Connect with us

Internasional

CEO OpenAI Digugat Adiknya Sendiri karena Lakukan Pelecehan dan Kekerasan Seksual

Sam Altman, CEO OpenAI, menghadapi gugatan dari adiknya, Annie Altman, yang menuduhnya melakukan pelecehan seksual selama masa kanak-kanak mereka.

Actress 1299250

Published

on

CEO OpenAI Didugat Adiknya Sendiri karena Lakukan Pelecehan dan Kekerasan Seksual
CEO OpenAI Didugat Adiknya Sendiri karena Lakukan Pelecehan dan Kekerasan Seksual. Gambar: EFE/EPA/Jim Lo Scalzo

MPN Indonesia 10 Januari 2025 - Sam Altman, CEO OpenAI, menghadapi gugatan dari adiknya, Annie Altman, atas tuduhan pelecehan dan kekerasan seksual.

Gugatan tersebut diajukan ke Pengadilan Federal di Missouri, Amerika Serikat, pada Senin (6/1).

Rincian Tuduhan

Dalam gugatannya, Annie Altman menuduh Sam Altman telah melakukan berbagai tindakan kejahatan seksual, termasuk pemerkosaan, sodomi, dan pemukulan, sejak ia masih di bawah umur.

Kejadian pertama disebut terjadi pada 1997 saat Annie berusia tiga tahun, dan dugaan ini berlangsung hingga 2006.

Akibat insiden tersebut, Annie mengaku mengalami cedera fisik, tekanan emosional berat, gangguan stres pascatrauma (PTSD), dan depresi yang berdampak panjang pada hidupnya.

Tuntutan Hukum dan Ganti Rugi

Annie Altman meminta sidang juri untuk menangani kasus ini dan menuntut ganti rugi minimal sebesar $75.000 atau sekitar Rp1,2 miliar (kurs Rp16.229,4).

Selain itu, pengacaranya mengusulkan agar kekayaan bersih Sam Altman diungkapkan kepada publik sebagai bagian dari proses hukum.

Langkah hukum ini dilakukan berdasarkan Undang-Undang Missouri yang memberikan hak kepada korban kekerasan seksual di masa kecil untuk mengajukan gugatan hingga sepuluh tahun setelah usia 21 tahun.

Annie, yang baru berusia 31 tahun pada Rabu (8/1), memanfaatkan ketentuan ini untuk membawa kasusnya ke pengadilan.

Bantahan dari Sam Altman

Sam Altman, bersama ibu dan dua saudara laki-lakinya, secara tegas membantah tuduhan tersebut melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun X miliknya.

Mereka menyebut klaim Annie sebagai tuduhan tidak benar dan menyatakan telah memberikan dukungan kepada Annie selama bertahun-tahun.

“Kami telah mencoba membantu Annie, termasuk menawarkan dukungan finansial dan mencarikan pekerjaan. Namun, ia terus menolak bantuan medis yang disarankan,” demikian pernyataan keluarga Altman.

Baca Juga:  Rizky Billar Laporkan 6 Akun Media Sosial terkait Kasus Fitnah dan Pencemaran Nama Baik

Sam Altman juga mengungkapkan bahwa tuduhan serupa pernah diutarakan Annie melalui media sosial pada Maret 2023, di mana Annie menyebut dirinya sebagai korban pelecehan sejak usia empat tahun.

Respons Publik dan Dampak Kasus

Kasus yang melibatkan Sam Altman ini memicu perhatian luas.

Sebagai CEO OpenAI, Altman dikenal karena perannya dalam peluncuran ChatGPT pada akhir 2022, yang merevolusi teknologi AI generatif.

Pengadilan Federal Missouri kini memegang kendali atas langkah hukum selanjutnya dalam kasus ini.

Hasil dari gugatan ini dapat berdampak besar, baik pada keluarga Altman maupun reputasi Sam Altman sebagai salah satu pemimpin teknologi terkemuka.

Trending