Berita
Jelang Mudik Lebaran, Terminal Pulogebang Gelar Pra-Rampcheck: 4 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan
Terminal Pulogebang gelar Pra-Rampcheck jelang mudik Lebaran 2025. Empat bus dinyatakan tidak layak jalan. Rampcheck lanjutan akan dilakukan mulai 24 Maret.
MPN Indonesia 16 Maret 2025 - Menjelang arus mudik Lebaran 1446 Hijriyah, Terminal Pulogebang melaksanakan Pra-Rampcheck, yakni uji kelayakan kendaraan guna memastikan keselamatan penumpang.
Pemeriksaan ini berlangsung pada 13 hingga 23 Maret 2025 dan melibatkan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang akan beroperasi selama masa mudik.
Pengawas Operasional Terminal Terpadu Pulogebang, Mujib Thambrin, menyatakan bahwa Pra-Rampcheck merupakan langkah awal dalam kesiapan angkutan Lebaran.
Pemeriksaan ini berfokus pada aspek teknis kendaraan dan telah dimulai sejak 13 Maret 2025.
“Untuk kesiapan menghadapi angkutan Lebaran 2025, pada 13 Maret kemarin kami sudah mulai melakukan Pra-Rampcheck terhadap bus AKAP yang berangkat dari Terminal Pulogebang,” ujar Mujib Thambrin kepada MPN Indonesia saat ditemui di Terminal Pulogebang, pada Jumat (14/3).
Empat Bus Tidak Memenuhi Standar Keselamatan
Dalam pelaksanaan Pra-Rampcheck, petugas dari Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) menemukan sejumlah kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan.
“Ya, selama Pra-Rampcheck ini ada empat bus yang saat pemeriksaan dinyatakan tidak layak. Masalahnya ada pada ban vulkanisir, ban yang sudah tipis, serta tidak adanya alat pemadam api ringan (APAR) atau alat pemecah kaca,” kata Mujib.
Bus yang tidak layak masih diberi kesempatan untuk diperbaiki selama masa Pra-Rampcheck berlangsung.
Namun, jika pada pemeriksaan berikutnya bus tetap tidak memenuhi syarat, maka kendaraan tersebut tidak akan diizinkan beroperasi.
Rampcheck Dimulai 24 Maret 2025
Setelah Pra-Rampcheck, pemeriksaan lanjutan atau Rampcheck akan dilakukan pada 24 Maret hingga 7 April 2025.
Jika masih ditemukan bus dengan kondisi tidak layak, seperti kaca retak, ban tipis, atau penggunaan ban vulkanisir, maka kendaraan tersebut akan dilarang beroperasi.
“Saat Rampcheck, jika masih ada temuan seperti kaca retak, ban tipis, atau penggunaan ban vulkanisir, maka bus tersebut tidak akan diizinkan berangkat,” tegas Mujib.
Sebagai tanda bahwa kendaraan telah lolos Rampcheck, bus yang dinyatakan layak beroperasi akan diberikan stiker khusus.
Langkah ini bertujuan memastikan keselamatan penumpang selama arus mudik Lebaran.
Upaya Keselamatan dalam Arus Mudik
Pelaksanaan Pra-Rampcheck dan Rampcheck di Terminal Pulogebang merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan keamanan transportasi selama Lebaran.
Pemeriksaan kendaraan ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan akibat kendaraan yang tidak layak jalan.
Dengan adanya uji kelayakan ini, para pemudik diharapkan dapat menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman sesuai standar keselamatan yang telah ditetapkan.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
