Olahraga
Indonesia vs Thailand 2-2 (4-2): Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand 4-2 lewat adu penalti. Simak jalannya final dan susunan pemain.
MPN Indonesia 6 Oktober 2026 - Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti pada Senin (5/10) malam.
Final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, berakhir 2-2 setelah pertandingan berlangsung selama 120 menit.
Garuda kemudian menang 4-2 dalam adu penalti setelah dua penendang Thailand gagal menjalankan tugasnya.
Hasil pertandingan tersebut sekaligus mengakhiri catatan delapan laga tanpa kemenangan Indonesia atas Thailand dalam rentang sepuluh tahun.
Gelar ini juga menjadi trofi perdana Indonesia di level Asia Tenggara sejak medali emas SEA Games 1991.
Dean James dan Elkan Baggott mencetak dua gol Indonesia dalam waktu normal dan perpanjangan waktu.
Thailand membalas melalui Iklas Sanron dan Peeradol Chamrasamee sebelum laga ditentukan lewat adu penalti.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Timnas Indonesia memainkan formasi 3-4-2-1 di bawah arahan John Herdman. Thom Haye dan Joey Pelupessy menjadi penghubung permainan di lini tengah.
Mitchell Baker menjadi pemain terdepan dengan dukungan Ole Romeny dan Ragnar Oratmangoen. Sementara itu, Thailand memainkan pola 4-4-2 yang dapat berubah menjadi 4-1-4-1.
Indonesia lebih dominan dalam penguasaan bola sepanjang babak pertama. Garuda mencatat penguasaan bola hingga 68 persen dan melepaskan tujuh tembakan.
Dua dari tujuh percobaan tersebut mengarah tepat ke gawang. Thailand juga memiliki ancaman melalui serangan balik, tetapi hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran.
Peluang Indonesia sudah muncul ketika pertandingan memasuki menit kedelapan. Mitchell Baker melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang masih dapat diantisipasi Saranon Anuin.
Indonesia kembali menyerang pada menit ke-19 melalui umpan silang Kevin Diks. Ole Romeny menyelesaikan umpan tersebut, tetapi bola belum mengarah ke sasaran.
Satu menit kemudian, Justin Hubner memperoleh peluang melalui sundulan. Upaya pemain belakang Indonesia tersebut masih melebar tipis dari gawang Thailand.
Calvin Verdonk juga mencoba mencetak gol pada menit ke-31. Tendangan kerasnya menuju tiang jauh belum menghasilkan gol bagi Indonesia.
Thailand lebih banyak menunggu kesempatan melalui transisi ketika Indonesia menguasai bola.
Kedua tim belum mampu mengubah peluang menjadi gol sampai babak pertama berakhir.
Skor 0-0 bertahan hingga turun minum dalam final FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan kemudian berlangsung lebih terbuka setelah memasuki babak kedua.
Babak Kedua
Thailand mulai lebih aktif menyerang setelah jeda. Mereka beberapa kali mencoba memanfaatkan ruang di sisi pertahanan Indonesia.
John Herdman kemudian melakukan perubahan pada menit ke-60. Rizky Ridho masuk menggantikan Luke Vickery, sedangkan Kevin Diks didorong lebih maju.
Thailand selanjutnya kehilangan Chanathip Songkrasin karena cedera pada menit ke-63. Seksan Ratree masuk menggantikan kapten Thailand tersebut.
Indonesia mendapatkan peluang lain pada menit ke-68 melalui Mitchell Baker.
Ia menerima umpan panjang dan melewati pemain belakang Thailand, tetapi tembakannya masih menyamping.
Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi pada fase berikutnya.
Thailand menerima sejumlah kartu kuning ketika mencoba menghentikan serangan Indonesia.
Nattapong Sayriya mendapat kartu kuning pada menit ke-66. Waris Choolthong menyusul pada menit ke-72, sedangkan Nicholas Mickelson mendapat kartu kuning pada menit ke-77.
Mickelson kemudian menerima kartu kuning kedua pada menit ke-81 setelah melakukan pelanggaran terhadap Ole Romeny.
Thailand harus melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain.
Indonesia memanfaatkan tendangan bebas dari pelanggaran tersebut. Dean James melepaskan tendangan dari dekat kotak penalti pada menit ke-84.
