Connect with us

Berita

Penyebab BBM Langka di Bali, Ini Kata Pertamina

Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengungkap dua penyebab kelangkaan BBM di Bali, yakni kendala kapal tanker dan tingginya permintaan Pertalite.

Actress 1299250

Published

on

Penyebab BBM Langka di Bali, Ini Kata Pertamina
Ilustrasi SPBU Pertamina. Gambar: Ilustrasi AI by MPN Indonesia

Bali, MPN Indonesia 15 Oktober 2026 - Kelangkaan BBM di Bali terjadi akibat kendala bongkar muat kapal tanker dan tingginya permintaan masyarakat terhadap Pertalite.

Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menjelaskan penyebab gangguan pasokan tersebut di Depo Pertamina Sanggaran, Denpasar, Rabu (14/10).

Kendala pemasangan jangkar kapal menyebabkan proses bongkar muat tertunda selama berjam-jam.

Kondisi ini terjadi saat sejumlah SPBU mengalami kekosongan stok dan antrean panjang sejak Minggu (11/10).

“Salah satu penyebab utama adalah salah satu kapal ketika kemarin pada saat untuk discharge kargo itu mengalami kesulitan di anchor, jangkarnya,” kata Simon, dikutip MPN Indonesia dari DetikBali pada Kamis (15/10).

Simon menjelaskan proses bongkar muat yang semula dijadwalkan pukul 06.30 Wita baru dapat dilakukan pada pukul 22.00 Wita.

Keterlambatan tersebut berdampak pada penyaluran bahan bakar ke wilayah Bali.

Tingginya Kebutuhan Pertalite Picu Kelangkaan

Selain kendala operasional kapal tanker, Simon menyebut tingginya permintaan Pertalite menjadi faktor lain yang menyebabkan kelangkaan BBM di Bali.

Menurutnya, perbedaan harga yang cukup jauh turut memengaruhi permintaan masyarakat terhadap jenis bahan bakar tersebut.

Simon menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Bali yang terdampak gangguan pasokan selama beberapa hari terakhir.

Ia menegaskan kendala operasional kapal tidak dapat dijadikan alasan untuk membenarkan gangguan pelayanan.

“Namun sekali lagi, kejadian ini tidak untuk mencari pembenaran bagi kami. Bagaimanapun juga yang terpenting adalah pelayanan bagi masyarakat,” tutur Simon.

Kelangkaan BBM sebelumnya menyebabkan antrean kendaraan di sejumlah SPBU.

Pada Selasa (13/10), antrean terjadi di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Gianyar dan Kota Denpasar.

Baca Juga:  Operasional Penerbangan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali akan Dihentikan Sementara saat Nyepi

Dalam sejumlah video yang diunggah masyarakat, beberapa pengendara terlihat turun dari kendaraan akibat lamanya waktu mengantre.

Pertamina Siapkan Pasokan 26.200 Kiloliter untuk Bali

PT Pertamina Patra Niaga menangani gangguan distribusi BBM dengan membuka layanan suplai selama 24 jam melalui Terminal BBM Sanggaran, Denpasar.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan pelayanan.

“Dengan langkah ini, kami berharap proses pemulihan pelayanan BBM kepada masyarakat dapat berlangsung lebih cepat,” kata Ahad, Selasa (13/10).

Kapal tanker MT Klasogun yang membawa Pertalite dan biosolar telah bersandar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, pada Selasa pagi (13/10).

Pasokan tersebut ditujukan ke Terminal BBM Sanggaran di Denpasar dan Terminal BBM Manggis di Kabupaten Karangasem.

“Produk ditargetkan dapat disalurkan pada siang hari. Tambahan pasokan ini diharapkan mendukung pemenuhan kebutuhan SPBU di tengah upaya pemulihan yang berlangsung,” ujar Ahad.

Sebelumnya, Ahad mengakui adanya keterlambatan pasokan Pertalite yang berdampak pada pelayanan pengisian bahan bakar.

Ia menyebut pasokan telah diterima pada Rabu (7/10) dan kembali dipenuhi pada Minggu (11/10).

“Memang sebelumnya keterlambatan pasokan Pertalite. Namun, pasokan telah tiba pada 7 Oktober dan kami terus melakukan pengaturan suplai untuk menjaga ketersediaan BBM di wilayah Bali,” ujar Ahad.

PT Pertamina Patra Niaga juga telah berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Bali untuk memperbarui informasi mengenai kondisi pasokan serta penanganan distribusi di lapangan.

(AKM/NID/RAD)

Trending