Internasional
Hujan Deras Guyur Masjidil Haram, Makkah Berpotensi Dilanda Banjir Bandang
Hujan deras mengguyur Masjidil Haram di Makkah saat ribuan jemaah melaksanakan tawaf dan salat Magrib.
MPN Indonesia 16 September 2026 - Hujan deras mengguyur Masjidil Haram, Makkah, pada Minggu sore (13/9) waktu setempat.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00-19.00 waktu setempat saat ribuan jemaah melaksanakan salat Magrib dan tawaf di area mataf.
Meski hujan turun dengan intensitas tinggi, rangkaian ibadah tetap berlangsung.
Pengelola siaran langsung Masjidil Haram di media sosial menyebut jemaah tetap melaksanakan tawaf di tengah hujan.
Video yang dirilis otoritas setempat memperlihatkan jemaah tetap memadati area mataf di sekeliling Ka’bah selama hujan berlangsung.
Sejumlah jemaah juga terlihat mengabadikan suasana tersebut menggunakan telepon seluler.
Banyak jemaah turut menengadahkan tangan untuk memanjatkan doa.
Akun Pemerintah Provinsi Makkah juga mengunggah kondisi hujan yang mengguyur kawasan sekitar Masjidil Haram saat salat Magrib.
Hujan Berpotensi Banjir Bandang
Sebelum hujan mengguyur kawasan Makkah, Pusat Meteorologi Nasional atau National Center for Meteorology (NCM) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Arab Saudi.
“Badai petir dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi menyebabkan banjir bandang diperkirakan melanda sejumlah wilayah Jazan, Asir, dan Al-Baha, serta kawasan dataran tinggi Makkah dan Madinah pada Minggu (13/9), menurut National Center for Meteorology (NCM),” tulisnya dalam sebuah pernyataan, dikutip MPN Indonesia dari Saudi Gazette, Rabu (16/9).
Menurut NCM badai petir diperkirakan disertai hujan es dan angin kencang. Kondisi tersebut juga berpotensi menyebabkan debu dan pasir beterbangan.
Selain itu, kabut diperkirakan terbentuk di sejumlah wilayah dataran tinggi, termasuk sebagian wilayah Najran dan bagian selatan Provinsi Timur.
Kondisi Cuaca di Sejumlah Wilayah Arab Saudi
Selain Makkah, hujan deras juga dilaporkan mengguyur sejumlah kawasan lain di kota tersebut.
Beberapa video di media sosial memperlihatkan aliran air hujan mengalir deras di jalan.
NCM juga memprakirakan kondisi cuaca di berbagai wilayah sebagai berikut:
- Makkah dan Madinah: badai petir sedang hingga lebat, angin kencang, serta debu beterbangan.
- Abha, Jazan, dan Al-Baha: badai petir sedang hingga lebat disertai angin kencang. Jazan juga berpotensi mengalami debu beterbangan.
- Jeddah dan Najran: awan badai petir, angin kencang, serta debu beterbangan. Khusus Jeddah berpotensi terjadi kabut.
- Riyadh, Tabuk, Arar, dan Sakaka: cuaca diperkirakan stabil.
- Buraidah dan Hail: diperkirakan cerah hingga berawan sebagian.
Sementara itu, prakiraan suhu tertinggi di sejumlah kota juga disampaikan oleh NCM, yakni:
- Madinah: 44°C
- Dammam: 44°C
- Riyadh: 43°C
- Buraidah: 43°C
- Makkah: 42°C
- Hail: 41°C
- Arar: 40°C
- Tabuk: 39°C
- Sakaka: 39°C
- Jazan: 38°C
- Jeddah: 37°C
- Najran: 37°C
- Abha: 30°C
- Al-Baha: 29°C
(RAD/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
