Connect with us

Politik

Erdogan dan Prabowo Sepakati 12 Kerja Sama Strategis antara RI dan Turki

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dan Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, menyepakati 12 kerja sama strategis dalam berbagai sektor, termasuk pertahanan & perdagangan.

Actress 1299250

Published

on

Erdogan Dan Prabowo Sepakati 12 Kerja Sama Strategis Antara Ri Dan Turki
Erdogan dan Prabowo Sepakati 12 Kerja Sama Strategis antara RI dan Turki. Gambar: BPMI Setpres

MPN Indonesia 12 Februari 2025 - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dan Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, mengadakan pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Pertemuan ini menghasilkan 12 kesepakatan kerja sama strategis yang mencakup berbagai sektor, mulai dari pendidikan hingga industri pertahanan.

Pertemuan Tingkat Tinggi Indonesia-Turki

Dalam pernyataannya, Prabowo Subianto menyebutkan bahwa pertemuan ini merupakan High-Level Strategic Council pertama antara Indonesia dan Turki.

Forum ini menjadi mekanisme kerja sama bilateral tertinggi bagi kedua negara.

“Hari ini saya dan Presiden Erdogan melaksanakan pertemuan High-Level Strategic Council yang pertama. Ini adalah mekanisme bilateral hubungan tertinggi di antara kedua negara,” ujar Prabowo usai pertemuan.

Prabowo menambahkan bahwa diskusi berlangsung intensif dan produktif, dengan komitmen kedua negara untuk memperkokoh kemitraan di berbagai bidang.

“Kami memiliki komitmen yang sama untuk memperkokoh kemitraan,” tambah Prabowo.

Sebagai hasil pertemuan ini, kedua negara menandatangani sejumlah nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan oleh menteri-menteri terkait dan disaksikan langsung oleh kedua kepala negara.

Daftar 12 Kerja Sama Bilateral

Kesepakatan yang dihasilkan dalam pertemuan Erdogan dan Prabowo Subianto mencakup berbagai sektor, antara lain pendidikan, perdagangan, pertahanan, hingga media. Berikut daftar lengkapnya:

1. Layanan Keagamaan dan Pendidikan Keagamaan

MoU antara Kementerian Agama RI dan Kepala Bidang Urusan Agama Turki terkait kerja sama bilateral dalam bidang keagamaan dan pendidikan keagamaan.

Baca Juga:  Prabowo akan Pimpin Upacara HUT ke-80 RI di Jakarta, Bukan di IKN

2. Energi dan Sumber Daya Mineral

MoU antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam Turki mengenai kerja sama di bidang energi dan sumber daya mineral.

3. Pendidikan Tinggi

MoU tentang kerja sama bilateral di bidang pendidikan tinggi antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI dengan Dewan Pendidikan Tinggi Republik Turki.

4. Kesehatan dan Kedokteran

Perjanjian antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Turki dalam bidang kesehatan dan ilmu kedokteran.

5. Industri Pertahanan

MoU strategis antara Kementerian Pertahanan RI dan Sekretariat Industri Pertahanan Kepresidenan Turki mengenai kerja sama bilateral di sektor industri pertahanan.

6. Perdagangan

MoU antara Kementerian Perdagangan RI dan Kementerian Perdagangan Turki tentang peningkatan kerja sama bilateral dalam bidang perdagangan.

7. Pertanian

MoU antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Turki mengenai kerja sama bilateral di sektor pertanian.

8. Investasi

Surat pernyataan kehendak antara kedua negara tentang promosi dan fasilitasi investasi.

9. Industri dan Teknologi

MoU antara Kementerian Perindustrian RI dan Kementerian Industri dan Teknologi Turki mengenai pembentukan komite bersama untuk kerja sama bilateral di sektor industri.

10. Penyiaran Televisi

Protokol kerja sama antara Turkish Radio Television Corporation (TRT) dan TVRI dalam bidang penyiaran televisi.

11. Penyiaran Radio

MoU antara TRT dan RRI untuk kerja sama bilateral dalam bidang radio.

12. Kantor Berita

Perjanjian kerja sama bilateral antara Anadolu Agency (AA) dan Kantor Berita Antara.

Penguatan Kerja Sama Strategis

Kesepakatan 12 kerja sama bilateral ini menjadi tonggak baru dalam hubungan Indonesia-Turki.

Erdogan dan Prabowo Subianto menegaskan pentingnya memperkuat kemitraan strategis yang mencakup berbagai sektor utama.

Baca Juga:  Putin Sebut RI Mitra Dagang Utama Rusia di Asia Tenggara

Trending