Connect with us

Internasional

Resmi! Israel dan Hamas Sepakati Gencatan Senjata di Gaza

Israel dan Hamas sepakat melakukan gencatan senjata di Gaza selama 42 hari. Proses ini mencakup pertukaran sandera dan tahanan Palestina.

habigates

Published

on

Resmi! Israel dan Hamas Sepakati Gencatan Senjata di Gaza
Resmi! Israel dan Hamas Sepakati Gencatan Senjata di Gaza. Gambar: Dok. AFP

MPN Indonesia 16 Januari 2025 - Israel dan Hamas resmi menyepakati gencatan senjata di Gaza yang akan mulai berlaku pada 19 Januari.

Kesepakatan ini mencakup pertukaran sandera dan tahanan yang telah ditahan selama 15 bulan konflik berkepanjangan.

Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani, mengumumkan hal ini dalam konferensi pers pada Kamis (16/1).

“Kedua pihak yang bertikai di Jalur Gaza telah mencapai kesepakatan tentang tahanan dan pertukaran sandera, dan (para mediator) mengumumkan gencatan senjata dengan harapan mencapai gencatan senjata permanen antara kedua belah pihak,” kata kata Perdana Menteri (PM) Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani, dikutip AFP, Kamis (16/1).

Kesepakatan Pertukaran Sandera dan Tahanan

Dalam tahap awal gencatan senjata selama 42 hari, sebanyak 33 sandera Israel akan dibebaskan oleh Hamas.

Para sandera yang akan dibebaskan mencakup perempuan, anak-anak, orang tua, serta individu yang sakit dan terluka.

Sebagai imbalannya, Israel akan membebaskan sejumlah tahanan Palestina, termasuk jenazah warga Palestina yang selama ini ditahan.

Proses ini juga mencakup pemulangan pengungsi ke tempat tinggal mereka.

Pasukan Israel dijadwalkan akan mundur dari wilayah Gaza pada tahap awal ini, meskipun tetap ditempatkan di perbatasan untuk memastikan kelancaran proses pertukaran.

Mekanisme tahap kedua dan ketiga akan dinegosiasikan dalam beberapa minggu mendatang, dengan rincian yang akan diumumkan setelah kesepakatan dicapai.

“Ada mekanisme yang jelas untuk menegosiasikan tahap dua dan tiga, dan bahwa rincian kesepakatan akan dipublikasikan dalam beberapa hari ke depan, setelah rinciannya diselesaikan”, ujar Sheikh Mohammed.

Baca Juga:  Coret Bendera Merah Putih dengan Tulisan 'Gaza', Tiga Pelajar di Sragen Ditangkap Polisi

Peran Mediator dan Harapan Gencatan Senjata Permanen

Gencatan senjata ini dimediasi oleh Qatar, Amerika Serikat, dan Mesir, dengan pengawasan dari sebuah badan yang berbasis di Kairo.

Sheikh Mohammed menyatakan harapannya agar kesepakatan ini membuka jalan bagi gencatan senjata permanen antara kedua pihak.

Ia juga meminta semua pihak untuk menahan diri dari tindakan militer selama beberapa hari ke depan hingga gencatan senjata berlaku.

Pernyataan dari Hamas dan Israel

Pejabat Hamas menggambarkan kesepakatan ini sebagai “keuntungan besar” yang mencerminkan keteguhan rakyat Gaza dan keberanian perlawanan mereka.

Sami Abu Zuhri, juru bicara Hamas, menyatakan bahwa kesepakatan ini juga menunjukkan kegagalan pihak penjajah untuk mencapai tujuan mereka.

Sementara itu, bagi Israel, gencatan senjata ini merupakan langkah penting untuk mengakhiri konflik yang telah menyebabkan penderitaan besar di kedua belah pihak selama lebih dari satu tahun.

Sebelumnya, gencatan senjata serupa pernah dicapai, tetapi hanya bertahan selama satu minggu.

"מחבר תוכן מרתק בכל הפלטפורמות, יוצר יצירות ייחודיות, מותאמות SEO ואנושיות שמעניקות השראה, מידע וחיבור."

Trending