Connect with us

Berita

Terminal Pulogebang Prediksi Jumlah Pemudik pada Lebaran 2025 Capai 15 Ribu Orang

Terminal Pulogebang prediksi 15.000 pemudik saat Lebaran 2025. Puncak arus mudik diperkirakan H-7 dengan bus cadangan disiapkan untuk antisipasi lonjakan penumpang.

Logompn

Published

on

Terminal pulogebang prediksi jumlah pemudik pada lebaran 2025 capai 15 ribu orang
Terminal Pulogebang Prediksi Jumlah Pemudik pada Lebaran 2025 Capai 15 Ribu Orang. Gambar: MPN Indonesia/Arie

MPN Indonesia 16 Maret 2025 - Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, memperkirakan jumlah pemudik pada masa angkutan mudik Lebaran 2025 mencapai 15.000 orang.

Prediksi ini mencerminkan peningkatan sekitar tiga hingga lima persen dibandingkan dengan periode Lebaran tahun sebelumnya.

Puncak Arus Mudik Diperkirakan H-7

Pengawas Operasional Terminal Pulogebang, Mujib Tambrin, menyatakan bahwa puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-7 Lebaran atau sekitar (27-28/3).

“Kalau untuk keberangkatan itu H-7 puncaknya atau bisa juga di tanggal 27 atau 28 Maret mulai ramai jadi puncak mudik. Kalau di sini prediksi awal bisa lebih dari 10.000 orang, bisa mencapai 15.000 penumpang,” ujar Mujib Tambrin kepada MPN Indonesia saat ditemui di terminal, Jumat (15/3).

Peningkatan Jumlah Pemudik dan Faktor Pendukung

Dibandingkan dengan masa angkutan mudik Lebaran 2024, jumlah pemudik pada tahun ini diperkirakan mengalami kenaikan, meskipun tidak signifikan.

Mujib menjelaskan bahwa peningkatan jumlah pemudik diperkirakan berkisar antara tiga hingga lima persen.

“Pastinya akan ada kenaikan (dari tahun lalu), tapi kenaikannya tidak terlalu signifikan sih sepertinya. Paling di angka tiga sampai lima persen lah. Karena juga banyak kan mudik gratis sekarang,” katanya.

Salah satu faktor yang memengaruhi jumlah pemudik adalah program mudik gratis, yang semakin banyak diselenggarakan oleh berbagai pihak.

Hal ini berpotensi mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan layanan reguler di Terminal Pulogebang.

Antisipasi Lonjakan Penumpang dengan Bus Cadangan

Sebagai langkah antisipasi, Terminal Pulogebang telah menyiapkan bus cadangan untuk menghadapi kemungkinan lonjakan pemudik.

Baca Juga:  Cari HP Murah Buat Lebaran? Ini 11 Rekomendasi Rp2 Jutaan yang Bisa Gaming dan Punya NFC

Namun, Mujib belum dapat merinci jumlah pasti bus tambahan yang akan disiapkan.

“Pastinya ada bus cadangan, antisipasi itu pasti ada. Contoh seperti kemarin, kita sudah komunikasi dengan beberapa Perusahaan Otobus (PO) apabila ada lonjakan terhadap penumpang, mereka sudah siap untuk bus bantuan,” jelasnya.

Keberadaan bus cadangan ini bertujuan untuk memastikan para pemudik tetap dapat terlayani dengan baik dan tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan tiket keberangkatan.

Situasi Terkini di Terminal Pulo Gebang

Hingga pertengahan Maret, Terminal Pulogebang masih terpantau sepi dari pemudik. Aktivitas di terminal saat ini masih didominasi oleh penumpang harian yang bepergian untuk keperluan lain.

“Dua minggu puasa ini memang belum terpantau ya penumpang yang akan balik. Artinya mungkin nanti di dua minggu terakhir puasa atau H-7 menjelang Lebaran, mungkin di situ akan terpantau atau terlihat penumpang-penumpang yang akan balik ke kampung,” ujar Mujib.

Sementara itu, tiket bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang paling diminati oleh calon pemudik masih didominasi oleh tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Beberapa destinasi favorit di antaranya adalah Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Madura.

Dengan adanya prediksi peningkatan jumlah pemudik dan langkah antisipasi yang telah disiapkan, Terminal Pulogebang berupaya untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2025.

(AKM/NID/RAD)

Trending