Connect with us

Selebriti

Kondisi Celine Dion Sekarang dan Riwayat Penyakit yang Diidapnya

Celine Dion kembali menggelar konser penuh setelah enam tahun vakum akibat Stiff Person Syndrome. Simak comeback dan perjalanan pemulihannya.

Logompn

Published

on

Kondisi Celine Dion Sekarang dan Riwayat Penyakit yang Diidapnya
Kondisi Celine Dion Sekarang dan Riwayat Penyakit yang Diidapnya. Gambar: Instagram/@celinedion

MPN Indonesia 16 September 2026 - Celine Dion kembali tampil dalam konser penuh di Plenitude Arena, Paris, pada Sabtu (12/9), usai vakum lebih dari enam tahun akibat Stiff Person Syndrome (SPS) yang didiagnosis pada 2022.

Penampilan tersebut menjadi konser penuh pertamanya sekaligus pembuka rangkaian residency di Paris.

Penyanyi peraih Grammy itu kembali bernyanyi di hadapan puluhan ribu penonton setelah menjalani berbagai terapi untuk memulihkan kondisi fisik dan vokalnya.

“Saya sudah berjanji pada diri sendiri untuk tidak menangis, tetapi saya sangat bahagia melihat Anda semua. Saya merindukan kalian,” ujar Celine Dion, dikutip MPN Indonesia dari Variety pada Rabu (16/9).

Celine Dion Kembali ke Panggung Setelah Enam Tahun

Sekitar 30.000 hingga 35.000 penonton, penyanyi asal Kanada itu beberapa kali terlihat emosional saat membawakan lagu pembuka “On ne change pas”.

Ia kemudian menceritakan perjalanan panjang yang harus dilalui hingga kembali berdiri di atas panggung.

“Jalannya lebih berbatu dari yang diperkirakan. Namun, aku berpegangan pada seberkas cahaya samar di kejauhan, jauh di dalam pegunungan,” kata Celine.

Pada kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan alasan dirinya tetap ingin kembali tampil.

“Saya telah berjanji untuk kembali ke atas panggung. Jadi di sinilah saya, bernyanyi untuk Anda dan bernyanyi untuk diri saya sendiri, bernyanyi secara langsung!” tuturnya.

Celine juga menggambarkan musik sebagai sarana yang mampu mempertemukan orang-orang dengan berbagai pengalaman hidup.

“Di ruangan ini, kita tidak tahu apa yang sedang dialami orang di sebelah kita. Ada yang mengalami kesulitan, duka, dan kesedihan. Ada yang memancarkan energi dan kegembiraan. Mari kita ambil energi itu dan membaginya. Itulah guna musik,” ungkap Celine.

Baca Juga:  Prabowo Pimpin Pemusnahan 214 Ton Narkoba, Kapolri: Di Luar Ekspektasi

Riwayat Penyakit yang Diidap Celine Dion

Kondisi kesehatan menjadi alasan utama Celine Dion menghentikan aktivitas panggung selama beberapa tahun.

Pada Desember 2022, ia mengumumkan telah didiagnosis mengidap Stiff Person Syndrome (SPS), gangguan neurologis langka yang juga berkaitan dengan sistem autoimun.

Penyakit tersebut menyebabkan kekakuan otot serta kejang yang memengaruhi berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk berjalan dan bernyanyi.

Saat mengumumkan diagnosisnya, Celine menjelaskan dampak penyakit tersebut terhadap kehidupannya.

“Sayangnya, kejang-kejang ini memengaruhi setiap aspek kehidupan sehari-hari saya, terkadang menyebabkan kesulitan saat berjalan dan menghalangi saya untuk menggunakan pita suara saya untuk bernyanyi seperti biasanya,” pungkasnya.

Kondisi tersebut berdampak pada sejumlah jadwal konser dan tur dunia yang akhirnya harus ditunda maupun dibatalkan.

Pada Oktober 2021, pembukaan residency di Las Vegas ditunda, kemudian pada Januari 2022 sisa tur Amerika Utara dibatalkan.

Penundaan kembali terjadi pada April 2022 untuk rangkaian tur Eropa.

Pada Desember 2022, diagnosis Stiff Person Syndrome (SPS) diumumkan kepada publik, sebelum akhirnya seluruh sisa tur dunia dibatalkan pada Mei 2023.

