Berita
Usai dari Kedai Tuak, Mahasiswa Ugal-ugalan Bawa Fortuner Tabrak 3 Warga hingga Tewas
Kecelakaan fatal terjadi di Jalan Abdul Hakim, Medan. Pengemudi Fortuner menabrak tiga sepeda motor, menewaskan tiga orang dan melukai satu lainnya.
MPN Indonesia 14 Januari 2025 - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang mahasiswa terjadi di Jalan Abdul Hakim, Kecamatan Medan Selayang, Minggu malam (12/1).
Pengemudi mobil Toyota Fortuner, Tagading Silalahi (19), menabrak beberapa pengendara sepeda motor, menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan satu orang luka berat.
Kronologi Kecelakaan
Kanit Lantas Polsek Sunggal, AKP Andreas Nasution, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.30 WIB.
Awalnya, sepeda motor Honda Kharisma BK-5269 yang dikendarai Muhammad Ibnu Zaky (14) bersama penumpang Izmi Triwahyudi (8) melaju dari arah Kampung Susuk menuju Jalan Setiabudi.
Mobil Fortuner yang dikemudikan Tagading Silalahi, dengan nomor polisi BK 1778 AEW, tiba-tiba melaju kencang dan menyenggol sepeda motor tersebut.
Setelah menabrak motor pertama, Tagading melarikan diri meskipun diteriaki warga.
Namun, mobil Fortuner itu kembali terlibat tabrakan di lokasi berbeda di Jalan Abdul Hakim, menabrak dua sepeda motor lainnya, yaitu Honda Supra X 125 BK-4232 yang dikendarai Nifri Saldi (28) dan Honda Beat BK-5854 AFC yang dikendarai Tuahta Barus (48).
Akibat kecelakaan ini, tiga orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat.
“Total ada tiga orang yang meninggal dunia, satu orang luka-luka,” ungkap AKP Andreas Nasution.
Tindakan Polisi
Setelah insiden, pengemudi Fortuner, Tagading Silalahi, berhasil diamankan oleh pihak kepolisian bersama rekannya, Abraham Surbakti (20), yang berada di dalam mobil.
Tagading kini menjalani pemeriksaan intensif di kantor polisi untuk mengungkap penyebab serta situasi yang memicu kecelakaan tersebut.
Kanit Lantas Polsek Sunggal AKP Andreas Nasution mengaku baru saja pulang dari kedai tuak sebelum terjadi kecelakaan.
“(Pengakuan sopir) iya minum, iya seperti itu (dari kedai tuak),” ungkap AKP Andreas Nasution.
“Kami melakukan tes urine, negatif, tapi kami lagi cek mungkin nanti habis pemeriksaan, dibawa untuk cek darah, apakah positif sebagai alat bukti atau petunjuk itu di bawah pengaruh alkohol,” tambahnya.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
