Connect with us

Berita

Kebakaran Hutan Bromo Masuk Hari Kedua, Tiga Akses Wisata Ditutup Sementara

Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Blok Bantengan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, sejak Senin (3/8) sekitar pukul 17.00 WIB.

Logompn

Published

on

Kebakaran Hutan Bromo Masuk Hari Kedua, Tiga Akses Wisata Ditutup Sementara
Kebakaran Hutan Bromo Masuk Hari Kedua, Tiga Akses Wisata Ditutup Sementara. Gambar: Dok. TNBTS

Jawa Timur, MPN Indonesia 5 Agustus 2026 - Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Blok Bantengan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, sejak Senin (3/8) sekitar pukul 17.00 WIB.

Peristiwa tersebut memasuki hari kedua pada Selasa (4/8), dengan petugas gabungan masih melakukan upaya pemadaman di lokasi.

Dampak dari kejadian ini, tiga akses utama wisata Gunung Bromo ditutup sementara untuk mendukung proses pemadaman dan menjaga keselamatan pengunjung.

Jalur yang Ditutup

Penutupan akses wisata diberlakukan sejak Senin (3/8) pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Tiga jalur yang ditutup meliputi pintu masuk Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang serta Senduro di Kabupaten Lumajang.

“Untuk kelancaran upaya pemadaman serta memperhatikan keamanan pengunjung, kunjungan wisata Bromo melalui pintu masuk Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro ditutup untuk pengunjung,” kata Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha.

Proses Pemadaman

Kebakaran di Blok Bantengan terjadi di area dengan kondisi medan sulit, termasuk tebing dengan kemiringan mencapai 80 derajat.

“Titik-titik api sekarang masih di tebing. Jadi kita sulit untuk menjangkau, medannya tidak bisa kita jangkau,” ujar Ketua Masyarakat Peduli Api (MPA) Ngadas, Sampotono.

Upaya penanganan sempat terkendala minimnya pencahayaan pada malam hari, sehingga proses pemadaman baru dapat dilakukan secara optimal pada Selasa pagi (4/8).

Tim gabungan yang terdiri dari Balai Besar TNBTS, BPBD Kabupaten Malang dan Lumajang, TNI-Polri, serta relawan masyarakat terus melakukan pemadaman.

Selain itu, tim juga menyiapkan langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas.

“Untuk antisipasi tentang meluasnya kebakaran, nanti dibantu sama warga lokal, khususnya warga Desa Ngadas, untuk membuat sekat agar mencegah meluasnya kebakaran,” kata Sampotono.

Baca Juga:  Prabowo Resmikan Jalan Daerah Sepanjang 1.151 Km di 37 Provinsi

Petugas juga berupaya mendatangkan tandon air dan selang penyemprot, mengingat sumber air berada jauh dari lokasi kebakaran.

Akses Wisata Tak Sepenuhnya Ditutup

Meskipun tiga jalur utama ditutup, wisatawan masih dapat mengakses kawasan Gunung Bromo melalui dua jalur alternatif, yaitu Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan.

Kendati demikian, akses wisata dibatasi hanya sampai area Lautan Pasir. Pengunjung tidak diperkenankan menuju kawasan Savana.

Pihak TNBTS juga mengimbau seluruh wisatawan dan pelaku jasa wisata untuk mematuhi aturan keselamatan, terutama terkait penggunaan api.

Luas Area Terbakar Masih Didata

Hingga Selasa (4/8), luas area yang terdampak kebakaran hutan di Blok Bantengan belum dapat dipastikan.

Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, menyatakan bahwa fokus utama saat ini adalah proses pemadaman.

“Masih belum ada, saat ini tim masih fokus proses pemadaman. Setelah api berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan aman, ada tim yang melakukan pengukuran untuk mengetahui luas area terdampak,” tutur Endrip.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending