Connect with us

Teknologi

Apple Rekrut Karyawan Baru untuk Tangani Regulasi Penjualan iPhone di Indonesia

Apple membuka lowongan kerja untuk posisi strategis di Indonesia guna memenuhi regulasi dan mendukung peluncuran iPhone 16.

Logompn

Published

on

Apple Rekrut Karyawan Baru untuk Tangani Regulasi Penjualan iPhone di Indonesia

MPN Indonesia 30 Desember 2024 - Apple sedang mengambil langkah strategis untuk memperkuat posisinya di pasar Indonesia dengan membuka beberapa lowongan pekerjaan baru.

Langkah ini bertujuan memenuhi persyaratan regulasi dan memastikan peluncuran produk seperti iPhone 16 berjalan lancar di Tanah Air.

Posisi yang Ditawarkan Apple di Indonesia

Salah satu posisi yang saat ini dibuka oleh Apple adalah Regional Regulatory Compliance Engineer untuk Indonesia.

Berdasarkan informasi yang dirilis pada Selasa (24/12), posisi ini bertanggung jawab untuk mengelola semua dokumen terkait regulasi dan perizinan.

Peran ini mencakup pengujian, sertifikasi, dan penerbitan surat izin edar perangkat Apple di Indonesia.

Persyaratan minimum untuk posisi ini meliputi pengalaman lebih dari lima tahun di bidang regulasi teknologi serta hubungan baik dengan regulator lokal, seperti Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Apple belum mengungkapkan besaran gaji untuk posisi tersebut, namun memastikan kandidat harus memiliki keahlian teknis dan jaringan yang kuat.

Selain posisi tersebut, Apple juga membuka lowongan untuk beberapa peran lain, yaitu Partnership Manager Worldwide Developer Relations Indonesia, Corporate Communications Manager Indonesia, dan Sales Online Channel Account Manager Indonesia.

Investasi Apple sebagai Bagian dari Strategi Bisnis

Untuk mematuhi peraturan pemerintah Indonesia, Apple memilih jalur investasi guna mendapatkan sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), yang menjadi syarat utama penjualan produk Apple di Indonesia.

Pada awal Desember 2024, pemerintah meminta komitmen investasi sebesar 1 miliar dolar AS (sekitar Rp15,95 triliun), dan Apple menyatakan kesiapannya untuk memenuhi permintaan tersebut.

Investasi baru ini meningkat signifikan dibandingkan proposal sebelumnya senilai 100 juta dolar AS yang diajukan Apple untuk periode 2020-2023.

Baca Juga:  Indonesia Mencalonkan Diri sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB

Proposal tersebut ditolak pemerintah karena dianggap belum memenuhi aspek keadilan. Komitmen baru sebesar 1 miliar dolar AS mencakup periode investasi 2024-2026.

Meskipun demikian, hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai status sertifikat TKDN untuk iPhone 16.

Peluang di Pasar Indonesia

Apple sebelumnya menghadapi hambatan dalam memenuhi syarat regulasi TKDN, terutama karena belum menuntaskan komitmen investasi periode sebelumnya.

Namun, Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa Apple telah memberikan komitmen tertulis mengenai investasi baru ini.

“Secara tertulis mereka sudah memberikan (komitmen), jadi ini tinggal penyempurnaan,” ujar Rosan pada Kamis (12/12).

Hal ini memberikan sinyal positif bahwa iPhone 16 akan segera tersedia di pasar Indonesia.

Selain investasi dalam bentuk finansial, Apple juga berencana membangun pabrik aksesori di Bandung, Jawa Barat, sebagai bagian dari upaya memperkuat kehadirannya di pasar domestik.

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending