Connect with us

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Elkan Baggott: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Elkan Baggott menyebut Timnas Indonesia sebagai raja Asia Tenggara usai menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengalahkan Thailand lewat adu penalti.

Actress 1299250

Published

on

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Elkan Baggott Kami Raja Asia Tenggara
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Elkan Baggott Kami Raja Asia Tenggara. Gambar: Instagram/@elkanbaggott

MPN Indonesia 6 Oktober 2026 - Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand pada laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10) malam.

Skuad Garuda menang 4-2 melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 selama 120 menit.

Elkan Baggott berperan dalam kemenangan tersebut dengan mencetak gol penyama kedudukan pada babak tambahan dan menuntaskan tugas sebagai eksekutor penalti.

“Menurut saya kami baru saja menunjukkan bahwa kami adalah raja Asia Tenggara,” kata Elkan dalam konferensi pers usai laga.

Bek berusia 23 tahun tersebut juga menyampaikan rasa bangganya setelah Indonesia memastikan gelar juara.

Ia mengucapkan terima kasih kepada para pendukung yang memberikan dukungan selama turnamen.

“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih atas seluruh dukungan. Untuk semua suporter, saya sangat bangga menjadi orang Indonesia hari ini,” ujar Baggott.

Elkan Baggott Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Baggott mengatakan kemenangan dari gol pinalti terasa berbeda karena diraih melalui pertandingan yang berlangsung ketat.

“Rasanya jauh lebih menyenangkan. Luar biasa bisa menang dengan cara seperti ini,” ucapnya.

Keberhasilan tersebut juga menjadi gelar pertama yang dipersembahkan Baggott sejak memperkuat Indonesia.

Ia telah menjadi bagian dari skuad Garuda sejak Piala AFF 2020.

Timnas Indonesia Jalani Jadwal Pertandingan Padat

Baggott menyebut perjalanan timnas Indonesia selama turnamen tidak mudah.

Garuda harus menjalani pertandingan dengan jarak sekitar tiga hari.

“Kami menjalani pertandingan yang berat setiap tiga hari di sini. Itu tidak mudah,” kata Baggott.

Baca Juga:  Klasemen PSG vs Brest usai Les Parisiens Menang 1-0

Menurut Baggott, kesiapan para pemain dalam menghadapi jadwal tersebut tidak terlepas dari pekerjaan staf di balik layar.

Mereka membantu skuad mempersiapkan diri sebelum menjalani pertandingan berikutnya.

“Ada begitu banyak pekerjaan di balik layar untuk membuat kami merasa sesiap mungkin menghadapi pertandingan berikutnya,” imbuhnya.

Baggott menilai gelar tersebut merupakan hasil kerja seluruh bagian tim.

Ia tidak hanya menyoroti para pemain yang tampil di lapangan.

“Jadi, ini bukan hanya tentang kami yang berada di lapangan. Ini adalah kemenangan seluruh tim dan seluruh staf,” terangnya.

Baggott Beri Apresiasi kepada John Herdman dan Staf

Keberhasilan dalam ajang sepak bola Asia Tenggara tersebut juga membuat Baggott memberikan apresiasi kepada pelatih John Herdman.

Ia menilai sang pelatih memiliki kontribusi dalam keberhasilan skuad Garuda.

“Saya juga ingin memberikan penghargaan khusus kepada pelatih kami. Tidak mungkin kami memenangkan pertandingan ini tanpa dia hari ini,” ucap Baggott.

Baggott kemudian menyampaikan terima kasih atas pekerjaan yang dilakukan pelatih selama turnamen.

“Jadi, saya ingin mengucapkan terima kasih atas seluruh kerja kerasnya,” tambahnya.

Apresiasi juga diberikan kepada staf pelatih dan orang-orang yang bekerja di belakang layar.

Menurutnya, mereka mencurahkan waktu serta tenaga agar para pemain berada dalam kondisi terbaik.

“Begitu juga kepada seluruh staf pelatih dan semua orang yang bekerja di balik layar. Mereka mencurahkan begitu banyak waktu dan tenaga untuk memastikan kami dapat tampil sebaik mungkin,” ungkapnya.

Pelatih juga sempat memutar video montase sebelum pertandingan final.

Tayangan tersebut memperlihatkan sejumlah kekalahan Indonesia pada final sebelumnya, termasuk saat menghadapi Thailand.

Perjalanan Panjang Timnas Indonesia Menuju Gelar

Baggott menyebut perjalanan bersama timnas Indonesia telah berlangsung panjang.

Baca Juga:  Lazio vs Udinese 3-3: Daniel Maldini Selamatkan Biancocelesti

Ia melihat sejumlah perubahan terjadi sejak memperkuat skuad Garuda pada Piala AFF 2020.

Perubahan tersebut mencakup federasi serta kehadiran sejumlah wajah baru dalam tim.

Namun, Baggott mengatakan keinginan untuk mewakili Indonesia tetap menjadi bagian dari perjalanan tersebut.

“Ya, perjalanan ini sudah sangat panjang. Banyak hal telah berubah di federasi dan banyak wajah baru juga ada di sini. Tapi satu hal yang pasti, kami semua mencintai dan ingin mewakili negara ini,” ujar Elkan.

Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 juga diraih setelah Baggott pernah merasakan kekalahan pada final Piala AFF 2020 melawan Thailand.

Kenangan pertandingan tersebut menjadi bagian dari perjalanan sang pemain bersama Indonesia.

(AKM/NID/RAD)

Trending