Connect with us

Olahraga

Banyak Pro dan Kontra Soal STY Out, Pengamat Sepak Bola: Jangan Dulu

Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 memicu desakan untuk memecat Shin Tae-yong.

Logompn

Published

on

Banyak Pro dan Kontra Soal STY Out, Pengamat Jangan Dulu
Banyak Pro dan Kontra Soal STY Out, Pengamat Jangan Dulu. Gambar: Instagram/@ shintaeyong7777

MPN Indonesia 26 Desember 2024 - Setelah kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024, pelatih Shin Tae-yong (STY) menjadi sorotan.

Banyak pihak mendesak agar pelatih asal Korea Selatan tersebut segera diberhentikan.

Namun, sejumlah pengamat sepak bola menyarankan agar PSSI tetap memberi STY kesempatan hingga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kegagalan Timnas di Piala AFF 2024

Timnas Indonesia mengalami kegagalan di Piala AFF 2024 setelah tersingkir di babak penyisihan grup.

Kekalahan terakhir melawan Filipina dengan skor 0-1 di hadapan pendukung sendiri menjadi pukulan berat.

Hasil ini memastikan skuad Merah-Putih gagal melangkah ke semifinal.

Akibat kegagalan ini, desakan agar PSSI memecat Shin Tae-yong semakin kuat.

Pengamat Sepak Bola Menyarankan untuk Tunggu Waktu

Meski banyak yang menyerukan pemecatan, pengamat sepak bola Aris Budi Sulistyo meminta publik untuk tidak tergesa-gesa mengambil keputusan.

Ia menilai evaluasi kinerja STY sebaiknya dilakukan secara menyeluruh, terutama melihat kiprah Timnas di Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang masih berlangsung.

“Jangan dulu STY out, karena bulan Maret nanti masih ada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Biar dituntaskan dulu, sampai di mana prestasi dia,” ujar Aris dalam wawancaranya pada Selasa (24/12).

Menurut Aris, penilaian terhadap seorang pelatih harus mencakup seluruh tugasnya, bukan hanya dari satu turnamen.

Ia juga menambahkan bahwa pertandingan melawan Australia dan Bahrain pada Maret 2025 akan menjadi momen krusial yang menentukan nasib Indonesia di ajang ini.

Fokus pada Kualifikasi Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia masih memiliki peluang di Kualifikasi Piala Dunia 2026, meskipun posisinya di Grup C cukup sulit.

Baca Juga:  Louis Van Gaal Ternyata Idap Kanker Prostat, Sempat Undurkan Diri dari Kursi Pelatih untuk Fokus Kesehatan

Saat ini, mereka berada di peringkat ketiga dengan enam poin dari enam pertandingan.

Skuad Merah-Putih dijadwalkan menghadapi Australia pada 20 Maret 2025 dan menjamu Bahrain lima hari kemudian.

Aris menekankan pentingnya memberikan dukungan penuh kepada STY hingga tugasnya selesai.

“Harus kita kasih kesempatan dulu sampai di mana nanti perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026,” tegasnya.

Eks pemain Persik Kediri itu juga menilai bahwa STY semakin memahami budaya sepak bola Indonesia, di mana harapan publik sangat tinggi.

Ia meminta agar kegagalan di Piala AFF 2024 tidak dijadikan alasan untuk melemahkan kepercayaan terhadap pelatih ini.

Meskipun menghadapi tekanan, Shin Tae-yong berharap para pendukung Timnas Indonesia tetap memberikan kepercayaan.

Ia mengakui bahwa kegagalan di Piala AFF 2024 sangat memukul dirinya secara pribadi.

“Sebenarnya saya saja tidak bisa tidur gara-gara merasa tidak adil dan tidak bisa mendapat tiket lolos ke Olimpiade,” ungkapnya.

PSSI menilai beberapa aspek permainan Timnas, seperti performa individu pemain muda, dapat menjadi modal penting untuk laga kualifikasi berikutnya.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga mengingatkan pentingnya mematangkan strategi dan taktik menghadapi sisa pertandingan di Grup C.

Trending