Connect with us

Politik

Bahlil Minta Pertamina Gandakan Kapal untuk Atasi Antrean Panjang BBM di Bali

Bahlil meminta Pertamina menggandakan kapal BBM ke Bali untuk mengatasi antrean SPBU.

Actress 1299250

Published

on

Atasi Antrean Panjang BBM di Bali, Bahlil Minta Pertamina Gandakan Kapal
Atasi Antrean Panjang BBM di Bali, Bahlil Minta Pertamina Gandakan Kapal. Gambar: Dok. Kementerian ESDM

Bali, MPN Indonesia 17 Oktober 2026 - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta PT Pertamina (Persero) meningkatkan jumlah kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM) ke Bali hingga dua kali lipat.

Instruksi tersebut disampaikan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (16/10), untuk mempercepat distribusi BBM dan mengatasi antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU.

Langkah ini dilakukan setelah PT Pertamina melaporkan kendala pengiriman BBM melalui kapal dari Jawa Timur menuju Bali.

“Yang Pertamina laporkan ke saya tadi adalah distribusi dari daerah Jawa Timur ke Bali dan beberapa tempat yang terkait dengan kapal. Saya tadi memerintahkan untuk segera menggandakan kapal agar tidak terjadi kondisi yang tidak diinginkan di daerah-daerah. Supaya bisa percepatan,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (16/10).

Penambahan armada kapal dilakukan untuk mempercepat pasokan dan mengantisipasi kelangkaan BBM di daerah terdampak.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan, perusahaan mengoptimalkan sejumlah fasilitas distribusi BBM.

Langkah tersebut mencakup penambahan armada, tenaga operasional, dan pemanfaatan pasokan dari kapal yang telah bersandar.

“Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan distribusi BBM di Bali melalui penguatan armada mobil tangki, dukungan personel lintas daerah, operasional terminal selama 24 jam, serta optimalisasi pasokan melalui kapal yang telah bersandar,” ujar Kitty dikutip MPN Indonesia dari Pertamina Patra Niaga, Sabtu (17/10). 

Selain menambah armada, PT Pertamina Patra Niaga mengoperasikan Fuel Terminal (FT) Sanggaran dan Integrated Terminal (IT) Manggis selama 24 jam.

Baca Juga:  Kemensos Tawarkan Sekolah Rakyat untuk Anak Terduga Maling Ayam di Bali

Kedua fasilitas tersebut digunakan untuk mendukung penyaluran BBM dari kapal pengangkut yang telah bersandar.

PT Pertamina Patra Niaga juga mengoperasikan 66 SPBU di wilayah Denpasar dan Badung selama 24 jam.

Penambahan waktu pelayanan dilakukan untuk mengurangi antrean kendaraan pada jam-jam sibuk.

Kitty mengatakan, perusahaan tetap menerapkan standar keselamatan kerja bagi seluruh awak mobil tangki.

PT Pertamina juga menerapkan rotasi kerja untuk mencegah kelelahan personel selama proses pemulihan distribusi BBM.

Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman untuk 16–18 Hari

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) nasional masih aman dengan ketahanan pasokan mencapai 16–18 hari.

Bahlil menjelaskan bahwa kendala utama saat ini bukan terletak pada ketersediaan BBM atau operasional kilang, melainkan pada distribusi ke sejumlah daerah.

“Tadi saya juga mendapat laporan dari Pertamina, bahwa secara stok nasional kita, BBM, itu di 16-18 hari. Jadi stok BBM nasional, insya Allah, itu aman,” kata Bahlil, dikutip MPN Indonesia dari Kementerian ESDM, Sabtu (17/10). 

(AKM/NID/RAD) 

Trending