Connect with us

Peristiwa

Truk Ayam Terjebak Macet di Maros, Warga Beramai-ramai Ambil Ayam Potong

Banjir di Maros menyebabkan kemacetan parah. Sopir truk ayam potong membagikan ayam gratis agar tidak mati di dalam kendaraan.

Actress 1299250

Published

on

Truk Ayam Terjebak Macet Di Maros, Warga Beramai Ramai Ambil Ayam Potong
Truk Ayam Terjebak Macet di Maros, Warga Beramai-ramai Ambil Ayam Potong. Gambar: Kolase Tangkapan Layar X/@bacottetangga__

MPN Indonesia 13 Februari 2025 - Truk pengangkut ayam potong terjebak kemacetan parah di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, sejak Selasa (12/2).

Kemacetan ini disebabkan oleh banjir yang merendam sejumlah wilayah, termasuk jalan utama Poros Trans Sulawesi.

Akibat kondisi tersebut, sopir truk memutuskan untuk membagikan ayam kepada warga sekitar guna menghindari risiko kematian ayam akibat terlalu lama berada di dalam kendaraan.

Warga Berbondong-bondong Mengambil Ayam

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan warga berlarian mendekati truk untuk mengambil ayam potong yang dibagikan secara cuma-cuma.

Dalam rekaman tersebut, perekam menyebut ayam diberikan gratis, namun ada juga yang menyebut ayam dijual dengan harga murah, yakni Rp10 ribu per ekor.

Aksi ini berlangsung di Jalan Poros Makassar-Maros, tepatnya di Kecamatan Turikale.

Kejadian ini menarik perhatian banyak warga, terutama mereka yang terdampak banjir.

Dalam kondisi darurat seperti ini, pembagian ayam dianggap sebagai bentuk kepedulian sosial.

Dampak Kemacetan di Maros

Kemacetan akibat banjir ini tidak hanya menghambat lalu lintas kendaraan pengangkut barang, tetapi juga kendaraan pribadi.

Beberapa pengendara bahkan terpaksa mengungsi di Masjid Almarkaz Al-Islami Maros karena jalanan yang tidak bisa dilalui.

Seorang pengendara, Ihlasul Amal, menyatakan bahwa ia sempat terjebak dari daerah Tambua hingga depan Kantor Bupati Maros.

Namun, karena kondisi semakin buruk, ia akhirnya memilih kembali ke masjid untuk berlindung bersama keluarganya.

Menurut laporan, kemacetan terjadi dari batas Kota Makassar hingga Kantor Bupati Maros.

Meski demikian, warga yang terdampak tetap berusaha membantu sesama dengan membagikan makanan dan air minum kepada para pengguna jalan yang terjebak.

Baca Juga:  Momen Lucu, Pria Ini Pakai Baju Couple-an dengan Petugas Katering di Kondangan

Bupati Maros: Solidaritas Warga Meningkat

Bupati Maros, Chaidir Syam, mengapresiasi aksi sosial yang terjadi di tengah bencana.

Ia menyebut bahwa masyarakat menunjukkan solidaritas tinggi dengan berbagi makanan, membuka dapur umum, serta memberikan air minum gratis bagi mereka yang terjebak di jalan.

“Kita ucapkan terima kasih, ini bentuk solidaritas bersama dalam penanggulangan bencana,” ujar Chaidir.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi banjir yang semakin parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ia mengungkapkan bahwa ketinggian air di beberapa daerah, seperti Kecamatan Maros Baru dan Kecamatan Lau, telah mencapai dua meter.

Bahkan, sejumlah jalan protokol ikut terendam, menyebabkan akses transportasi terganggu.

Hingga saat ini, sebanyak 14 kecamatan di Kabupaten Maros telah terdampak banjir. Kondisi ini dipicu oleh curah hujan yang tinggi serta pasangnya air di beberapa wilayah pesisir.

Banjir kali ini disebut lebih parah dibandingkan yang terjadi pada akhir tahun 2019 dan 2024.

Trending