Proses Pemulihan Celine Dion

Sebelum kembali menggelar konser penuh, Celine Dion menjalani berbagai terapi untuk membantu memulihkan kondisi fisik dan kemampuan vokalnya.

Pada dokumenter I Am: Céline Dion yang dirilis pada 2024, ia memperlihatkan proses pemulihan selama menghadapi penyakit tersebut.

Ia juga menjelaskan, dirinya menjalani latihan secara rutin.

“Saya melatih jari kaki, lutut, betis, jari tangan, menyanyi, dan suara saya,” ucap Celine.

Selain terapi vokal, ia juga menjalani terapi fisik serta latihan atletik secara berkala.

Pada wawancara lain, Celine menegaskan keinginannya untuk kembali tampil.

“Saya akan kembali ke atas panggung, meskipun saya harus merangkak. Meskipun saya harus berbicara dengan menggunakan gerakan tangan, saya akan melakukannya, bukan hanya karena saya harus, atau karena saya perlu. Itu karena saya ingin, dan merindukannya,” katanya.

Baca Juga:  Dirut TVRI Iman Brotoseno Mengundurkan Diri dari Jabatannya

Perawatan yang dijalani selama masa pemulihan mencakup terapi vokal dan terapi fisik, disertai latihan atletik secara rutin untuk mendukung kondisi tubuh.

Selain itu, pengobatan diberikan untuk membantu mengendalikan gejala, termasuk melalui terapi imunoglobulin intravena (IVIG).

Kronologi Kondisi Kesehatan Celine Dion

Perjalanan penyakit yang dialami penyanyi tersebut berlangsung cukup panjang sebelum akhirnya mendapatkan diagnosis resmi.

Berikut kronologi yang dijelaskan dalam berbagai pernyataannya:

  • 2008: Mulai merasakan gangguan pada suara saat menjalani tur konser di Jerman.
  • 2019: Menggunakan Valium untuk membantu mengendalikan kejang otot yang saat itu belum diketahui penyebabnya.
  • 2020: Mulai menjalani pemeriksaan lebih mendalam untuk mencari penyebab gejala.
  • 2021: Menunda pembukaan residency Las Vegas akibat kejang otot.
  • 2022: Menunda dan membatalkan sejumlah tur sebelum akhirnya mengumumkan diagnosis SPS pada Desember.
  • 2023: Membatalkan seluruh sisa jadwal tur dunia.
  • 2024: Merilis dokumenter I Am: Céline Dion, menjalani berbagai wawancara, serta tampil pada pembukaan Olimpiade Paris membawakan L’Hymne à L’Amour.
  • 2025: Muncul melalui tayangan Eurovision.
  • 30 Maret 2026: Mengumumkan konser residency di Paris bertepatan dengan ulang tahunnya.
  • 12 September 2026: Resmi kembali menggelar konser penuh di Paris.

Penampilan Perdana setelah Vakum

Pada konser comeback tersebut, Celine Dion membawakan sejumlah lagu yang telah dikenal luas oleh para penggemarnya.

Beberapa lagu ditampilkan dengan penyesuaian nada dasar agar sesuai dengan kondisi vokalnya.

Daftar lagu yang dibawakan antara lain “On Ne Change Pas”, “Pour que tu m’aimes encore”, “J’irai où tu iras”, “The Power of Love”, dan “Because You Loved Me”.

Lagu lainnya yang turut dibawakan adalah “All By Myself”, “I’m Alive”, “My Heart Will Go On”, serta “Ebben? Ne andrò lontana”.

Baca Juga:  Ousmane Dembele Raih Ballon d'Or 2025!

Selain itu, terdapat medley yang menggabungkan lagu “I Feel Love” dan “Sweet Dreams” (Are Made of This).

Konser juga menghadirkan tata panggung sinematik yang dirancang Willo Perron.

Visual pertunjukan menampilkan tangga monumental, bulan berukuran besar, elemen bergaya brutalis, hingga latar gurun pasir.

Sepanjang pertunjukan, Celine mengenakan sejumlah busana couture, termasuk rancangan Givenchy dan Dior, serta jubah merah muda saat membawakan aria opera.

(ELG/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending