Teknologi
Qualcomm Rilis Prosesor Flagship Snapdragon 8 Elite Gen 6, Extreme Gen 6, dan X2 Series di Indonesia
Qualcomm memperkenalkan tiga prosesor Snapdragon terbaru di Indonesia, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 6, Extreme Gen 6, dan X2 Series.
MPN Indonesia 9 Oktober 2026 - Qualcomm memperkenalkan tiga prosesor terbarunya dalam acara Snapdragon Partners & Media Event Indonesia 2026 di Jakarta, Kamis (1/10).
Ketiga platform tersebut meliputi Snapdragon 8 Elite Gen 6, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, dan Snapdragon X2 Series.
Teknologi ini dihadirkan untuk mendukung pemrosesan kecerdasan buatan (AI) pada ponsel flagship dan laptop.
Marketing Manager Qualcomm Indonesia, Robiat Fahlevie, menjelaskan perbedaan dua chipset premium terbaru untuk perangkat seluler.
“Kali ini yang pertama adalah Snapdragon 8 Elite Gen 6 yang menghadirkan generasi berikutnya dari pengalaman mobile flagship dan melanjutkan terdahulunya, dan yang kedua adalah Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 yang lebih fokus kepada puncak inovasi Snapdragon kali ini,” ujar Robiat dalam acara.
Kedua prosesor flagship tersebut sebelumnya resmi dirilis pada 22-23 September 2026.
Qualcomm kemudian memperkenalkannya kepada mitra dan media di Indonesia.
Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Extreme Gen 6 untuk Ponsel Flagship
Qualcomm menerapkan strategi dual flagship melalui dua chipset terbarunya untuk segmen ponsel premium.
Kedua platform tersebut memiliki fokus berbeda dalam mendukung performa, pemrosesan AI, dan efisiensi daya.
Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 menempati posisi tertinggi dalam jajaran prosesor flagship Qualcomm.
Chipset ini dirancang untuk mendukung Agentic AI, gaming, dan pembuatan konten pada perangkat premium.
Prosesor tersebut mampu memproses berbagai jenis input, termasuk teks, suara, dan gambar.
Qualcomm membekalinya dengan CPU Oryon generasi terbaru serta teknologi Adreno Neural Fusion untuk meningkatkan kemampuan grafis berbasis AI.
Sementara itu, Snapdragon 8 Elite Gen 6 hadir sebagai pilihan lain untuk perangkat flagship.
Chipset ini mengutamakan performa, kemampuan AI, dan efisiensi daya dengan harga yang lebih bersaing.
Qualcomm juga mengembangkan pendekatan Agentic AI melalui optimalisasi CPU, GPU, NPU, sensor, konektivitas, memori, dan konsumsi daya.
Integrasi tersebut memungkinkan pemrosesan AI menyesuaikan konteks penggunaan perangkat.
“Perluasan Snapdragon ke berbagai kategori komputasi membuka peluang baru bagi Qualcomm dan para mitra untuk menghadirkan pengalaman yang lebih terhubung dan personal,” ujar ST Liew, Vice President Qualcomm Technologies sekaligus President Qualcomm Southeast Asia, Australia dan New Zealand.
Xiaomi 18 Pro Max Pertama Kali Diperlihatkan di Jakarta
Selain memperkenalkan prosesor terbaru, Qualcomm menghadirkan sejumlah ponsel flagship dalam acara tersebut.
Salah satu perangkat yang diperlihatkan adalah Xiaomi 18 Pro Max.
Country Director of Xiaomi Indonesia, Michael Feng, memperkenalkan langsung perangkat tersebut kepada peserta acara. Ponsel ini sebelumnya diluncurkan di China pada (23/9).
“Tentu saja, ini adalah pertama kalinya kami memperkenalkan Xiaomi 18 Pro Max di Indonesia,” ujar Michael Feng.
