Connect with us

Berita

Wanita di Surabaya Kena Penipuan Casting, Video Ganti Baju Tersebar

Seorang wanita GN (29) menjadi korban penipuan casting iklan palsu di Surabaya pada 2017. Setelah 7 tahun, videonya tersebar di media sosial.

Pexels photo

Published

on

Wanita di Surabaya Kena Penipuan Casting, Video Ganti Baju Tersebar
Wanita di Surabaya Kena Penipuan Casting, Video Ganti Baju Tersebar. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 18 Desember 2024 - Seorang wanita berinisial GN (29) menjadi korban penipuan berkedok casting iklan di Surabaya.

Peristiwa yang terjadi tujuh tahun lalu ini baru terungkap pada 11 Desember 2024, ketika GN menemukan videonya yang direkam tanpa izin tersebar luas di media sosial.

GN, yang telah mengidentifikasi pelaku, berencana melaporkan kejadian ini ke Kepolisian Daerah Jawa Timur.

“Hal ini cukup meresahkan, dan saya ingin sekali pelakunya tertangkap,” ujar GN melalui sambungan telepon pada Selasa (17/12).

Kronologi Penipuan

Insiden ini bermula pada 2017, ketika GN menerima tawaran untuk mengikuti casting iklan snack di sebuah kompleks pergudangan di Gresik, Jawa Timur.

Setelah menjalani sesi foto awal, pelaku menghubungi GN dan menyebutnya lolos tahap pertama.

GN kemudian diminta menghadiri sesi casting lanjutan di sebuah apartemen di Surabaya Barat.

Ia mengingat dengan jelas waktu itu, yaitu pada Jumat siang, antara pukul 11.00 hingga 13.00.

Setibanya di lokasi, GN diarahkan untuk mengisi buku daftar hadir yang tampak profesional, lengkap dengan nama-nama peserta lain.

Pelaku menjelaskan bahwa peserta sebelumnya telah menyelesaikan sesi casting mereka.

GN kemudian diminta berganti pakaian di kamar ganti yang disediakan. Ia melihat sebuah kamera kecil di atas lemari dengan lensa mengarah ke tempatnya berganti pakaian.

“Saya tidak mengecek apakah kamera itu menyala atau tidak. Tanpa berpikir panjang, saya langsung melepas baju ke arah kamera tersebut,” ungkap GN.

Kecurigaan dan Video yang Tersebar

Setelah berganti pakaian, GN pindah ke kamar mandi di sebelah kamar tersebut tanpa memeriksa apakah ada kamera tersembunyi.

Baca Juga:  Jadi Korban TPPO di Makassar, Wanita Majalengka Alami Kekerasan Fisik

Rasa curiga mulai muncul, sehingga ia meminta teman-temannya yang berada di lobi apartemen untuk naik dan menemaninya di lokasi.

GN kemudian diberi briefing oleh pelaku untuk melakukan adegan yang menurutnya aneh dan tidak pantas.

Ia juga sempat melihat peserta lain di area kolam renang mengenakan pakaian renang dan diminta melakukan hal serupa.

Setelah sesi selesai, GN langsung meninggalkan tempat tersebut.

Tujuh tahun berselang, GN terkejut ketika seorang teman mengabarkan bahwa video tersebut telah tersebar di media sosial.

Rekaman itu menunjukkan GN sedang memegang papan identitas dirinya.

Upaya Hukum

GN kini bersiap melaporkan kejadian ini ke pihak berwenang.

Kasubdit Siber Direktorat Siber Polda Jawa Timur, AKBP Charles Tampubolon, mengonfirmasi bahwa pihaknya belum menerima laporan terkait kasus ini.

“Silakan saja melapor,” ujarnya melalui pesan tertulis.

GN berharap pelaku segera ditangkap agar tidak ada korban lain yang mengalami hal serupa.

Trending