Connect with us

Viral

Pasien BPJS Meninggal Dunia usai Komentari Antrean Rawat Inap, Akun Diduga Milik Nakes Ikut Komentar

Pasien BPJS Yurizal Tri Chaerawan meninggal dunia setelah mengeluhkan antrean rawat inap.

Logompn

Published

on

Pasien BPJS Meninggal Dunia usai Komentari Antrean Rawat Inap, Komentar Dokter dan Nakes jadi Sorotan
Pasien BPJS Meninggal Dunia usai Komentari Antrean Rawat Inap, Komentar Dokter dan Nakes jadi Sorotan. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 5 Agustus 2026 - Seorang pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan menjadi sorotan setelah keluhannya terkait antrean rawat inap di sebuah rumah sakit beredar luas di media sosial.

Ia kemudian dikabarkan meninggal dunia pada 31 Juli 2026.

Peristiwa ini bermula ketika pasien BPJS tersebut mengunggah pengalaman menunggu selama berjam-jam tanpa kepastian kamar, yang kemudian memicu berbagai respons dari warganet, termasuk sejumlah akun yang diduga berasal dari kalangan nakes.

Dalam unggahannya, Yurizal menyampaikan keluhan terkait lamanya waktu tunggu sebagai pasien BPJS.

“8 jam belum dapat ruangan. Gamau spill RS-nya, soalnya gue pakai BPJS,” tulis akun Threads @yurizaltrich, dikutip MPN Indonesia pada Rabu (5/8).

Komentar dari Akun yang Diduga Nakes

Unggahan tersebut memicu banyak komentar, termasuk dari beberapa akun yang diduga nakes.

“Kalo full, mau dipindahkan ke mana? Mau di lantai? Gk ada hubungannya sama BPJS atau enggak. BPJS yang make banyak, otomatis yang dirawat juga banyak, enggak cuma u sendiri. Kalo mau pindah cepat, noh ruang jenazah selalu kosong. Ngeselin dah, nakes/RS bahkan pemerintah melalui BPJS berusaha bantuin, masyarakatnya malah gini,” tulis akun Threads @bennychrstn, dikutip MPN Indonesia pada Rabu (5/8).

Sejumlah komentar lain juga turut disorot.

“Yuriz orang miskin harta, miskin ilmu, miskin akal tapi pengin diistimewain. 8 jam sangat-sangat wajar, apalagi kategori lo itu RS rujukan nasional. Mungkin sekelas RSHS Bandung atau RSCM Jakarta kan? Boleh gue bilang sesuatu? Lo banyak b*c*t,” tulis akun Threads @nouzzha_kim.

Selain itu, akun @widhiyarini juga memberikan komentar.

“Potong aja kak nadinya nanti juga cepet dpet ruangan,” kata akun tersebut.

Baca Juga:  Bocah SD Hanyut Terseret Arus di Selokan Pamulang, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian

Yurizal Meninggal Dunia

Dalam perkembangan selanjutnya, kabar meninggalnya Yurizal disampaikan oleh keluarga dan kerabat.

Sepupunya, Hilda Aprianti Perdana, mengungkapkan bahwa pasien BPJS tersebut meninggal dunia pada 31 Juli 2026.

“Yurizal sender ini sepupu saya, sudah meninggal 31 Juli kemarin, karena terlambat datangin RS karena sudah gawat bgt. Maafin sepupu saya kalo curhat gini di threads, sebelumnya dia sakit ga pernah cerita2 kmn bahkan ke keluarga, apa2 nyimpen sendiri, sudah ya jgn ada hate lg di sini,” tulis akun Threads @hilperd.

(AKM/NID/RAD)

Trending