Berita
Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Wamenhan Donny Ermawan jadi Gubernurnya
Presiden Prabowo membentuk Universitas Republik Indonesia dan melantik Donny Ermawan sebagai gubernur untuk menyiapkan calon pemimpin bangsa.
MPN Indonesia 23 Juli 2026 - Presiden Prabowo Subianto membentuk Universitas Republik Indonesia (URI) sebagai lembaga pendidikan untuk menyiapkan calon pemimpin bangsa, sekaligus melantik Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto sebagai gubernur universitas tersebut di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7).
Pembentukan Universitas Republik Indonesia ini bertujuan mengintegrasikan sistem pendidikan dari berbagai jenjang hingga pemerintahan guna mengembangkan sumber daya manusia.
“Nah, inilah beliau menginginkan adanya pendidikan-pendidikan baik di tingkat SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, dan juga di pemerintahan. Nah, beliau ingin mengonsolidasikan, mengintegrasikan beberapa pendidikan yang sudah ada saat ini,” kata Donny, dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis (23/7).
Ia menambahkan bahwa lembaga tersebut tidak hanya berfokus pada pendidikan formal, tetapi juga pembinaan kepemimpinan.
“Ini semua adalah terkait dengan pendidikan, pembinaan, penyiapan sumber daya manusia untuk ke depan, baik untuk pemerintahan ataupun untuk BUMN,” ucap Donny.
Struktur dan Integrasi Lembaga Pendidikan
Dalam pelaksanaannya, Universitas Republik Indonesia berada di bawah Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan yang mengoordinasikan tiga institusi utama, yaitu Badan Pengelola Sekolah Unggulan, Badan Pengelola Perguruan Tinggi, dan Lembaga Administrasi Negara (LAN).
“Nah, Lembaga Administrasi Negara ini yang ada, sudah ada saat ini akan diintegrasikan tapi akan ditambahkan tugas dan fungsinya. Akan diperkuat. Kalau selama ini melaksanakan khususnya pembinaan untuk ASN, nantinya akan kita tambahkan juga untuk BUMN. Jadi penyiapan karyawan untuk BUMN juga akan dilaksanakan di Lembaga Administrasi Negara,” ujar dia.
Selain itu, Universitas Republik Indonesia juga akan terintegrasi dengan Sekolah Unggulan Garuda serta lembaga pendidikan lain yang sudah ada.
Pemerintah berencana membangun 10 kampus URI di berbagai wilayah Indonesia.
Kampus utama direncanakan berada di Bogor, tepatnya di kawasan bekas perkebunan sawit PTPN, sementara kegiatan awal berlangsung di gedung Kementerian BUMN, Jakarta.
Program dan Pelatihan Awal
Sebagai bagian dari implementasi awal, pemerintah telah menjalankan program pembinaan bagi pegawai BUMN.
“Jadi kami melatih, membina, saat ini adalah 399 orang pegawai baru dari BUMN sedang kami latih, sedang kami bina untuk menjadi seorang karyawan yang punya hati yang mulia dan punya pikiran otak yang cerdas untuk memajukan bangsa kita ini,” jelasnya.
Program tersebut merupakan bagian dari Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan yang bertujuan mencetak pemimpin berkarakter dan berintegritas.
Sistem pendidikan URI dirancang berjenjang, dimulai dari lulusan sekolah menengah hingga perguruan tinggi, kemudian diarahkan ke sektor pemerintahan atau BUMN.
Konsep dan Model Pendidikan
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa konsep Universitas Republik Indonesia telah dipersiapkan sejak lama dengan mengadopsi model pendidikan kepemimpinan dari negara lain.
Ia mencontohkan lembaga di Prancis, yakni École nationale d’administration (ENA) yang kini menjadi Institut National du Service Public (INSP).
“Itu sudah kita persiapkan lama. Cuma, waktunya kan enggak pas lama. Nanti ada waktunya aku jelasin, detailnya. Jadi, belajar kayak beberapa negara itu punya lembaga-lembaga pendidikan yang emang khusus itu mempersiapkan calon-calon pemimpin,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (22/7).
Menurutnya, lembaga tersebut menjadi rujukan karena mencetak pejabat pemerintahan dan pemimpin negara.
“Semua pejabat pemerintahan, semua pejabat BUMN, bahkan pejabat gubernur, bupati itu harus masuk atau pernah mengikuti pendidikan itu, satu lembaga,” ungkapnya.
Tujuan Pembentukan
Pemerintah melalui Prabowo Subianto menargetkan Universitas Republik Indonesia mencetak pemimpin dengan kemampuan teknis dan wawasan kebangsaan.
Prasetyo menekankan aspek kebangsaan dalam menjalankan tugas sebagai pejabat negara.
“Sehingga diharapkan semua memiliki kemampuan secara teknis maupun yang paling penting itu wawasan kebangsaan. Kita ini semua menjalankan amanah untuk kepentingan kebangsaan dan negara,” ujar Prasetyo.
Selain itu, Donny juga menyampaikan bahwa sistem pendidikan yang dibangun mencakup pembentukan karakter, kemampuan manajerial, serta integrasi lintas sektor pendidikan.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
