Connect with us

Berita

Guru Ngaji di Ciledug Cabuli 20 Anak sejak 2017, Akui Punya 8 HP dan Wi-Fi buat Jerat Korban

Guru ngaji di Ciledug lakukan pencabulan terhadapm 20 anak sejak tahun 2017. Pelaku menggunakan modus berpura-pura sakit dan bermimpi bahwa korban harus menyembuhinya.

Actress 1299250

Published

on

Guru Ngaji di Ciledug Cabuli 20 Anak sejak 2017, Akui Punya 8 HP dan Wi Fi buat Jerat Korban
Guru Ngaji di Ciledug Cabuli 20 Anak sejak 2017, Akui Punya 8 HP dan Wi-Fi buat Jerat Korban. Gambar: Kompas.com/Baharudin Al Farisi

MPN Indonesia 1 Februari 2025 - Polda Metro Jaya mengungkap kasus pencabulan yang dilakukan oleh seorang guru ngaji di Ciledug, Kota Tangerang.

Tersangka, Wahyudin (40), diketahui telah mencabuli 20 anak sejak 2017.

Modus yang digunakan adalah memberikan akses ponsel dan Wi-Fi gratis kepada korban agar mereka tertarik datang ke rumahnya.

“Tersangka W alias I menyediakan kurang-lebih 8 unit HP dengan maksud agar korban anak bisa bermain HP secara gratis di rumah W alias I,” ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (31/1).

Selain itu, Wahyudin juga memberikan makanan dan rokok kepada para korban untuk memperlancar aksinya.

Setelah melakukan perbuatannya, tersangka memberikan uang kepada korban dengan nominal antara Rp20.000 hingga Rp50.000.

Aksi Bejat Berlangsung Bertahun-Tahun

Menurut keterangan kepolisian, pencabulan dilakukan di rumah Wahyudin yang berlokasi di Sudimara, Kecamatan Ciledug. Aksi tersebut berlangsung sejak 2017 hingga 2024.

“Tersangka W alias I berdasarkan keterangan yang ada telah melakukan perbuatan pencabulan ini mulai tahun 2017 sampai 2024,” kata Wira.

Kasus ini pertama kali terungkap setelah orang tua salah satu korban melaporkannya pada 23 Desember 2024.

Namun, sebelum laporan diajukan, Wahyudin telah melarikan diri dari rumahnya di Sudimara.

Pelaku Ditangkap di Serang Setelah Kabur

Setelah kasus ini dilaporkan, polisi segera melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka.

Wahyudin akhirnya berhasil ditangkap oleh tim gabungan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota pada Rabu (29/1) di tempat persembunyiannya di Serang, Banten.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menjelaskan bahwa selain menggunakan ponsel dan Wi-Fi gratis, Wahyudin juga memiliki modus lain dalam melakukan aksinya.

Baca Juga:  Dua Kasus Pembunuhan Sadis di Mimika Gegerkan Warga dalam Sehari, Korban Ada yang Dipenggal

Dia berpura-pura sakit dan mengaku mendapat mimpi yang mengharuskannya “diobati” oleh korban.

“Modus operandi tersangka W alias I melakukan aksinya yaitu berpura-pura mendapatkan mimpi bahwa tersangka dalam kondisi sakit, dan yang bisa menyembuhkan adalah air mani korban ataupun anak-anak, sehingga pelaku melakukan pencabulan terhadap korban,” ujar Ade Ary, Kamis (30/1).

Dengan dalih tersebut, Wahyudin kemudian melakukan tindakan pencabulan terhadap murid-muridnya yang masih di bawah umur.

Kasus dalam Penanganan Polda Metro Jaya

Saat ini, Wahyudin telah diamankan dan menjalani proses hukum di Polda Metro Jaya.

Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat jumlah korban yang mencapai 20 anak.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kemungkinan adanya korban lain dalam kasus ini.

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita7 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita15 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita39 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti48 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi55 minutes ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga1 hour ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga3 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral3 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga4 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Trending