Connect with us

Politik

Presiden Timor Leste dan 10 Penerima Nobel Temui Prabowo di Istana, Ini yang Dibahas

Prabowo bertemu Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta di Istana Jakarta untuk membahas kerja sama sains, teknologi, riset, dan pendidikan.

Logompn

Published

on

Presiden Timor Leste Berkunjung Ke Istana Bawa Penerima Nobel
Presiden Timor Leste Berkunjung Ke Istana Bawa Penerima Nobel. Gambar: Dok. Presidenri.go.id

MPN Indonesia 29 Agustus 2026 - Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta, melakukan kunjungan kerja ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat (28/8) untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto.

Pertemuan membahas penguatan hubungan kedua negara, kerja sama sains dan teknologi, serta peluang kolaborasi riset bersama delegasi penerima Nobel yang turut mendampingi Ramos Horta.

Kunjungan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat pemerintah, termasuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

“Dan tadi Bapak Presiden juga menyampaikan bahwa kebijakan Good Neighbor Policy ini adalah prioritas Bapak Presiden untuk terus menjaga hubungan kerja sama dengan negara-negara ASEAN, negara-negara tetangga, dan tadi juga disinggung berkaitan dengan bagaimana kerja sama di bidang sains dan teknologi,” ujar Kepala BRIN Arif Satria kepada awak media pada saat konferensi pers.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari agenda penguatan hubungan Indonesia dan Timor Leste.

Selain membahas hubungan bilateral, pembicaraan juga mencakup peluang kolaborasi di bidang riset, sains, dan teknologi.

Arif Satria menjelaskan para penerima Nobel hadir untuk bersilaturahmi dengan Presiden sekaligus memperkuat kerja sama Indonesia dan Timor Leste.

Jose Ramos Horta sendiri merupakan penerima Nobel Perdamaian 1996 bersama Uskup Carlos Ximenes Belo.

Kerja Sama Riset dan Pendidikan

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo mendorong kolaborasi antara para penerima Nobel dengan peneliti dan akademisi Indonesia.

Menurut Arif, keterlibatan para ilmuwan tersebut diharapkan memperkuat ekosistem talenta riset nasional.

“Bapak Presiden juga sangat berharap bahwa kolaborasi ini bisa dilakukan secepatnya,” ujar Arif.

Baca Juga:  Prabowo Berencana Bentuk Pengadilan Ad Hoc untuk Usut Direksi BUMN

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan pertemuan juga membahas peluang kerja sama pendidikan, terutama pendidikan tinggi.

Kehadiran para penerima Nobel dinilai menjadi kesempatan untuk memperkuat kualitas riset di Indonesia.

“Mungkin (membahas) kerja sama pendidikan ya, pendidikan tinggi terutama. Dan juga mungkin dengan peraih Nobel tentunya kan kita sangat ingin kualitas riset kita naik,” ujar Brian.

Brian menambahkan salah satu bentuk kolaborasi yang dapat dilakukan ialah mengirim mahasiswa program doktoral untuk belajar kepada ilmuwan penerima Nobel.

Delegasi Nobel Hadiri Pertemuan di Istana

Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menyampaikan Jose Ramos Horta datang bersama sekitar 20 delegasi yang merupakan penerima Nobel dari berbagai bidang.

Sebelum tiba di Indonesia, delegasi tersebut mengikuti pertemuan mengenai sains di Timor Leste pada 24–26 Agustus.

“Jadi hari ini Presiden Ramos Horta membawa sekitar 20 ya delegasi yang merupakan Nobel Laureate, habis dari suatu pertemuan mengenai science di Timor Leste yang pertemuannya diadakan tanggal 24-26 ya,” ujar Arrmanatha.

Arrmanatha juga mengatakan para delegasi tersebut mendampingi Presiden Timor Leste dalam agenda pertemuan di Istana Kepresidenan.

BRIN Paparkan Kolaborasi dan Program Strategis

Arif Satria mengungkapkan BRIN telah menjalin kerja sama dengan penerima Nobel Kimia asal Jepang, Susumu Kitagawa.

Kerja sama tersebut berfokus pada pengembangan teknologi metal organic frameworks (MOF) yang dapat dimanfaatkan untuk gas alam di Indonesia.

Menurut Arif, Kitagawa juga telah membangun sister lab di Indonesia.

Fasilitas tersebut dikembangkan untuk menghasilkan gas alam dengan tekanan lebih rendah menggunakan teknologi MOF.

“Terkait dengan food security, ya pengalaman kita untuk MBG, dan Presiden juga terus menegaskan komitmen untuk membangun kampung nelayan, ya. Kemudian juga Presiden menegaskan juga terus berusaha membangun kesadaran dalam memperkuat konservasi di Indonesia,” ujar Arif.

Baca Juga:  Letkol Teddy Ulang Tahun, Prabowo dan Sesprinya Beri Surprise di Yordania

Daftar Penerima Nobel yang Hadir

Dalam pertemuan tersebut, hadir sejumlah penerima Nobel bersama delegasi Presiden Timor Leste, yaitu:

  • Prof. Frances H. Arnold – Nobel Kimia.
  • Kailash Satyarthi – Nobel Perdamaian.
  • Sir Tim Hunt – Nobel Fisiologi.
  • Prof. Benjamin List – Nobel Kimia.
  • Prof. Robert C. Merton – Nobel Ilmu Ekonomi.
  • Sir Konstantin Novoselov – Nobel Fisika.
  • Prof. James A. Robinson – Nobel Ilmu Ekonomi.
  • Prof. Brian P. Schmidt – Nobel Fisika.
  • Prof. Sara Seager – Astrofisika.
  • Peter Badge – fotografer resmi para penerima Nobel.

 (AKM/NID/RAD)

Trending