Connect with us

Berita

Remaja Tewas Terseret Arus Sungai di Langkat saat Latihan Renang Bersama Anggota TNI

Remaja di Langkat tewas terbawa arus saat latihan renang bersama anggota TNI. Tim SAR menemukan korban meninggal dunia di pinggiran sungai

Actress 1299250

Published

on

Remaja Tewas Terseret Arus Sungai di Langkat saat Latihan Renang Bersama Anggota TNI
Remaja Tewas Terseret Arus Sungai di Langkat saat Latihan Renang Bersama Anggota TNI. Gambar: Dok. Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 29 Oktober 2026 - Seorang remaja bernama Andika Pratama meninggal dunia terbawa arus sungai saat latihan renang bersama anggota TNI. 

Peristiwa tersebut terjadi di aliran sungai kawasan Paya Jambu, Kabupaten Langkat Sumatra Utara, pada Minggu (25/10).

Korban diduga kelelahan saat mencoba menyeberangi sungai seorang diri untuk kedua kalinya hingga terbawa arus.

Korban mengikuti latihan renang bersama Kapten Inf Samsul Bahri Lubis dan dua rekannya, Dafin dan Nadit.

Kedua rekan korban serta anggota TNI tersebut sempat berusaha memberikan pertolongan, tetapi korban terbawa arus sungai.

Kronologi Kejadian

Iriadi menjelaskan bahwa Andika awalnya berlatih menyeberangi Sungai bersama seorang rekannya.

Setelah berhasil menyeberang, korban kembali mencoba melintasi sungai seorang diri.

Saat berada di tengah sungai, korban terlihat kelelahan. Dua rekannya kemudian berusaha memberikan pertolongan, tetapi korban terlepas dari jangkauan mereka.

“Selanjutnya, korban dibantu kedua rekannya. Namun, setelah terbawa arus lepas dari jangkauan kedua rekannya. Selanjutnya Kapten Samsul berusaha membantu korban namun hasil nihil,” kata Iriadi.

Kapten Samsul kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarga dan warga sekitar.

Peristiwa itu juga dilaporkan kepada BPBD Langkat dan diteruskan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan.

Tim SAR Gabungan Kerahkan Enam Personel

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, mengatakan enam personel Tim Rescue dikerahkan ke lokasi kejadian.

Tim SAR gabungan melakukan pencarian melalui jalur air dan darat. Petugas menggunakan peralatan pendeteksi bawah air serta perahu untuk menyisir aliran sungai.

“Dalam pelaksanaan pencarian, tim SAR gabungan membagi unsur pencarian. Tim 1 mencari di sekitar lokasi menggunakan aqua eye, dilanjutkan dengan penyisiran permukaan air menggunakan perahu LCR sejauh kurang lebih 1 kilometer ke arah hilir sungai. Sementara itu, tim 2 menyisir darat sejauh kurang lebih 1 kilometer dari lokasi kejadian ke arah hilir sungai,” jelasnya.

Baca Juga:  Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan Dinilai Janggal, Pakar Hukum Curigai Kemampuan Bocah Tikam Orang Dewasa

Pencarian pada hari pertama belum menemukan korban. Tim gabungan kemudian melanjutkan operasi pencarian pada hari berikutnya.

Hery menjelaskan bahwa pencarian dilakukan melalui koordinasi seluruh unsur SAR yang terlibat.

“Tim SAR Gabungan telah melaksanakan upaya pencarian secara terkoordinasi sejak laporan kejadian diterima. Pencarian dilakukan melalui penyisiran di permukaan air dan sepanjang tepian sungai, serta didukung penggunaan peralatan SAR untuk membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” kata Hery.

Korban Ditemukan Tewas Sekitar 3 Kilometer dari TKP

Tim SAR gabungan menemukan Andika pada Selasa (27/10). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pinggiran Sungai.

Lokasi penemuan korban berjarak sekitar 3 kilometer dari titik awal kejadian. Hery menyampaikan kondisi korban saat ditemukan petugas.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, mengambang di pinggiran sungai, sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian,” kata Hery.

Petugas kemudian mengevakuasi jenazah korban dari pinggiran sungai. Tim SAR gabungan selanjutnya menyerahkan jenazah Andika kepada pihak keluarga.

“Setelah ditemukan, korban dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga,” sebutnya.

Hery turut mengimbau masyarakat agar memperhatikan kondisi arus dan kedalaman sungai sebelum melakukan aktivitas penyeberangan.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak memaksakan diri saat mengalami kelelahan ketika beraktivitas di sungai.

(AKM/NID/RAD)

Trending