Lifestyle
5 Fakta Unik Ular Piton Karet yang Memiliki Corak Seperti Karpet
Kenali 5 fakta unik ular piton karpet, mulai dari corak eksotis, cara berburu, habitat, hingga alasan dijuluki ular karpet.
MPN Indonesia 14 Juli 2026 - Halo Sobat MPN! Kali ini kita akan membahas tentang ular piton yang terkenal mematikan walaupun tidak memiliki bisa.
Dari banyaknya jenis ular piton, kita akan membahas tentang ular yang memiliki corak yang cantik, salah satunya adalah ular piton karet, pemilik corak seperti karpet sehingga dikenal dengan sebutan ular karpet.
Ular piton karpet adalah salah satu spesies reptilia yang masih satu keluarga dengan ular sanca dan sawa dalam familia Pythonidae.
Pemilik nama ilmiah Morelia spilota. Morelia yang berarti gen dari spesies piton dan spilota, yang berarti bintik.
Ular jenis ini secara umum bisa kamu temui di wilayah tepi sungai atau area hutan berbatu di Australia dan Papua Nugini.
Coraknya yang beragam membuat ular ini sering berkamuflase dengan cara bersembunyi di antara dedaunan, lubang kayu, atau celah batu yang nantinya menjadi tempat tinggalnya.
Selain karena coraknya yang unik, kira-kira apa, ya, yang membuat ular piton karet dijuluki sebagai ular karet? Apakah ada fakta-fakta unik lainnya dari binatang melata yang satu ini? Yuk, kita bahas 5 fakta unik dari ular piton karet, katanya sering menyelinap ke dalam rumah, lho!
1. Corak-Corak Unik Ular Karpet yang Eksotis

Sudah jadi rahasia umum kalau ular karpet dijuluki dengan nama tersebut karena coraknya yang mirip dengan karpet.
Biasanya, sisik mereka terdiri dari bintik, pita silang atau garis-garis.
Perbedaan corak dan warna sisik antar satu ular karpet dengan ular karpet lain berguna sebagai pengenal sub-spesies mereka.
Berikut adalah sub-spesies populer dari ular piton karpet yang biasa ditemui:
- Ular piton karpet hutan (Morelia spilota cheynei) dikenal dengan ciri warna sisi hitam dengan latar belakang kuning cerah.
- Ular piton karpet pesisir (Morelia spilota mcdowelli) dikenal memiliki corak tubuh berwarna zaitun hingga cokelat ditambah bercak warna pucat.
- Ular piton karpet diamond (Morelia spilota spilota) dikenal dengan sisik berwarna hitam dengan corak pola kuning atau putih seperti berlian.
- Ular piton karpet selatan (Morelia spilota imbricata) dikenal memiliki warna sisik cokelat tua atau zaitun dengan bercak hitam.
- Ular piton karpet darwin (Morelia spilota variegata) dikenal dengan warna sisik kombinasi antara cokelat tua dan cokelat muda.
2. Ular Piton Karpet Sering ‘Menumpang Tinggal’ di Rumah Manusia

Seperti yang sudah disebut di atas, Sobat, ular piton karpet bisa menyelinap masuk ke dalam rumah.
Hal ini bisa dilakukan ular piton karpet karena mereka adalah pemanjat yang andal, mereka suka memanjat ke atas pohon.
Jika banyak pohon di sekitar rumah, bisa jadi jalur untuk ular piton ini masuk ke dalam rumah dan bersembunyi di celah-celah kayu.
Tapi tenang, Sobat, ular piton karpet enggak begitu umum ditemukan di Indonesia, kok, karena di Indonesia tersebar 13 jenis ular piton dengan keunikan masing-masing dengan daftar sebagai berikut dilansir dari Kompas.com:
- Sanca batik atau sanca kembang atau ular sawah (Python reticulatus)
- Sanca bodo atau python burma (Python bivittatus)
- Sanca darah (Python brongersmai)
- Sanca darah hitam (Python curtus)
- Puraca (Python breitensteini)
- Sanca bulan (Simalia boeleni)
- Sanca hijau (Morelia viridis)
- Sanca permata (Morelia amethistina)
- Piton Halmahera (Morelia tracyae)
- Piton Maluku (Morelia clastolepis)
- Sanca pelangi (Liasis fuscus)
- Sanca mata putih (Liasis savuensis)
- Sanca cokelat (Leiophyton albertisii)
3. Ular Karpet Tidak Berbisa, namun Sangat Mematikan

