Connect with us

Teknologi

Skype bakal Tutup 5 Mei Mendatang, Pengguna Bisa Pindah ke Microsoft Teams

Setelah 23 tahun menjadi salah satu platform komunikasi digital terpopuler, Skype dikabarkan akan dihentikan pada 5 Mei 2025.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 03t115709.768
Skype bakal tutup pada 5 Mei mendatang | Gambar: Skype

MPN Indonesia 3 Maret 2025 - Setelah 23 tahun menjadi salah satu platform komunikasi digital terpopuler, Skype dikabarkan akan dihentikan pada 5 Mei 2025.

Microsoft, sebagai pemilik layanan ini, mengonfirmasi bahwa aplikasi panggilan suara dan video tersebut tidak akan lagi tersedia.

“Kami memahami bahwa perubahan bisa menjadi tantangan, dan kami ingin Anda tahu bahwa kami siap mendukung Anda di setiap langkah.” ujar President Microsoft 365 Collaborative Apps and Platforms Jeff Teper dikutip MPN Indonesia dari website resmi Skype, Senin (3/3).

Sebagai pengganti, pengguna Skype disarankan untuk beralih ke Microsoft Teams.

“Kami sangat antusias dengan peluang baru yang dihadirkan oleh Teams dan berkomitmen untuk membantu Anda tetap terhubung dengan cara yang baru dan bermakna,” pungkasnya.

Skype Diluncurkan Pertama Kali pada 2003

Keputusan ini menandai berakhirnya era komunikasi melalui Skype, yang pernah menjadi pemimpin di industri panggilan suara dan video berbasis internet.

Skype pertama kali diluncurkan pada 2003 dan membawa revolusi dalam dunia telekomunikasi.

Aplikasi ini memungkinkan pengguna melakukan panggilan suara dan video secara gratis melalui internet, sesuatu yang belum umum pada awal 2000-an.

Diakuisisi Microsoft pada 2011

Keberhasilan Skype menarik perhatian Microsoft, yang kemudian mengakuisisi aplikasi ini pada 2011 dengan nilai USD8,5 miliar atau sekitar Rp70 triliun.

Pada saat akuisisi, Skype memiliki sekitar 150 juta pengguna aktif bulanan, angka yang terus meningkat hingga mencapai 300 juta pengguna pada 2013.

Popularitasnya Menurun Drastis

Meskipun sempat mendominasi industri komunikasi digital, popularitas Skype mulai menurun setelah munculnya pesaing seperti Zoom, Google Meet, dan FaceTime.

Baca Juga:  YouTube Down, Pengguna Sempat Tak Bisa Akses Beranda

Terutama selama masa pandemi COVID-19, platform-platform tersebut lebih banyak digunakan karena menawarkan fitur yang lebih fleksibel dan responsif dibandingkan Skype.

Tekanan dari kompetitor menyebabkan penurunan drastis dalam jumlah pengguna Skype.

Pada 2023, jumlah pengguna aktif Skype hanya tersisa 36 juta, jauh lebih kecil dibandingkan dengan masa kejayaannya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending