Connect with us

Internasional

Kapal Feri Terbalik di Lepas Pantai Siprus, 8 Orang Tewas Tenggelam

Feri tenggelam di perairan Siprus menyebabkan delapan orang tewas dan 18 lainnya hilang. Sebanyak 241 orang berhasil diselamatkan.

Logompn

Published

on

Kapal Feri Terbalik di Lepas Pantai Siprus, 8 Orang Tewas Tenggelam
Kapal Feri Terbalik di Lepas Pantai Siprus, 8 Orang Tewas Tenggelam. Gambar: Dok. Aljazeera

MPN Indonesia 1 September 2026 - Kapal Feri tenggelam di lepas pantai Siprus sehingga memicu operasi penyelamatan besar-besaran di Laut Mediterania.

Kapal penumpang yang berlayar dari Girne (Kyrenia), Siprus utara, menuju Taşucu, Turki, terbalik pada Minggu (30/8)  setelah dilaporkan kemasukan air beberapa kilometer dari pantai.

Sedikitnya delapan orang tewas, 241 orang berhasil diselamatkan, dan 18 lainnya masih hilang. Proses pencarian masih berlangsung dengan dukungan otoritas Siprus utara dan Turki.

“Prioritas utama adalah pencarian dan penyelamatan, tetapi secara bersamaan polisi juga melakukan penyelidikan. Komentar apa pun tentang penyebabnya saat ini hanyalah spekulasi,” ujar Presiden Siprus utara, Tufan Erhürman, dikutip MPN Indonesia dari CNN Türk, Selasa (1/9).

Feri Tenggelam di Siprus Picu Operasi Penyelamatan Besar

Kapal Filo Jet membawa 259 penumpang dan delapan awak saat meninggalkan Pelabuhan Girne sekitar pukul 12.30 waktu setempat (09.30 GMT).

Beberapa mil setelah berlayar, kapal dilaporkan mulai kemasukan air hingga akhirnya terbalik dan tenggelam di Laut Mediterania.

Menurut Tufan Erhürman, kapal kini berada di kedalaman sekitar 514 meter.

Tim penyelamat segera dikerahkan setelah kapten mengirimkan panggilan darurat ketika kondisi kapal memburuk.

Korban dan Proses Evakuasi

Operasi pencarian melibatkan unsur dari Siprus utara dan Turki yang terus bekerja di lokasi kejadian.

Aset yang dikerahkan dalam operasi antara lain:

  • Empat kapal Penjaga Pantai.
  • Kapal penumpang dan kapal pandu.
  • Enam kapal angkatan laut Turki.
  • Sebuah fregat.
  • Kapal patroli.
  • Kapal serang cepat.
  • Enam helikopter.
  • Tiga pesawat.
  • Empat pesawat tanpa awak (drone).
Baca Juga:  Pabrik Mesiu di Rusia Meledak, 20 Orang Tewas

Rumah sakit di wilayah sekitar juga telah disiagakan untuk menerima korban yang berhasil dievakuasi.

Dugaan Awal dan Penyelidikan

Polisi menahan kapten serta tujuh anggota kru sebagai bagian dari penyelidikan atas insiden tersebut.

Menteri Perhubungan Republik Turki Siprus Utara, Erhan Arikli, mengatakan terdapat sejumlah tuduhan dari penumpang terhadap awak kapal.

Beberapa penumpang menyebut pintu kapal terkunci saat situasi darurat terjadi. Ada pula yang menuduh kapten meninggalkan kapal.

Penumpang lainnya mengatakan mereka telah memperingatkan kru setelah melihat air masuk ke dalam kapal. Namun, menurut mereka, peringatan tersebut tidak segera ditindaklanjuti.

Seorang korban selamat, Efe Multici, menggambarkan situasi di dalam kapal saat kondisi memburuk.

“Saya berada di lantai bawah, dan air mulai merembes masuk. Kami memberi tahu kru. Anginnya sangat kencang,” ujar Multici.

“Mereka tidak menganggapnya serius,” tambahnya

Menurut Multici, banyak penumpang kesulitan menemukan jaket pelampung ketika kapal mulai miring.

“Beberapa orang tidak dapat menemukan jaket penyelamat, jadi mereka harus melompat tanpa jaket tersebut. Itu masalah besar: jaket penyelamat,” ujarnya.

Kondisi Cuaca

Perdana Menteri Republik Turki Siprus Utara, Ünal Üstel, mengatakan kapal sebenarnya dijadwalkan berangkat sehari sebelumnya.

Keberangkatan ditunda karena kondisi cuaca buruk.

Menurut Üstel, kapal kemudian dihantam dua gelombang saat pelayaran berlangsung.

Gelombang pertama masih dapat diatasi kapten. Namun, gelombang kedua menyebabkan kapal mulai kemasukan air hingga akhirnya terbalik.

Televisi Turki menayangkan gambar kapal yang terbalik dengan penumpang mengenakan jaket pelampung di atas lambung kapal.

Beberapa kapal penyelamat dan helikopter terlihat berada di sekitar lokasi untuk mengevakuasi korban.

Presiden Turki Sampaikan Belasungkawa

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Baca Juga:  Didakwa Pelecehan Seksual Anak, Kopilot Delta Airlines Ditangkap saat Masih Berada di Kokpit

Ia mengatakan pemerintah telah “memobilisasi semua sumber dayanya” untuk mendukung operasi pencarian dan penyelamatan.

Ketua Parlemen Turki, Numan Kurtulmuş, juga menyampaikan belasungkawa atas “insiden yang sangat tragis ini.”

Dari pihak Republik Siprus, juru bicara pemerintah Konstantinos Letymbiotis menyatakan kesiapan membantu operasi kemanusiaan.

“Pada saat seperti ini, pelestarian nyawa manusia adalah yang terpenting,” ujarnya.

Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Siprus, Khassim Diagne, turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Dewan Menteri Siprus Turki juga menetapkan tiga hari berkabung nasional bagi korban meninggal dan mereka yang masih hilang.

Selain penyelidikan kepolisian, Kementerian Perhubungan Republik Turki Siprus Utara menyatakan akan melakukan investigasi terpisah terhadap insiden tersebut.

Pihak berwenang juga berupaya mengambil perekam data atau kotak hitam kapal untuk membantu mengungkap penyebab kecelakaan.

(RAD/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending