Connect with us

Politik

Diiringi dengan Tangisan, Gus Miftah Nyatakan Mundur dari Utusan Khusus Presiden Kabinet Merah Putih

Gus Miftah mengumumkan pengunduran diri dari jabatan sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama.

Actress 1299250

Published

on

Gus Miftah Nyatakan Mundur dari Utusan Khusus Presiden Kabinet Merah Putih
Gus Miftah Nyatakan Mundur dari Utusan Khusus Presiden Kabinet Merah Putih. Gambar : Instagram/@gusmiftah

MPN Indonesia 6 Desember 2024 - Gus Miftah, atau Miftah Maulana Habiburrahman, mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. 

Pernyataan ini disampaikan secara langsung di Pondok Pesantren Ora Aji, Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat siang (6/12).

Keputusan Mundur yang Sudah Dipertimbangkan

Dalam konferensi pers, Gus Miftah menegaskan bahwa keputusannya diambil atas dasar introspeksi mendalam dan tanpa tekanan dari pihak manapun.

“Hari ini dengan segala kerendahan hati, ketulusan, dan penuh kesadaran, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai utusan khusus presiden. Keputusan ini saya ambil karena rasa cinta, hormat, dan tanggung jawab saya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan seluruh masyarakat,” jelas Gus Miftah sambil menitikan air mata.

Pengunduran diri ini dilatarbelakangi insiden viral yang terjadi beberapa waktu sebelumnya, di mana Gus Miftah menuai kritik tajam karena ucapannya terhadap seorang penjual es teh saat berdakwah di Magelang.

Insiden Gus Miftah Viral

Sebelumnya, Gus Miftah menjadi sorotan setelah sebuah video beredar di media sosial. 

Dalam video tersebut, ia terlihat menyebut penjual es teh bernama Sunhaji dengan kata-kata yang dianggap kasar saat acara pengajian.

“Es tehmu sih akeh (masih banyak)? Ya, sana jual goblok,” ujar Gus Miftah sambil tertawa, yang kemudian memicu tawa dari orang-orang di sekitarnya.

Kritik tidak hanya datang dari masyarakat, tetapi juga dari partai yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto, Gerindra. 

Bahkan, muncul tujuh petisi daring di situs Change.org, salah satunya berjudul “Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Khusus Presiden”, yang ditandatangani lebih dari 254 ribu orang per Jumat pagi (6/12).

Baca Juga:  Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar Aturan akibat Bencana di Sumatra

Permintaan Maaf dan Teguran Presiden

Menanggapi kontroversi ini, Gus Miftah telah menyampaikan permintaan maaf, baik kepada publik melalui video maupun secara langsung kepada Sunhaji, sang penjual es teh.

“Meskipun niatnya hanya bergurau, saya tetap meminta maaf,” ujar Gus Miftah dalam pernyataannya. 

Ia juga menerima teguran langsung dari Presiden Prabowo Subianto melalui Sekretaris Kabinet, Mayor Teddy Indra Wijaya.

Sunhaji sendiri telah menemui Gus Miftah di kediamannya untuk menyelesaikan masalah secara damai. 

Meski begitu, desakan agar Gus Miftah dicopot tetap gencar muncul dari berbagai pihak hingga akhirnya ia memutuskan untuk mengundurkan diri.

Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Ujang Komaruddin, menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto selalu mempertimbangkan aspirasi masyarakat dalam setiap keputusannya.

“Semua masukan dari masyarakat, baik dari tokoh nasional maupun warga biasa, akan ditampung dan diperhatikan oleh Presiden,” ujar Ujang.

Trending