Connect with us

Viral

Kronologi Siswi SMA Tewas Tertemper Kereta di Stasiun Jurangmangu

Siswi SMA berinisial A (16) meninggal setelah tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan. Polisi masih menyelidiki penyebab kejadian.

Logompn

Published

on

Kronologi Siswi SMA Tewas Tertemper Kereta di Stasiun Jurangmangu
Kronologi Siswi SMA Tewas Tertemper Kereta di Stasiun Jurangmangu. Gambar: Instagram/@polsekciputattimurofficial

Banten, MPN Indonesia 11 Agustus 2026 - Seorang siswi SMA berinisial A (16) meninggal dunia setelah tertemper kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Jurangmangu, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, pada Senin (10/8) sore.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB dan sempat mengganggu perjalanan Commuter Line lintas Tanah Abang–Parung Panjang hingga Rangkasbitung.

“KAI Commuter melakukan penanganan terhadap insiden orang tertemper yang diduga bunuh diri di Commuter Line di area Stasiun Jurangmangu pada Senin (10/8) sekitar pukul 16.30 WIB,” kata Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, dalam keterangannya pada Senin (10/8).

Di sisi lain, Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq menyatakan penyelidikan masih berlangsung. Polisi belum memastikan penyebab korban berada di jalur rel.

“Korban ditemukan di area rel tersebut berjenis kelamin perempuan. Kami masih meminta keterangan dari pihak di Stasiun Jurangmangu,” kata Bambang, dalam keterangan terpisah.

Polisi masih menyelidiki penyebab kejadian, sementara KAI Commuter bersama kepolisian dan layanan medis telah menangani proses evakuasi sesuai prosedur.

Proses Evakuasi

Setelah insiden terjadi, petugas pengamanan di stasiun langsung mengamankan lokasi.

Petugas kemudian menghubungi kepolisian serta layanan medis untuk melakukan penanganan. Polisi tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WIB dan melaksanakan proses evakuasi.

Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam. Pada pukul 18.30 WIB, evakuasi dinyatakan selesai dan jenazah korban dibawa ke RSUD Tangerang Selatan untuk penanganan lebih lanjut.

KAI Commuter juga menyampaikan pihak keluarga korban telah mengetahui kejadian tersebut dan datang ke Stasiun Jurangmangu.

“Kami menyampaikan keprihatinan atas kejadian yang terjadi di Stasiun Jurangmangu. Petugas KAI Commuter bersama pihak terkait telah melakukan penanganan sesuai prosedur dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, layanan medis, dan pihak keluarga tentunya,” kata Leza Arlan.

Baca Juga:  Warga Ruko Green Lake City Demo Tolak Penerapan Parkir Berbayar

Perjalanan Commuter Line Sempat Terganggu

Insiden tersebut menyebabkan perjalanan Commuter Line mengalami keterlambatan selama proses penanganan berlangsung.

KAI Commuter sempat mengumumkan adanya gangguan operasional melalui akun resminya.

“Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line lintas Rangkasbitung, sehubungan adanya salah seorang yang menemper KA 1742D Tanah Abang-Parung Panjang di Stasiun Jurangmangu,” tulis KAI Commuter, dikutip MPN Indonesia dari X @CommuterLine pada Selasa (11/8).

Setelah korban berhasil dievakuasi, perjalanan kereta kembali dapat melintas di lokasi.

“Saat ini penemper sudah dievakuasi, dan perjalanan Commuter Line bisa kembali melintas di lokasi,” ujar KAI Commuter.

KAI Commuter juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna atas gangguan operasional tersebut.

“Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna Commuter Line atas adanya insiden ini sehingga berdampak pada keterlambatan perjalanan Commuter Line sore ini selama proses penanganan berlangsung. Keselamatan pengguna, petugas, dan perjalanan Commuter Line tetap menjadi prioritas kami,” ungkap Leza.

Penyebab Kecelakaan

Polisi menyatakan penyebab pasti kecelakaan tersebut belum dapat dipastikan.

Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi serta memeriksa bukti dan petunjuk yang ditemukan di lokasi.

“Tidak bisa berandai-andai. Ini kita lakukan proses penyelidikan secara ilmiah yang bisa mengetahui penyebabnya seperti apa, dari korelasi keterangan para saksi serta bukti dan petunjuk yang ada,” kata Bambang.

Selain melanjutkan penyelidikan, kepolisian menyatakan akan berkoordinasi dengan pengelola stasiun terkait langkah mitigasi di area Stasiun Jurangmangu.

“Kami akan berkoordinasi dengan pengelola stasiun untuk upaya mitigasi dan mengingatkan pengguna jasa kereta api agar lebih berhati-hati,” sambung Bambang.

(AKM/NID/RAD)

Trending