Connect with us

Internasional

Zelensky Sebut Ukraina dan AS Tengah Buat Perjanjian Kerja Sama

Presiden Ukraina mengumumkan bahwa pemerintahnya tengah bekerja sama dengan Amerika Serikat (AS) untuk menyusun rancangan perjanjian bilateral.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 X 849 Px) Mpn 2025 02 26t165023.981
Zelensky Sebut Ukraina dan AS Tengah Buat Perjanjian Kerja Sama | Gambar: AFP

MPN Indonesia 26 Februari 2025 - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan bahwa pemerintahnya tengah bekerja sama dengan Amerika Serikat (AS) untuk menyusun rancangan perjanjian bilateral.

Kesepakatan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan kedua negara tersebut yang mulai melemah.

“Saat ini, tim dari Ukraina dan Amerika Serikat sedang mengerjakan rancangan perjanjian. Perjanjian ini berpotensi mempererat hubungan kita, dan yang paling penting, rinciannya harus diatur sedemikian rupa sehingga perjanjian itu dipastikan berhasil. Saya berharap ada hasilnya, hasil yang adil,” kata Zelensky, dikutip dari Reuters, Rabu (26/2).

Hubungan AS-Ukraina Renggang

Mengutip dari AFP, hubungan Ukraina dan AS mengalami ketegangan setelah Presiden AS Donald Trump mengambil keputusan mendadak untuk membahas pengakhiran perang dengan Rusia tanpa melibatkan Ukraina.

Ketegangan semakin meningkat ketika Trump menuduh Ukraina sebagai pihak yang memulai perang dan menyebut Zelensky sebagai seorang diktator.

Trump juga memperingatkan Zelensky agar segera mengamankan perdamaian dengan Rusia, atau Ukraina berisiko kehilangan kedaulatannya.

Didukung Negara Eropa Lainnya

Meskipun menghadapi ketegangan dengan AS, Ukraina masih mendapat dukungan dari negara-negara Eropa.

Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer telah menawarkan pasukan penjaga perdamaian untuk membantu Ukraina.

Selain itu, Zelensky juga mengadakan diskusi dengan Perdana Menteri Luksemburg Luc Frieden untuk memperoleh jaminan keamanan tambahan.

“Hari ini saya melakukan diskusi yang sangat substantif dengan Perdana Menteri Luksemburg mengenai berbagai gagasan dan usulan untuk mendapatkan jaminan perdamaian dan keamanan. Kesimpulan utamanya adalah Eropa harus berbuat lebih banyak lagi untuk mencapai perdamaian yang nyata dan abadi,” ujar Zelensky.

Meskipun telah menerima dukungan dari negara-negara Eropa, Zelensky tetap menekankan bahwa bantuan AS sangat penting untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan.

Baca Juga:  Profil Ridwan Mukti, Mantan Gubernur Bengkulu yang jadi Tersangka Korupsi Izin Lahan Kelapa Sawit

(ADN/NID/RAD)

Trending