Connect with us

Viral

Alasan Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam di Bali

Polisi membongkar makam KD untuk autopsi dan memastikan penyebab kematiannya setelah dikeroyok massa di Tabanan.

Logompn

Published

on

Alasan Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam di Bali
Alasan Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam di Bali. Gambar: Ilustrasi Canva

Bali, MPN Indonesia 28 Juli 2026 - Polisi melakukan pembongkaran makam KD, warga Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Senin (27/7).

Peristiwa ini terjadi setelah korban dikeroyok massa usai diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, pada Jumat (24/7) dini hari.

Ekshumasi dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian dan mengumpulkan bukti dalam penanganan perkara hukum yang sedang berlangsung.

Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil untuk kepentingan penyidikan.

“Tujuan utama ekshumasi (penggalian makam jenazah) adalah mengidentifikasi identitas mayat, mencari penyebab pasti kematian, serta mengumpulkan tanda-tanda kekerasan demi kepentingan penegakan keadilan hukum,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (27/7).

Ia juga menegaskan bahwa proses ini bertujuan memperkuat konstruksi perkara yang tengah didalami penyidik.

Ekshumasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas penyidik Satuan Reskrim Polres Tabanan, petugas identifikasi, serta tim medis forensik.

Area pemakaman dipasangi garis polisi dan dijaga ketat oleh aparat. Ratusan warga juga terlihat berada di sekitar lokasi untuk menyaksikan jalannya proses tersebut.

Proses Ekshumasi dan Penanganan Kasus

Pembongkaran makam berlangsung di Setra Adat Sidetapa dengan pengawasan ketat aparat kepolisian.

Tim kedokteran forensik dari RSUP IGNG Ngoerah, Denpasar, turut dilibatkan dalam pemeriksaan jenazah.

Proses ini dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban secara ilmiah sekaligus melengkapi alat bukti dalam penyidikan kasus pengeroyokan yang terjadi.

Perbekel Desa Sidetapa I Made Sutama membenarkan adanya proses tersebut dan menyatakan bahwa penanganan perkara sepenuhnya berada di tangan aparat.

“Masalah proses hukum sudah berjalan dan sudah dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh pihak kepolisian dari Polsek Baturiti sesuai aturan yang berlaku. Bahkan hari ini dilakukan otopsi atau pembongkaran jenazah yang telah dikuburkan,” kata Sutama.

Baca Juga:  Santri di Sukoharjo Diduga Jadi Korban Bullying Gegara Masalah Rokok

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah desa turut memantau jalannya proses hukum dengan menugaskan perangkat desa untuk hadir di lokasi.

Selain itu, komunikasi dengan pihak kepolisian terus dilakukan untuk mengikuti perkembangan penyelidikan.

“Setiap hari saya berkomunikasi dengan Bapak Kapolsek. Informasinya sudah ada pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap warga Sidetapa yang diduga mencuri ayam itu,” ujarnya.

Kronologi Peristiwa dan Penetapan Tersangka

Peristiwa ini bermula ketika korban KD diduga terpergok mencuri ayam aduan milik warga di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.

Massa yang berada di lokasi kemudian melakukan pengeroyokan hingga korban meninggal dunia. Selain itu, kendaraan milik korban juga sempat dibakar oleh massa.

Dalam penanganan kasus ini, kepolisian telah menetapkan lima orang sebagai tersangka, yakni MJ, WS, KB, ML, dan ND.

Penyelidikan masih terus berlangsung dan tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka.

Kapolres Tabanan menyatakan bahwa pihaknya menangani dua perkara sekaligus, yaitu dugaan pencurian dan dugaan kekerasan bersama yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Penanganan perkara tersebut dilakukan secara profesional oleh Polres Tabanan dengan dukungan Ditreskrimum Polda Bali,” kata AKBP I Putu Bayu Pati dalam keterangan tertulis.

Kondisi dan Latar Belakang Korban

Korban KD diketahui merupakan warga kurang mampu yang tinggal di Desa Sidetapa, Buleleng, Bali.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Buleleng I Putu Kariaman Putra menyebutkan bahwa korban merupakan tulang punggung keluarga.

“Memiliki istri dan tiga anak, dan juga menanggung ibu kandungnya, dalam kondisi kurang mampu,” kata Kariaman.

Ia menyebut keluarga korban hanya bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Istrinya hanya bekerja serabutan, tidak memiliki pekerjaan tetap. Dia hanya menjadi tukang anyaman tradisional, sehingga keluarga sangat kehilangan karena suaminya sebagai tulang punggung sudah tidak ada lagi,” ujarnya.

Baca Juga:  Artis Kolosal Sekar Arum Widara Ditangkap Usai Terjerat Peredaran Uang Palsu

(AKM/NID/RAD)

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita33 seconds ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita8 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita33 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti41 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi48 minutes ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal58 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga1 hour ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional1 hour ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga3 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral3 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga4 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Trending