Michael belum mengumumkan tanggal peluncuran maupun ketersediaan perangkat tersebut di pasar Indonesia.
“Dan jika kalian bertanya kepada saya kapan perangkat ini akan hadir di Indonesia, jangan khawatir, jangan khawatir. Pantau terus informasi melalui kanal resmi kami,” katanya.
Perangkat tersebut juga telah muncul dalam daftar Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Namun, Xiaomi belum memberikan jadwal resmi peluncurannya di Indonesia.
Selain Xiaomi 18 Pro Max, Qualcomm memamerkan dua ponsel lain yang belum diluncurkan di Indonesia, yaitu:
- iQoo 16
- Poco F9 Ultra
Sejumlah perangkat lainnya juga ditampilkan dalam acara tersebut, meliputi:
- Moto Razr Fold
- Motorola Signature
- Xiaomi Leitzphone
- Vivo X300 Ultra
- Oppo Find X9 Ultra
- Samsung Galaxy Z Fold 8 series
- Honor Magic 8 Pro
Snapdragon X2 Series Hadir dengan NPU hingga 80 TOPs
Untuk kategori komputer pribadi, Qualcomm memperkenalkan Snapdragon X2 Series sebagai penerus Snapdragon X Series.
Platform terbaru ini ditujukan untuk perangkat laptop dengan kemampuan komputasi dan pemrosesan AI.
Qualcomm mengklaim Snapdragon X2 Series memiliki peningkatan performa hingga 67 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Perusahaan juga menyebut konsumsi dayanya lebih rendah hingga 42 persen.
Dari sisi kecerdasan buatan, chipset tersebut dilengkapi NPU dengan kemampuan pemrosesan hingga 80 TOPs.
Teknologi ini memungkinkan perangkat menjalankan AI secara lokal tanpa selalu bergantung pada layanan cloud.
Qualcomm turut menyampaikan perkembangan ekosistem perangkat lunak untuk platform PC berbasis prosesornya.
Perusahaan mencatat lebih dari 7.300 aplikasi kompatibel dan lebih dari 3.000 game telah didukung.
Selain seri X2, Qualcomm memperkenalkan Snapdragon C Platform untuk memperluas penggunaan chipset pada laptop kelas entry-level.
Salah satu perangkat yang menggunakan platform tersebut adalah Googlebook.
Qualcomm Pamerkan Laptop, Gaming, dan Perangkat Wearable
Qualcomm menyediakan sejumlah area demonstrasi dalam acara yang berlangsung di Jakarta.
Setiap area menampilkan penggunaan teknologi pada perangkat dengan kebutuhan berbeda.
Di Productivity Area, perusahaan memperlihatkan laptop berbasis Snapdragon X Series dari sejumlah produsen, yaitu Asus, Lenovo, HP, dan Acer.
Peserta dapat mencoba aplikasi penyuntingan video seperti Adobe Premiere Pro dan DaVinci Resolve melalui perangkat tersebut.
Sementara itu, Power Efficiency Area menampilkan kemampuan efisiensi daya dan pemrosesan AI lokal.
Area ini memperlihatkan penggunaan laptop tanpa harus terus terhubung ke pengisi daya.
Pada Performance Area, Qualcomm menghadirkan laptop kelas atas dengan chipset Snapdragon X2 Series.
Perangkat tersebut mendemonstrasikan pengoperasian model bahasa besar melalui AnythingLLM dengan memanfaatkan NPU lokal.
Di Gaming Zone, peserta dapat memainkan game balap Asphalt menggunakan ponsel yang terhubung ke monitor besar.
Qualcomm menampilkan penggunaan fitur display out untuk menghadirkan permainan pada layar eksternal.
Perusahaan juga memamerkan ekosistem perangkat wearable, audio, dan realitas virtual, termasuk:
- Ray-Ban Meta
- Meta Quest 3
- Bose QuietComfort Ultra Headphones
- Bose QuietComfort Ultra Earbuds
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
