Connect with us

Berita

Jelang Idulfitri, Pemprov Jakarta Panen 20 Ton Hasil Pertanian dan Perikanan di 266 Lokasi

Pemprov DKI Jakarta panen 20 ton hasil pertanian dan perikanan di 266 titik jelang Idulfitri, dukung swasembada pangan dan kelestarian lingkungan.

Logompn

Published

on

Jelang idulfitri, pemprov jakarta panen 20 ton hasil pertanian dan perikanan di 266 lokasi
Jelang Idulfitri, Pemprov Jakarta Panen 20 Ton Hasil Pertanian dan Perikanan di 266 Lokasi. Gambar: MPN Indonesia/Arie

MPN Indonesia 20 Maret 2025 - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melaksanakan panen serentak menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.

Panen ini mencakup 20 ton hasil pertanian dan perikanan di enam wilayah Jakarta, termasuk di Kepulauan Seribu. Kegiatan ini tersebar di 266 titik dan melibatkan berbagai komoditas pangan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, hadir langsung dalam panen di Lahan Pertanian Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, pada Rabu (19/3).

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan di berbagai kota madya dan Kepulauan Seribu sebagai bagian dari upaya meningkatkan pasokan pangan.

“Hari ini saya melakukan panen di rumah kaca (greenhouse) dengan sistem pertanian pintar (smart farming). Ini memang hari ini adalah panen raya serentak di beberapa kota madya bahkan di Kepulauan Seribu yang terdaftar di 266 titik dengan potensi hasil sekitar 20 ton segala macam aspek mulai cabai sampai ada ikan,” ujar Rano Karno kepada MPN Indonesia di Lahan Pertanian Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, pada Rabu (19/3).

Beragam Komoditas yang Dipanen

Panen serentak ini mencakup berbagai komoditas pertanian dan perikanan. Hasil pertanian meliputi cabai, bawang merah, kangkung, bayam, tomat, terong, serta buah-buahan dan tanaman pangan lainnya.

Selain itu, ikan hasil budidaya turut dipanen untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Jakarta.

Panen ini diharapkan dapat meningkatkan pasokan dan ketersediaan pangan menjelang Idulfitri.

Selain itu, kegiatan ini mendukung program Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan di Indonesia.

Keterlibatan Ribuan Peserta dalam Panen Serentak

Sebanyak 1.330 peserta turut serta dalam kegiatan panen serentak ini. Mereka terdiri dari kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), masyarakat penggiat tanaman perkotaan (urban farming), pembudidaya ikan, serta unsur Pemerintah Kota se-Jakarta.

Baca Juga:  RUU TNI Digugat ke MK, Puan Maharani Imbau Seluruh Masyarakat Baca Draft UU TNI yang Telah Disahkan

Dukungan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah dalam penguatan ketahanan pangan menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini.

Partisipasi aktif berbagai elemen juga menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan sektor pertanian dan perikanan di Jakarta.

Dampak Lingkungan dan Ekonomi dari Panen Raya

Panen serentak ini tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga memiliki tujuan menjaga lingkungan.

Rano Karno menegaskan bahwa keberlanjutan lingkungan menjadi prioritas dalam pelaksanaan program ini.

“Salah satu tujuan utama ini bukan kepada ekonomisnya, tapi menjaga lingkungannya. Tapi setelah kita menjaga lingkungan, pasti ekonomis akan lahir sendiri,” kata Rano Karno.

Dengan menerapkan sistem pertanian pintar dan metode budidaya yang modern, Pemprov Jakarta terus mendorong penguatan sektor pertanian dan perikanan.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di ibu kota.

(AKM/NID/RAD)

Trending