber air yang cukup.

Selain itu, Indonesia telah mengambil langkah-langkah signifikan untuk melindungi komodo melalui pembentukan Taman Nasional Komodo.

Taman nasional ini didirikan untuk melestarikan habitat alami komodo dan menjaga populasi mereka tetap stabil. Dengan adanya perlindungan ini, komodo bisa hidup dan berkembang biak dengan aman di lingkungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Apakah Komodo Hanya Ada di Indonesia?

Apakah Komodo Hanya Ada di Indonesia
Apakah Komodo Hanya Ada di Indonesia? Gambar: Ilustrasi Canva

Meski komodo asli berasal dari Australia dan kini hanya ditemukan di Indonesia, Sobat MPN mungkin bertanya-tanya apakah mereka bisa ditemukan di tempat lain.

Komodo memang hidup liar hanya di Indonesia, tetapi mereka juga ada di penangkaran di berbagai negara.

Kebun binatang dan institusi konservasi di seluruh dunia berusaha melestarikan komodo dengan memelihara mereka di lingkungan yang aman.

Penangkaran komodo di luar negeri juga membantu dalam penelitian dan edukasi tentang spesies ini.

Dengan mempelajari komodo di penangkaran, para ilmuwan bisa memahami lebih baik tentang perilaku, reproduksi, dan kebutuhan habitat mereka.

Ini penting untuk upaya konservasi jangka panjang, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Di Mana Habitat komodo?

Di Mana Habitat komodo?
Di Mana Habitat komodo?Gambar: Ilustrasi Canva

Habitat komodo, Sobat MPN, tersebar di lima pulau utama di Indonesia: Pulau Komodo, Rinca, Gili Motang, Gili Dasami, dan Flores.

Pulau-pulau ini berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan merupakan bagian dari Taman Nasional Komodo.

Habitat komodo terdiri dari hutan tropis kering, padang rumput, dan daerah pesisir yang memberikan mereka akses ke berbagai sumber makanan dan tempat berlindung.

Taman Nasional Komodo didirikan pada tahun 1980 dan sekarang menjadi salah satu situs Warisan Dunia UNESCO.

Taman nasional ini memainkan peran penting dalam melindungi komodo dan habitatnya dari ancaman eksternal seperti perburuan dan perubahan habitat.

Dengan adanya taman nasional ini, komodo dapat hidup dan berkembang biak di lingkungan yang terjaga dan aman.

Kesimpulan

Komodo
Komodo. Gambar: Ilustrasi Canva

Sobat MPN, setelah mengetahui berbagai fakta unik tentang komodo, kita semakin paham betapa luar biasanya kadal purba ini.

Dari ukuran dan kekuatan mereka yang mengesankan, indera penciuman yang tajam, hingga kemampuan navigasi dan reproduksi yang unik, komodo memang hewan yang penuh dengan kejutan.

Tidak hanya itu, kebiasaan dan adaptasi mereka di alam liar menunjukkan betapa tangguh dan cerdasnya komodo dalam bertahan hidup.

Namun, meski mereka terlihat kuat, komodo tetap menghadapi ancaman kepunahan. Upaya konservasi dan perlindungan habitat sangat penting untuk memastikan komodo tetap ada di bumi ini.

Mari kita dukung pelestarian komodo dan menjaga lingkungan mereka agar kadal purba ini bisa terus menjadi bagian dari keajaiban alam Indonesia.

Terima kasih sudah mengikuti perjalanan kita mengenal komodo lebih dekat.

Semoga informasi ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu tentang dunia hewan. Jangan lupa untuk terus mencintai dan menjaga alam kita, ya!

Referensi

  • Bobo. (2022, Juli 5). 5 Fakta Unik Komodo, Kadal Terbesar di Dunia yang Bisa Mengeluarkan Racun.
  • Treehugger. (2023, Juni 10). 12 Fakta Mengejutkan Tentang Komodo.
  • Jurnal Flores. (2023, Mei 15). 10 Fakta Menarik Komodo, Kadal Terbesar Dunia yang Hidup di Nusa Tenggara Timur.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita10 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti18 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi25 minutes ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal35 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga55 minutes ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional1 hour ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi2 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga3 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral3 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga3 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga4 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026 Makna dan Filosofi Logo Resmi
Berita4 hours ago

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026: Makna dan Filosofi Logo Resmi

Trending