Connect with us

Berita

Pemuda di Jakbar Naik Babi Milik RPH saat Banjir, Netizen: Naik Babi Juga Enak

Video pria naik babi saat banjir di Kapuk viral. Ternyata, ia sedang mengevakuasi hewan dari kandang. Pemkot Jakbar akan lakukan pengecekan.

Actress 1299250

Published

on

Pemuda di Jakbar Naik Babi Milik RPH saat Banjir, Netizen Naik Babi Juga Enak
Pemuda di Jakbar Naik Babi Milik RPH saat Banjir, Netizen Naik Babi Juga Enak. Gambar: Kolase Tangkapan Layar Instagram/@warga.jakbar

MPN Indonesia 1 Februari 2025 - Sebuah video memperlihatkan seorang pria menaiki babi saat banjir di wilayah Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, viral di media sosial.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @jakbarviral pada Rabu (29/1).

Sontak, video ini pun menuai beragam komentar dari para warganet, salah satu warganet mengomentari dengan candaan yang sedang viral.

“Naik babi aja naik babi, naik babi juga enak,” komentar dari salah satu warganet dengan akun @ta***.

Dalam rekaman itu, pria tanpa baju tampak menunggangi seekor babi di area Rumah Potong Hewan Babi (RPHB) Kapuk.

Sambil menarik telinga hewan tersebut, pria itu terlihat seolah mengarahkannya ke tempat tertentu. Setelah itu, ia segera turun dari punggung babi.

Identitas Pria dalam Video Terungkap

Saat dikonfirmasi, pria dalam video tersebut diketahui bernama Saiful Bahri (43), seorang petugas di RPHB Kapuk.

Ia menjelaskan bahwa kejadian itu terjadi pada Rabu (29/1) sekitar pukul 11.00 WIB, ketika hujan deras mengakibatkan banjir di area tersebut.

Saiful mengungkapkan bahwa ketinggian banjir di kandang bawah mencapai sekitar 70 sentimeter, sehingga babi-babi yang berada di sana harus segera dipindahkan ke kandang atas yang lebih aman.

ika tidak, hewan-hewan tersebut berisiko tenggelam.

“Kemarin banjir di sini. (Babi) dibawa dari bawah. Kalau enggak kita amanin, pasti kelelep, mati. Jadi kita pindahin ke atas buat cari aman,” ujar Saiful pada Kamis (30/1).

Ia juga menjelaskan bahwa saat terlihat menaiki babi, sebenarnya kakinya masih menyentuh tanah.

Selain itu, ia menarik telinga babi bukan untuk menyakitinya, tetapi untuk mencegah air masuk ke dalam telinga hewan tersebut, yang bisa berdampak fatal.

Baca Juga:  Bali Banjir hingga 1 Meter, Puluhan Tamu Hotel Terpaksa Dievakuasi

“Di situ kita naik babi. Enggak dinaikin beneran, kaki masih nyentuh tanah. Kita tarik kupingnya ke atas biar air enggak masuk, kalau masuk, bisa mati,” tambahnya.

Proses Evakuasi Babi Saat Bencana Alam Banjir

Dalam upaya menyelamatkan hewan-hewan dari bencana alam ini, Saiful dan sekitar 10 rekan kerjanya harus bekerja ekstra untuk memindahkan babi-babi ke tempat yang lebih tinggi.

Total ada 17 ekor babi yang mereka evakuasi dalam waktu sekitar 1,5 jam.

Meskipun rumahnya sendiri ikut terendam banjir, Saiful tetap menjalankan tugasnya.

“(Rumah) lagi kena banjir juga. Istri juga repot. Tapi ya namanya kerja sama orang, tanggung jawab. Mau enggak mau, tetap harus kerja,” katanya.

Pemkot Jakarta Barat Akan Lakukan Pengecekan

Menanggapi viralnya video tersebut, Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan terkait keberadaan babi tersebut dan memastikan apakah ada hewan yang lepas akibat banjir.

“Sebentar saya cek ya,” ujar Uus Kuswanto.

Sementara itu, Lurah Kapuk Achmad Subhan menegaskan bahwa pihaknya belum menerima laporan adanya babi yang lepas dari RPH.

Trending