Ada dua jenis ular dilihat dari cara mereka mematikan mangsanya, dengan bisa atau dengan cara melilit mangsanya.
Ular piton karpet sendiri tidak memiliki bisa, namun mereka bisa melilit tubuh korbannya hingga terkulai lemas lalu enggak bisa bernapas.
Biasanya, mereka menjadikan binatang yang lebih kecil seperti tikus, kadal, burung, kelelawar, kelinci, dan katak sebagai mangsanya.
Meski begitu, Sobat juga perlu hati-hati jika sedang berada di alam bebas, karena ular piton bisa melilit tubuh mangsanya yang lebih besar, seperti manusia, dengan cara melilit bagian leher untuk mencekik, sebelum akhirnya menelan tubuh dalam keadaan utuh.
4. Ular Piton Karpet Terkenal Agresif dari Alat Penginderaan Panas pada Mulut

Sobat MPN, selain memangsa dengan cara melilit mangsanya, ular piton memiliki fakta unik berupa alat penginderaan panas di mulutnya untuk mendeteksi mangsa terdekat.
Menurut keterangan dari laman Queensland Government – Environment Department of Environment and Science, dilansir melalui IDN Times, pada rahang bawahnya terdapat lubang yang sangat sensitif terhadap panas.
Alat penginderaan panas ini juga membantu mereka untuk mencari mangsa di malam hari, karena ular karpet lebih agresif mencari makan pada larut malam.
Setelah mangsanya terlacak melalui suhu tubuh, mereka akan segera melilit mangsa dan menelan utuh tubuh mangsanya sebagai salah satu cara untuk membuat mangsa lumpuh tanpa bisa.
5. Ular Jenis Perempuan Lebih Berat dari Laki-Laki

Dilansir dari Reptiles Fandom, jenis gen ular Morelia panjangnya bisa mencapai 2 hingga 4 meter dengan berat hingga 15 kilogram, Sobat!
Uniknya, jenis laki-laki biasanya lebih kecil dari ular jenis perempuan, dapat empat kali lebih berat.
Sementara untuk model tubuhnya sangat terlihat mencolok dengan kepala yang berbentuk segitiga, ditambah lubang lipatan alat pengindra panasnya terlihat jelas.
Spesies ini adalah jenis ovipar atau berkembang biak dengan cara bertelur. Ular jenis ini mengerami telurnya sebanyak 10-50 telur dalam satu kali pengeraman dengan durasi 10 hingga 15 minggu.
Induk ular karpet mengerami telurnya dengan lipatan otot untuk menjaga suhu telur tetap panas.
Kemungkinan, tubuh jenis ular perempuan yang lebih besar berpengaruh untuk menjaga telur-telur mereka.
Kesimpulan
Begitulah fakta unik ular piton karet yang bercorak seperti karpet, Sobat!
Setelah mengetahui tentang fakta-fakta menariknya, ternyata reptil yang terlihat sangat berbahaya ini menarik untuk diteliti.
Mulai dari caranya beradaptasi dengan corak sisik yang khas sampai kelebihannya memiliki alat pengindera panas di bawah mulut untuk membantu mencari makan.
Kehidupan di bumi terdiri dari berbagai makhluk hidup yang hidup berdampingan.
Keberadaan ular piton karpet serta hewan lainnya memiliki peran dalam menjaga ekosistem dan rantai makanan agar tetap terjaga.
Jangan lupa juga baca artikel fakta unik komodo, belalang, dan laba-laba, ya, Sobat! Sampai jumpa di cerita selanjutnya, Sobat MPN!
Referensi
- https://reptiles.fandom.com/wiki/Morelia_spilota
- https://lifestyle.kompas.com/read/2022/08/25/105008920/9-fakta-menarik-ular-piton-tidak-berbisa-tapi-mematikan?page=all
- https://www.idntimes.com/science/discovery/dwi-wahyu-intani/fakta-unik-ular-piton-karpet-c1c2?page=all
- https://www.timenews.co.id/gaya-hidup/99510751189/merinding-inilah-ular-paling-berbahaya-yang-harus-kamu-hindari?page=3
- https://www.liputan6.com/global/read/3064575/5-jenis-ular-ini-sering-ditemukan-di-ibu-kota-ular-australia
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