Tendangan James mengenai Iklas Sanron sehingga berubah arah sebelum masuk ke gawang Saranon Anuin.
Timnas Indonesia memimpin 1-0 ketika pertandingan menyisakan beberapa menit.
Namun, keunggulan itu hanya bertahan tiga menit.
Thailand menyamakan hasil pertandingan melalui Iklas Sanron pada menit ke-87.
Gol tersebut berawal dari umpan silang Seksan Ratree. Iklas menyelesaikannya dengan tendangan voli di tiang jauh untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Tidak ada gol tambahan hingga waktu normal berakhir. Final sepak bola tersebut harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Indonesia dan Thailand tetap mencoba menciptakan peluang pada 15 menit pertama perpanjangan waktu.
Kevin Diks sempat mengancam, sedangkan Thailand membalas melalui Jude Soonsup-Bell.
Kedua tim belum mampu mencetak gol sampai babak pertama perpanjangan waktu selesai. Skor masih bertahan 1-1.
Indonesia kemudian melakukan pergantian dengan memasukkan Rayhan Hannan untuk menggantikan Ole Romeny. Serangan Garuda kembali diarahkan ke pertahanan Thailand.
Namun, Thailand justru berbalik unggul melalui serangan pada menit ke-111.
Anan Yodsangwal merebut bola dari Elkan Baggott sebelum mengarahkannya kepada Peeradol Chamrasamee.
Peeradol melepaskan tembakan yang menaklukkan Emil Audero. Thailand berbalik memimpin 2-1 ketika perpanjangan waktu memasuki fase akhir.
Indonesia membalas lima menit kemudian melalui Elkan Baggott. Gol pada menit ke-116 tersebut membuat kedudukan kembali sama kuat 2-2.
Baggott menyambar bola di dalam area pertahanan Thailand. Tembakannya mengenai bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang.
Indonesia masih mencoba mencari gol ketiga sampai perpanjangan waktu selesai. Thailand mampu mempertahankan skor sehingga laga berlanjut ke adu penalti.
Empat penendang Indonesia berhasil menjalankan tugas dalam babak tersebut. Kevin Diks menjadi eksekutor pertama dan mengarahkan bola ke sudut gawang.
Dean James kemudian berhasil mengecoh Saranon Anuin sebagai penendang kedua. Elkan Baggott juga mencetak gol sebagai eksekutor ketiga Indonesia.
Thailand sempat menjaga persaingan melalui Manuel Bihr dan Waris Choolthong. Keduanya berhasil menaklukkan Emil Audero dalam dua kesempatan awal.
Situasi berubah ketika Sarach Yooyen menjadi penendang ketiga Thailand. Tendangannya mengenai tiang kiri dan tidak masuk ke gawang Indonesia.
Shayne Pattynama kemudian mencetak penalti keempat Indonesia. Nattapong Sayriya harus mencetak gol agar Thailand tetap memiliki peluang.
Emil Audero berhasil menggagalkan tendangan Nattapong. Hasil tersebut memastikan Indonesia menang 4-2 dalam adu penalti dan menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Kemenangan tersebut membuat Indonesia menjadi juara pada edisi perdana FIFA ASEAN Cup.
Garuda sekaligus mengakhiri delapan pertandingan tanpa kemenangan melawan Thailand selama sepuluh tahun terakhir.
Susunan Pemain
Timnas Indonesia (3-4-2-1): Emil Audero; Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner (Shayne Pattynama 100′); Luke Vickery (Rizky Ridho 60′), Joey Pelupessy, Calvin Verdonk (Egy Maulana Vikri 100′), Ole Romeny (Rayhan Hannan 108′), Thom Haye (Dean James 46′), Mitchell Baker.
Pelatih: John Herdman.
Thailand (4-1-4-1): Saranon Anuin; Suphanan Bureerat (Waris Choolthong 53′), Manuel Bihr, Nattapong Sayriya, Nicholas Mickelson; Kakana Khamyok (Iklas Sanron 79′), Kritsada Kaman (Peeradol Chamrasamee 90′); Sarach Yooyen, Chanathip Songkrasin (Seksan Ratree 63′), Chaided (Anan Yodsangwal 79′); Teerasak Poeiphimai (Jude Soonsup-Bell 63′).
Pelatih: Anthony Hudson.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
