Connect with us

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Hari Ini 14 Agustus 2026 Turun Lebih dari 2%

Harga minyak dunia turun lebih dari 2% pada Kamis (13/8). Brent melemah 2,15% ke US$87,07 dan WTI turun 2,4% menjadi US$81,25 per barel.

Logompn

Published

on

Harga Minyak Dunia Hari Ini 14 Agustus 2026 Turun Lebih dari 2%
Harga Minyak Dunia Hari Ini 14 Agustus 2026 Turun Lebih dari 2%. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 14 Agustus 2026 - Harga minyak dunia turun lebih dari 2% pada penutupan perdagangan Kamis (13/8).

Berdasarkan penutupan perdagangan, kontrak berjangka Brent melemah US$1,91 per barel atau 2,15%. Harga penutupannya berada di level US$87,07 per barel.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun US$2,02 per barel atau 2,4%. WTI ditutup di posisi US$81,25 per barel.

Pada awal sesi perdagangan, pelemahan berlangsung lebih dalam. Brent dan WTI sempat turun lebih dari 3,5%.

Persediaan Minyak AS Naik Tajam

Penurunan terjadi setelah penguatan selama sepekan terakhir. Pelemahan dipicu perkiraan penurunan permintaan global dan kenaikan tajam persediaan minyak mentah Amerika Serikat.

“Persediaan minyak mentah naik sebesar 17,4 juta barel menjadi 424,4 juta barel pada pekan yang berakhir 7 Agustus, tertinggi sejak 5 Juni,” kata Badan Informasi Energi AS (EIA), dikutip MPN Indonesia dari Reuters pada Jumat (14/8).

Pergerakan tersebut terjadi setelah muncul laporan mengenai serangan drone yang menargetkan kilang Saudi Aramco di Jazan, Arab Saudi.

Kilang itu disebut menjadi sasaran Houthi Yaman.

OPEC Pangkas Proyeksi Permintaan Minyak

Di sisi lain, Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) menurunkan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak dunia pada 2026.

Dalam laporan pasar minyak bulanan, OPEC memperkirakan pertumbuhan sebesar 580.000 barel per hari.

Badan Energi Internasional juga memperbarui perkiraan konsumsi minyak dunia pada tahun ini. Lembaga tersebut memperkirakan penurunan konsumsi mencapai 1,6 juta barel per hari.

Angka itu lebih besar dibandingkan perkiraan sebelumnya yang mencapai penurunan 1 juta barel per hari.

Badan Energi Internasional menyebut permintaan dibatasi oleh harga yang lebih tinggi serta pasokan yang terbatas akibat perang AS-Israel dengan Iran.

Baca Juga:  Harga Minyak Dunia Ditutup Menguat usai Selat Hormuz Bebas Tarif selama 60 Hari

Hingga Jumat (14/8), pelaku pasar masih mencermati perkembangan data persediaan minyak mentah Amerika Serikat serta proyeksi permintaan minyak dunia dari OPEC dan Badan Energi Internasional.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending