Connect with us

Film

Dikenal sebagai Pahlawan Revolusi, MPN Studio Angkat Kisah Hidup M.T. Harjono yang Jarang Diketahui Lewat Film Pendek

MPN Studio menghadirkan film AI tentang kisah M.T. Harjono, mulai dari pendidikan di Bandung hingga peristiwa 1965 yang merenggut nyawanya.

Actress 1299250

Published

on

Dikenal sebagai Pahlawan Revolusi, MPN Studio Angkat Kisah Hidup M.T. Harjono yang Jarang Diketahui Lewat Film Pendek
Sosok M.T. Harjono yang digambarkan dalam cuplikan film pendek. Gambar: YouTube/Media Pemersatu Nusantara

MPN Indonesia 30 Oktober 2026 - MPN Studio mengangkat perjalanan hidup Letjen TNI Anumerta M.T. Harjono melalui film pendek biografi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Film tersebut tayang perdana di Jakarta, Kamis (8/10), dalam acara peluncuran dan bedah buku M.T. Harjono: Perwira Intelektual, Penjaga Pancasila.

Melalui film pendek M.T. Harjono, MPN Studio memperkenalkan kisah Pahlawan Revolusi tersebut sejak masa kecil hingga pengabdiannya kepada Indonesia.

Teknologi AI digunakan untuk memvisualisasikan perjalanan pendidikan, perjuangan kemerdekaan, diplomasi, hingga karier militernya.

MPN Studio Angkat Perjalanan Pendidikan M.T. Harjono

Film ini menampilkan masa kecil Harjono di Kertosono.

Kemampuan akademiknya membuat seorang guru Belanda menyarankan Harjono melanjutkan pendidikan di sekolah dasar khusus anak-anak Eropa.

Harjono kemudian melanjutkan pendidikan di Hoogere Burger School (HBS) Bandung. 

Pendidikannya mengalami perubahan ketika Jepang mengambil alih kekuasaan Belanda pada 1942.

Penutupan sekolah Belanda membuat Harjono menyelesaikan pendidikan HBS tiga bulan lebih awal dengan ijazah darurat.

Setelah itu, Harjono diterima di sekolah kedokteran Ika Daigaku.

Selama menjalani pendidikan, ia mulai mengenal pemikiran kebangsaan melalui interaksinya dengan Sutan Sjahrir.

Perjalanan Harjono beralih ke dunia militer setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan.

Ia bergabung sebagai perwira ketika Badan Keamanan Rakyat (BKR) berkembang menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 5 Oktober 1945.

Harjono kemudian menyandang pangkat mayor infanteri.

M.T. Harjono dalam Peristiwa 1965

Bagian akhir film menggambarkan situasi Indonesia pada 1965, termasuk krisis ekonomi, konfrontasi dengan Malaysia, dan persaingan pengaruh politik.

Film kemudian menampilkan kedatangan pasukan Pasopati Cakrabirawa ke rumah Harjono.

Mereka meminta Harjono ikut dengan alasan mendapat panggilan dari Presiden.

Baca Juga:  Sempat Kesulitan Cari Informasi, Andry Hariana Rela ke Surabaya demi Menggali Kisah M.T. Harjono: Ini Seperti Puzzle

Dalam film tersebut, pasukan itu digambarkan menjalankan perintah penculikan yang berujung pada penembakan hingga Harjono gugur.

Jenazah Harjono dimakamkan bersama sejumlah jenderal lainnya di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada 5 Oktober 1965.

Pemerintah Republik Indonesia kemudian memberikan penghargaan atas pengabdiannya sebagai salah satu Pahlawan Revolusi.

Penasaran dengan kisah Harjono lebih lanjut? Saksikan film pendek produksi MPN Studio melalui kanal YouTube Media Pemersatu Nusantara.

(ELG/NID/RAD)

has a keen interest in media and tech. With SEO writing skills and breaks down the latest digital trends.

Trending