Connect with us

Politik

Profil dan Agama Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Kini jadi Kepala Staf Kepresidenan

Profil dan agama Listyo Sigit Prabowo, jenderal polisi lulusan Akpol 1991 yang kini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Actress 1299250

Published

on

Profil dan Agama Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Kini jadi Kepala Staf Kepresidenan
Profil dan Agama Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Kini jadi Kepala Staf Kepresidenan. Gambar: YouTube/Sekretariat Presiden

MPN Indonesia 2 Oktober 2026 - Listyo Sigit Prabowo merupakan jenderal polisi yang dalam prosesi pelantikan mengikuti pengambilan sumpah jabatan secara Kristen Protestan.

Presiden Prabowo Subianto memandu pembacaan sumpah dengan menyesuaikan agama yang dianut Listyo.

Dalam prosesi tersebut, Listyo mengikuti sumpah yang dibacakan Presiden Prabowo sambil mengangkat dua jari tangan kanannya.

“Bagi saudara yang beragama Kristen Protestan. Demi Tuhan saya berjanji,” ucap Prabowo menginstruksi, dikutip MPN Indonesia dari kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat (2/10).

Listyo Sigit kemudian mengikuti sumpah yang dipandu Presiden Prabowo dalam prosesi tersebut.

“Demi Tuhan saya berjanji,” tuturnya Listyo Sigit mengikuti sumpah yang diberikan Prabowo.

Profil Listyo Sigit Prabowo

Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo lahir di Ambon, Maluku, pada 5 Mei 1969.

Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian atau Akpol 1991.

Perjalanan karier Listyo mencakup berbagai penugasan di lingkungan kepolisian.

Pada 2009, ia tercatat menjabat Kapolres Pati di Polda Jawa Tengah.

Setahun kemudian, ia menjadi Wakapolrestabes Semarang tahun 2010.

Listyo lalu menjabat Kapolresta Surakarta pada 2011.

Pada 2012, ia mendapat tugas sebagai Kasubdit II Dit Tipidum Bareskrim Polri.

Kariernya berlanjut sebagai Direskrimum Polda Sulawesi Tenggara pada 2013.

Listyo kemudian mendapat penugasan di Sekretariat Militer Presiden pada 2014.

Selama penugasan tersebut, ia menjadi ajudan Presiden Joko Widodo hingga 2016.

Selepas menjadi ajudan presiden, Listyo menjabat Kapolda Banten pada 2016.

Ia kemudian dipercaya sebagai Kadiv Propam Polri pada 2018.

Pada 6 Desember 2019, Listyo menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal Polri.

Ia menggantikan Idham Azis yang sebelumnya dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Kapolri.

Baca Juga:  Ulang Tahun, Didit Prabowo Dapat Kejutan dari Megawati dan Puan Maharani

Perjalanan Listyo Sigit Prabowo Menjadi Kapolri

Presiden Joko Widodo mengusulkan Listyo Sigit sebagai calon tunggal Kapolri pada 13 Januari 2021.

Ia diajukan untuk menggantikan Idham Azis.

Komisi III DPR RI kemudian menggelar uji kepatutan dan kelayakan terhadap Listyo.

Komisi yang saat itu dipimpin Herman Hery menyetujui pencalonannya secara aklamasi.

Keputusan tersebut selanjutnya disahkan dalam sidang paripurna DPR RI.

Sidang dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani.

Presiden Joko Widodo resmi melantik Listyo Sigit sebagai Kapolri pada 27 Januari 2021.

Jabatan tersebut menjadi bagian dari perjalanan kariernya di Polri.

Sebelum menjadi Kapolri, Listyo juga menangani sejumlah perkara saat menjabat Kabareskrim.

Salah satunya adalah penangkapan terpidana kasus Bank Bali, Djoko Tjandra.

Djoko Tjandra sebelumnya menjadi buronan selama 11 tahun.

Selain itu, jajaran Bareskrim menangani kasus kebakaran Gedung Kejaksaan Agung.

Pada perkara kebakaran tersebut, penyidik Bareskrim menetapkan 11 orang sebagai tersangka.

Penanganan perkara itu berlangsung ketika Listyo memimpin Bareskrim Polri.

Riwayat Jabatan Listyo Sigit

Sebelum namanya dikaitkan dengan posisi kepala staf kepresidenan, Listyo memiliki rekam jabatan panjang di Polri, seperti:

  • Kapolres Pati Polda Jateng pada 2009;
  • Wakapolrestabes Semarang Polda Jateng pada 2010;
  • Kapolresta Surakarta Polda Jateng pada 2011;
  • Kasubdit II Dit Tipidum Bareskrim Polri pada 2012;
  • Direskrimum Polda Sulawesi Tenggara pada 2013;
  • Pamen SSDM Polri dengan penugasan sebagai Ajudan Presiden RI pada 2014;
  • Kapolda Banten pada 2016;
  • Kadiv Propam Polri pada 2018;
  • Kabareskrim Polri pada 2019; dan
  • Kapolri pada 2021.

Tanda Jasa dan Penghargaan

Listyo juga tercatat menerima sejumlah tanda jasa dan penghargaan selama menjalankan tugas, yakni:

  • SL Pengabdian 8 Tahun pada 2000;
  • SL Dwidya Sistha pada 2002;
  • SL Dhrama Nusa pada 2007;
  • SL Pengabdian 16 Tahun pada 2012;
  • SL Pengabdian 24 Tahun pada 2015;
  • Bintang Bhayangkara Nararaya pada 2016;
  • SL Ops Kepolisian pada 2019;
  • Bintang Bhayangkara Pratama pada 2019;
  • SL Karya Bhakti pada 2020;
  • SL Jana Utama pada 2020;
  • SL Bhakti Buana pada 2020; dan
  • Bintang Bhayangkara Utama pada 2021.
Baca Juga:  Tolak Gontok-Gontokan, Prabowo Serukan Persatuan dalam Bingkai Pancasila

(AKM/NID/RAD)

Trending