Olahraga
Shin Tae-yong Kena Sanksi 10 Tahun di Korea, Ini Alasannya
Shin Tae-yong menerima sanksi berat dari KFA setelah penyelidikan dugaan kekerasan terhadap pemain saat menangani Ulsan HD.
MPN Indonesia 25 Juli 2026 - Shin Tae-yong, pelatih Persija Jakarta dan mantan pelatih Timnas Indonesia, dijatuhi sanksi larangan melatih hingga 10 tahun di Korea Selatan oleh Korea Football Association (KFA) setelah insiden yang terjadi saat dirinya menangani klub Ulsan HD pada 2025.
Keputusan tersebut diumumkan setelah KFA melakukan investigasi bersama Pusat Etika Olahraga di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata.
“Pertemuan Komite Disiplin mengenai pelatih Shin Tae-yong diadakan awal bulan ini, dan tindakan disiplin tersebut baru-baru ini dikomunikasikan,” ujar seorang pejabat KFA, dikutip MPN Indonesia melalui SBS News pada Sabtu (25/7).
Kronologi Kasus dan Hasil Investigasi
Insiden yang melibatkan Shin Tae-yong terjadi saat ia baru mengambil alih posisi pelatih kepala Ulsan HD.
Kasus ini bermula dari beredarnya video yang memperlihatkan tindakan fisik Shin Tae-yong terhadap pemain Ulsan HD, Jung Seung-hyun. Video tersebut viral dan memicu perhatian publik di Korea Selatan.
“Kami hanya diberitahu bahwa detail tindakan disiplin tersebut tidak dapat diungkapkan karena melibatkan informasi pribadi yang sensitif,” kata pejabat KFA sebagaimana dikutip dari laporan media Korea Selatan.
Selain itu, muncul pula berbagai isu lain selama masa kepelatihannya, termasuk dugaan bermain golf di tengah jadwal kompetisi serta perselisihan dengan pemain.
Seluruh rangkaian peristiwa ini menjadi dasar bagi KFA untuk melakukan penyelidikan.
Setelah melalui proses investigasi, KFA menjatuhkan sanksi berupa larangan melatih hingga 10 tahun, larangan berpartisipasi dalam kompetisi (dalam jabatan apa pun), serta potensi pengusiran permanen dari klub sepak bola Korea Selatan.
Tanggapan Shin Tae-yong
Menanggapi sanksi tersebut, Shin Tae-yong menyatakan keberatan atas keputusan yang dijatuhkan kepadanya.
Ia menilai terdapat sejumlah hal yang tidak adil dalam proses tersebut.
“Ada banyak aspek yang menurut saya tidak adil, dan saya ingin mengungkapkan kebenaran, tetapi murid-murid saya bisa terluka jika saya berbicara, dan suasana sepak bola domestik tidak baik,” ujar STY dalam keterangannya.
Meski demikian, Shin Tae-yong mengaku tengah mempertimbangkan langkah banding atas sanksi yang diterimanya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
