Connect with us

Berita

Ibu Penyandang Disabilitas yang Dituding Perkosa Mahasiswi NTB Buka Suara: Anak Saya Saja Tidak Bisa Buka Baju Sendiri

Ibu IWAS membantah tuduhan pemerkosaan terhadap anaknya. Ia menegaskan bahwa kondisi fisik IWAS membuatnya mustahil melakukan tindakan tersebut.

Actress 1299250

Published

on

Ibu Penyandang Disabilitas yang Dituding Perkosa Mahasiswi NTB Buka Suara Anak Saya Saja Tidak Bisa Buka Baju Sendiri
Ibu Penyandang Disabilitas yang Dituding Perkosa Mahasiswi NTB Buka Suara Anak Saya Saja Tidak Bisa Buka Baju Sendiri. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Youtube Koranlombok

MPN Indonesia 2 Desember 2024 - IWAS (21), seorang penyandang disabilitas tanpa kedua tangan, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi berinisial MA.

Peristiwa ini menimbulkan perbedaan pandangan antara keluarga tersangka dan pihak kepolisian.

Kasus kriminal ini terjadi di sebuah homestay di Kota Mataram pada 7 Oktober.

Kronologi Versi Ibu Tersangka

GAA, ibu IWAS, membantah tuduhan terhadap anaknya.

Menurutnya, MA yang awalnya mengajak IWAS dan membawanya ke homestay, bahkan membayar tempat tersebut.

GAA menekankan bahwa kondisi fisik anaknya tidak memungkinkan untuk melakukan tindakan seperti yang dituduhkan.

“Anak saya ini tidak bisa membuka baju sendiri. Bagaimana dia memerkosa korban?” kata GAA, Minggu (1/12).

Ia juga menambahkan bahwa IWAS, seorang tunadaksa sejak lahir, masih memerlukan bantuan dalam kegiatan sehari-hari seperti mandi dan berpakaian.

GAA berharap polisi dapat meninjau ulang penetapan tersangka terhadap anaknya, mengingat keterbatasan fisik IWAS yang, menurutnya, menghilangkan kemungkinan terjadinya tindak kekerasan seksual.

Kronologi Versi Kepolisian

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB, Kombes Syarif Hidayat, menyatakan bahwa berdasarkan hasil penyidikan, IWAS yang mengajak korban ke homestay tersebut.

Polisi mengamankan beberapa barang bukti, termasuk satu jilbab, dua helm, satu rok, uang Rp50 ribu, dan selembar seprai bermotif bunga.

“Berdasarkan fakta-fakta yang diperoleh, IWAS merupakan penyandang disabilitas fisik, tetapi hal itu tidak menjadi penghalang untuk melakukan pelecehan seksual,” ujar Syarif.

Hasil visum korban dan pemeriksaan psikologis menguatkan dugaan adanya tindak kekerasan seksual.

Selain itu, Kepala Subdirektorat Remaja, Anak, dan Wanita (Renakta) IV Ditreskrimum Polda NTB, AKBP Ni Made Pujewati, menjelaskan bahwa IWAS menggunakan kakinya untuk melakukan tindakan tersebut.

Baca Juga:  Kirana Larasati Tanggapi Kasus Maling Ayam di Bali: Stop Meromantisasi

“Dia membuka kedua kaki korban dengan menggunakan kakinya,” ungkap Pujewati.

IWAS saat ini dijerat dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) setelah penyidik mengumpulkan dua alat bukti dan keterangan saksi ahli.

Pembelaan Keluarga Tersangka

GAA terus menyuarakan pembelaan terhadap IWAS, yang menurutnya aktif di bidang seni sebagai mahasiswa jurusan pendidikan seni di sebuah universitas swasta di Mataram.

Ia berharap anaknya dapat bebas dan melanjutkan aktivitasnya.

“Saya ingin anak saya bisa kembali bermain gamelan,” katanya.

Menurut GAA, kondisi fisik IWAS yang sejak lahir tidak memiliki tangan membuatnya tidak mungkin melakukan tindakan tersebut tanpa bantuan orang lain.

Hingga saat ini, proses hukum terus berlanjut, dengan kepolisian memastikan bahwa penetapan IWAS sebagai tersangka telah sesuai dengan prosedur.

Di sisi lain, keluarga tersangka berharap adanya peninjauan kembali terhadap kasus ini untuk memastikan keadilan bagi semua pihak.

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita23 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti32 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi39 minutes ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal49 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga1 hour ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional1 hour ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga3 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral3 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga3 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga4 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026 Makna dan Filosofi Logo Resmi
Berita5 hours ago

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026: Makna dan Filosofi Logo Resmi

Trending