Selebriti
Bobon Santoso Siapkan Rp1 Miliar untuk Selamatkan 9 Orang yang Disandera OPM
Bobon Santoso menawarkan Rp1 miliar untuk membantu membebaskan sembilan perempuan yang diduga disandera OPM di Distrik Jila, Mimika.
MPN Indonesia 6 September 2026 - Bobon Santoso menyiapkan uang Rp1 miliar sebagai tebusan bagi sembilan warga sipil yang mengalami penyanderaan oleh OPM.
Bobon menyebut peristiwa itu terjadi pada 18 Agustus 2026 sekitar pukul 13.00.
Penyanderaan disebut masih berlangsung dan korban mayoritas berusia di bawah umur.
“Rp1 miliar ini untuk OPM. Tanggal 18 Agustus 2026 sekitar pukul 13.00 terjadi penyanderaan terhadap sembilan perempuan, mayoritas di bawah umur, yang dilakukan oleh kelompok OPM yang diduga dipimpin oleh Prisko Lokbree,” ujar Bobon, dikutip MPN Indonesia melalui Instagram @bobonsantoso, Minggu (6/9).
Bobon: Jangan Seret Masyarakat Sipil, terlebih Anak-Anak
Menurut pernyataannya, kondisi tersebut merupakan krisis kemanusiaan yang berpotensi menjadi pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip hukum humaniter internasional.
“Jika berkonflik dengan aparat negara memang menjadi pilihan, silakan. Namun, jangan seret masyarakat sipil, terlebih anak-anak, ke dalam pusaran konflik,” ujarnya.
Selanjutnya, Bobon memohon agar seluruh sandera dibebaskan.
“Saya atas nama pribadi memohon kepada pihak OPM untuk melepaskan sembilan sandera dengan tebusan Rp1 miliar demi keselamatan dan kebebasan mereka,” ujarnya.
Data yang disampaikan mengenai para sandera adalah sebagai berikut:
- NW, 17 tahun, hamil muda.
- AN, kelas 6 SD.
- NA, kelas 4 SD.
- OM, kelas 3 SD.
- YS, 18 tahun.
- MN, 15 tahun.
- WK, 18 tahun.
- IO, 18 tahun.
- MN, 13 tahun.
Bantuan yang Diulurkan merupakan Inisiatif Pribadi
Bobon menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan inisiatif pribadinya. Ia menyebut tidak ada campur tangan maupun arahan dari pihak lain.
“Saya menegaskan bahwa pernyataan ini sepenuhnya lahir dari inisiatif pribadi. Tidak ada campur tangan, intervensi, maupun arahan. Ini adalah suara seorang sipil yang semata-mata berdiri atas nama kemanusiaan,” ujar Bobon
“Tidak ada alasan politik, ideologi, atau teritorial yang membenarkan penderitaan masyarakat sipil, terlebih anak-anak,” tambahnya.
Pada bagian akhir pernyataannya, Bobon kembali menegaskan tujuan dari tawaran tersebut.
“Rp1 miliar ini saya tawarkan untuk sembilan sandera. Kesembilannya harus pulang tanpa ada satu pun yang tertinggal dan dalam keadaan selamat,” tutupnya.
Selain melalui video, Bobon juga menyampaikan pesan melalui unggahan di Instagram.
“Rp1 miliar tebusan untuk 9 anak yang disand*ra OPM. Proses negosiasi hubungi WhatsApp 0812-9977-9939,” tulisnya dalam caption.
Proses negosiasi dicantumkan melalui nomor WhatsApp yang terdapat pada unggahan Instagram.
(ELG/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
