Ekonomi
Harga Minyak Dunia Hari Ini 21 Oktober 2026 Stabil, Cek Brent dan Minyak Mentah
Harga minyak dunia 21 Oktober 2026 bergerak stabil. Brent bertahan dekat US$109 per barel, sementara minyak mentah berada di kisaran US$98.
MPN Indonesia 21 Oktober 2026 - Harga minyak dunia pada Rabu (21/10) bergerak stabil setelah mengalami fluktuasi tajam pada perdagangan sebelumnya.
Dikutip MPN Indonesia dari Trading Economics, harga minyak mentah Brent bertahan di sekitar 109 dolar AS per barel, sementara minyak mentah lainnya berada di kisaran 98 dolar AS per barel.
Pergerakan harga ini terjadi di tengah perhatian investor terhadap perkembangan diplomatik Amerika Serikat (AS) dan Iran, termasuk perundingan untuk mengakhiri konflik.
Harga minyak sempat turun tajam pada Selasa (20/10) menyusul perkembangan diplomatik di Teheran.
Pertemuan antara pejabat Pakistan dan Iran menjadi perhatian pasar karena membahas hubungan bilateral serta perkembangan negosiasi dengan Washington.
Pertemuan Pakistan dan Iran
Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, Marsekal Lapangan Asim Munir, bertemu dengan sejumlah pejabat senior Iran di Teheran.
Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (20/10) tersebut melibatkan pejabat diplomatik dan militer Iran.
Kedua pihak membahas hubungan bilateral Pakistan dan Iran, termasuk perkembangan perundingan dengan Washington.
Kabar pertemuan tersebut muncul bersamaan dengan penurunan tajam harga minyak pada perdagangan Selasa.
Namun, seorang diplomat yang terlibat dalam pembicaraan membantah laporan mengenai kemungkinan tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat.
Diplomat tersebut juga mengonfirmasi bahwa upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik masih berlangsung.
Perkembangan tersebut membuat investor terus mencermati laporan mengenai status perundingan AS dan Iran.
Informasi terkait proses diplomatik menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam perdagangan minyak mentah.
Konflik Timur Tengah dan Rusia-Ukraina
Selain perkembangan diplomatik, pasar juga menghadapi risiko gangguan pasokan akibat meningkatnya konflik di sejumlah kawasan.
Ketegangan tersebut melibatkan Arab Saudi dan kelompok Houthi yang didukung Iran, serta Rusia dan Ukraina.
Peningkatan konflik tersebut terjadi bersamaan dengan kenaikan harga minyak lebih dari 10% sepanjang Oktober 2026.
Risiko gangguan pasokan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan harga komoditas energi tersebut.
Situasi keamanan di Selat Hormuz juga menjadi perhatian pasar karena serangan terhadap kapal masih terjadi.
Sedikitnya 18 kapal dilaporkan telah diserang di kawasan tersebut selama dua pekan terakhir.
Aliran Minyak Timur Tengah Pulih hingga 80 Persen
Di tengah meningkatnya risiko keamanan, aliran minyak dari Timur Tengah sebagian besar telah pulih.
Volume aliran minyak tersebut mencapai sekitar 80% dari tingkat sebelum perang.
Pemulihan tersebut terjadi meskipun serangan terhadap kapal di Selat Hormuz masih berlangsung selama dua pekan terakhir.
Kondisi ini memperlihatkan pemulihan pasokan minyak di tengah meningkatnya risiko keamanan di kawasan.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
