Connect with us

Olahraga

Veda Ega Pratama Umur Berapa? Simak Profil Singkatnya di Sini

Profil Veda Ega Pratama lengkap dengan umur, biodata, perjalanan karier, prestasi, hingga kiprahnya bersama Honda Team Asia di Moto3 2026.

Logompn

Published

on

Veda Ega Pratama Umur Berapa Simak Profil Singkatnya di Sini
Veda Ega Pratama Umur Berapa? Simak Profil Singkatnya di Sini. Gambar: Instagram/@veda_54

MPN Indonesia 14 September 2026 - Veda Ega Pratama pembalap muda Indonesia menjadi sorotan setelah tampil di Moto3 musim 2026 bersama Honda Team Asia.

Pembalap asal Wonosari, Gunungkidul, yang lahir pada 23 November 2008 itu kini berusia 17 tahun.

Ia mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih podium Grand Prix setelah finis di posisi ketiga pada Moto3 Grand Prix Brasil.

Veda Ega Pratama Umur

Dikutip MPN Indonesia dari laman MotoGP, Veda Ega Pratama lahir di Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 23 November 2008.

Pada musim 2026, ia berusia 17 tahun dan membela Honda Team Asia di Kejuaraan Dunia Moto3.

Sebelumnya menggunakan nomor balap #54, kini Veda menggunakan nomor #9.

Sepanjang musim 2026, ia langsung mencuri perhatian setelah menjadi pembalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium Grand Prix.

Perjalanan pembalap muda tersebut dimulai dari daerah asalnya di Gunungkidul.

Ia berkembang melalui Asia Talent Cup hingga akhirnya menembus Kejuaraan Dunia Moto3.

Perjalanan Karier Veda Ega Pratama Moto3

Ketertarikan Veda terhadap dunia balap muncul sejak kecil.

Ia mendapat dorongan dari sang ayah, Sudarmono, yang pernah berkompetisi di Kejuaraan Nasional Supersport 600.

Veda mulai mengendarai minibike saat berusia lima tahun.

Setahun kemudian, ia mulai mengikuti ajang balap motor.

Pada 2019, saat berusia 10 tahun, ia menjuarai Kejuaraan Nasional Balap Underbone.

Prestasi tersebut menjadi salah satu pencapaian awal dalam perjalanan kariernya.

Baca Juga:  Direktur RS Indonesia di Gaza dan Keluarga Tewas Dibunuh Israel

Selain mendapat dukungan keluarga, Veda mengidolakan Casey Stoner.

Ia menyebut, legenda MotoGP asal Australia itu sebagai pembalap favorit sepanjang masa.

Saat tidak berada di lintasan balap, Veda mengisi waktunya dengan memancing dan bersepeda.

Di sekolah, mata pelajaran favoritnya adalah olahraga.

Road to Moto3 Dimulai dari Asia Talent Cup

Perjalanan menuju Kejuaraan Dunia dimulai ketika Veda tampil sebagai pembalap wildcard pada Asia Talent Cup 2021 di Mandalika saat berusia 12 tahun.

Pada musim penuh pertamanya pada 2022, ia finis di posisi ketiga klasemen akhir.

Setahun kemudian, performanya meningkat dengan memenangi sembilan dari 12 balapan.

Hasil tersebut membuat Veda menjadi pembalap Indonesia pertama yang meraih gelar Asia Talent Cup.

“Prestasi terbesar saya sejauh ini adalah gelar Asia Talent Cup karena saya adalah juara Indonesia pertama di kompetisi ini. Balapan terbaik saya adalah di Ronde 5 di Malaysia karena saya berhasil mengamankan gelar juara di sana,” tuturnya, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi MotoGP pada Senin (14/9).

Keberhasilan tersebut membuka jalan bagi Veda menuju Red Bull MotoGP Rookies Cup sebagai bagian dari jalur Road to MotoGP.

Prestasi di Red Bull MotoGP Rookies Cup

Musim debut Veda di Red Bull MotoGP Rookies Cup berlangsung pada 2024.

Ia mengakhiri musim di posisi kedelapan klasemen akhir.

Pada 2025, performanya meningkat dengan meraih tiga kemenangan, yakni dua kali di Mugello dan satu kali di Sachsenring.

Kemenangan pertama di Mugello menjadi catatan penting.

Saat itu, lagu Indonesia Raya berkumandang untuk pertama kalinya di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup berkat kemenangan pembalap Indonesia.

Veda menutup musim 2025 sebagai runner-up dengan koleksi 181 poin, enam podium, dan tujuh kali finis di posisi empat besar.

Baca Juga:  Luhut Buka Suara usai Dituding Punya Saham di PT TPL: Jangan Asal Ngomong!

Pada akhir musim, ia juga menerima penghargaan dalam FIM MotoGP Awards di Valencia sebagai pembalap Indonesia pertama yang hadir dan menerima penghargaan tersebut.

Debut Moto3 dan Podium Bersejarah

Musim 2026 menjadi langkah baru bagi Veda setelah promosi ke Moto3 bersama Honda Team Asia.

Pada debutnya di Grand Prix Thailand di Buriram, ia langsung lolos ke Q2 dan memulai balapan dari posisi kelima.

Pada balapan tersebut, Veda finis di posisi kelima setelah bersaing memperebutkan podium sepanjang balapan.

Putaran berikutnya berlangsung di Grand Prix Brasil.

Setelah balapan sempat dihentikan akibat bendera merah, Veda kembali melanjutkan balapan dengan ban baru.

Pada empat lap terakhir, ia naik dari posisi ketujuh ke posisi ketiga.

Hasil tersebut membuatnya mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang naik podium Grand Prix.

“Tim melakukan pekerjaan yang sangat baik sehingga semuanya berjalan lancar. Saya sangat bangga dengan hasil di Brasil, pencapaian terbesar saya sejauh ini, ” ujarnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada orang-orang yang mendukungnya.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh rakyat Indonesia, semua sponsor saya, dan keluarga saya yang menonton dari Indonesia. Saya tidak akan bisa sampai di sini tanpa mereka. Jadi terima kasih banyak kepada semua orang yang telah mendukung saya,” ucapnya.

Veda juga menjelaskan strategi yang diterapkannya setelah balapan dimulai kembali.

“Namun, setelah bendera merah dikibarkan, saya memakai ban baru dan saya mencoba untuk memacu diri karena hanya tersisa lima lap. Jadi saya memacu diri dengan keras dan akhirnya saya berhasil finis di posisi ketiga. Luar biasa,” jelasnya.

Target dan Perkembangan Musim 2026

Veda memiliki target dalam karier balapnya.

Baca Juga:  Dikira Ribut, Purbaya Malah Makan Siang Bareng Ketua Komisi XI DPR

“Saya ingin menjadi pembalap MotoGP Indonesia pertama dan menjadi Juara Dunia,” katanya.

Setelah tujuh putaran musim 2026, Veda berada di peringkat ketiga klasemen Kejuaraan Dunia Moto3 dengan koleksi 27 poin.

Pada musim yang sama, ia juga mempelajari karakter sirkuit baru melalui video game MotoGP dan rekaman balapan sebagai bagian dari persiapannya menghadapi setiap seri.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending